Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Optimalisasi Praktik Pengalaman Lapangan dalam Meningkatkan Kompetensi Pedagogik Calon Guru Eka Wulanndari; Sutikyanto Sutikyanto; Mujiyanto Mujiyanto
Jurnal Educatio FKIP UNMA Vol. 10 No. 1 (2024)
Publisher : Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31949/educatio.v10i1.6582

Abstract

Pendidikan berperan dalam pengembangan potensi peserta didik untuk mencapai spiritualitas, kepribadian, keterampilan, dan kecerdasan yang diperlukan. Fokus pada proses pembelajaran mempengaruhi sejauh mana tujuan pendidikan tercapai, dengan peran penting guru sebagai kunci dalam proses ini. Kompetensi pedagogik menjadi keterampilan krusial bagi guru, namun juga vital bagi mahasiswa sebagai calon guru saat melakukan Praktek Pengalaman Lapangan (PPL). Penelitian ini mengeksplorasi pemahaman mahasiswa tentang PPL dan kemampuan pedagogik mereka. Metode penelitian fenomenologis kualitatif digunakan dalam penelitian ini. Tiga mahasiswa dari Sekolah Tinggi Ilmu Agama Buddha Smaratungga, yang telah melakukan PPL selama 2 bulan di SMP dan SMA, menjadi subjek penelitian. Teknik wawancara, observasi, dan dokumentasi digunakan untuk mengumpulkan data. Hasilnya menunjukkan mahasiswa memiliki pemahaman yang baik tentang PPL dan kompetensi pedagogik. Mereka mengakui pentingnya keterampilan pedagogik dalam konteks PPL. Meskipun demikian, ada ruang untuk peningkatan dalam penerapan praktis kompetensi ini saat belajar mengajar. Kesimpulannya, mahasiswa calon guru menunjukkan pemahaman yang baik tentang PPL dan kompetensi pedagogik. Namun, terdapat potensi peningkatan dalam penerapan praktis kompetensi pedagogik saat melakukan kegiatan belajar mengajar. Penelitian ini menekankan pentingnya pemahaman PPL dan kompetensi pedagogik bagi pendidikan guru masa depan.
Meditasi Buddhis dalam Menjaga Kesehatan Mental dan Tantangan Implementasinya Budiono Budiono; Goey Adi Widjaja Gunawan; Eka Wulanndari; Riasih Riasih
Journal of Education Religion Humanities and Multidiciplinary Vol. 4 No. 1 (2026): Juni 2026
Publisher : CV. Rayyan Dwi Bharata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57235/jerumi.v4i1.8183

Abstract

Kesehatan mental menjadi isu penting dalam kehidupan modern yang ditandai dengan meningkatnya tingkat stres dan gangguan psikologis. Dalam konteks ini, meditasi Buddhis menawarkan pendekatan yang bersifat transformatif melalui pengembangan kesadaran dan pemurnian batin. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji peran meditasi Buddhis dalam menjaga kesehatan mental serta mengidentifikasi permasalahan dalam penerapannya di era modern. Metode yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan desain kajian literatur sistematis sederhana, yang menganalisis teks-teks Buddhis klasik seperti Satipaṭṭhāna Sutta, Visuddhimagga, dan Dhammasaṅgaṇī, serta penelitian ilmiah modern di bidang psikologi dan neurosains. Hasil kajian menunjukkan bahwa kesehatan mental dalam perspektif Buddhis berkaitan dengan kondisi batin yang terbebas dari kilesa dan berkembang menuju sobhana citta serta keseimbangan batin (upekkhā). Praktik meditasi, khususnya vipassanā, bekerja melalui mekanisme kesadaran yang sistematis yang sejalan dengan temuan neurosains mengenai regulasi emosi dan perubahan struktur otak. Namun demikian, implementasi meditasi dalam konteks modern menghadapi tantangan berupa reduksi makna, pengaruh gaya hidup, serta keterbatasan pemahaman praktis. Oleh karena itu, diperlukan pendekatan integratif yang mampu menggabungkan kedalaman ajaran Buddhis dengan validasi ilmiah modern untuk mendukung kesehatan mental secara komprehensif.