Aripin
Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan IKIFA

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

HUBUNGAN KEPATUHAN MINUM OBAT DENGAN KUALITAS HIDUP PENDERITA TUBERKULOSIS DI RUMAH SAKIT ISLAM SUKAPURA Aripin; Herty Nur Tanty; Citra Tika Pangestu
Jurnal Farmasi IKIFA Vol. 4 No. 2 (2025): JURNAL FARMASI IKIFA VOL. 4 NO. 2 JULI TAHUN 2025
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan IKIFA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tuberkulosis (TB) merupakan penyakit menular yang disebabkan oleh bakteri mycobacterium tuberculosis sampai ini sulit diatasi antara lain oleh karena ketidakpatuhan penderita dalam meminum obat antituberkulosis (OAT). World Health Organization (WHO) menyatakan Sebanyak 1,3 juta orang meninggal karena TBC pada tahun 2022. Kepatuhan hal yang sangat penting dalam perilaku hidup sehat. Pengobatan akan efektif apabila pasien patuh dalam minum obat. Keteraturan berobat memiliki pengaruh yang baik dalam kualitas hidup. kualitas hidup yang baik pada penderita tuberkulosis dengan menjalani proses penyembuhan, yaitu dengan mengonsumsi obat secara teratur. Kualitas hidup pada pasien tuberkulosis penting untuk diperhatikan karena penyakit infeksi ini bersifat kronis sehingga berdampak luas pada segala aspek kehidupan baik fisik, psikologi, hubungan sosial maupun lingkungan. Penelitian ini bertujuan melihat hubungan antara kepatuhan minum obat yang ditentukan dengan kuesioner ProMas dengan kualitas hidup penderita yang ditentukan dengan kuesioner WHOQO-BREF. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian non eksperimental yang bersifat observasional. Pendekatan penelitian dilakukan secara cross sectional dan WHOQOL-BREF disertai wawancara terhadap penderita tuberkolosis di Rumah Sakit Islam Sukapura selama bulan Mei 2024. Jumlah sampel dalam penelitian ini sebanyak 70 responden dengan cara accidental sampling. Hasil berdasarkan kuesioner ProMas menunjukkan kepatuhan minum obat kategori tinggi sebanyak 45 responden (64,29%). Kualitas hidup pada pasien tuberkulosis dari 70 responden masuk dalam kategori baik sebanyak 36 responden (51,43%). Dari hasil uji spearman’s rho diperoleh bahwa tidak ada hubungan yang signifikan antara kepatuhan minum obat dengan kualitas hidup penderita tuberkulosis di Rumah Sakit Islam Sukapura dengan nilai p> 0,05.
Hubungan Demografi Pasien terhadap Kepatuhan Pengambilan Ulang Obat Antiretroviral Pasien HIV/AIDS di Poli Rawat Jalan RS X Leonov Rianto; Aripin; Aries Meryta; Siti Romlah
Jurnal Ilmu Farmasi Terapan dan Kesehatan Vol. 3 No. 1 (2025): Jurnal Ilmu Farmasi Terapan dan Kesehatan Vol.3 No.1 2025
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan IKIFA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study aims to evaluate adherence to antiretroviral (ARV) drug refills among HIV/AIDS patients at the outpatient clinic of Hospital X in West Jakarta. Adherence is defined as the patient's conscious commitment to follow their treatment, not merely obeying the doctor's orders. Non-adherence is a common cause of ARV therapy failure. One form of non-adherence is not obtaining prescription refills (refills not obtained). This study used a quantitative descriptive design with the Medication Possession Ratio (MPR) method to measure adherence. Patients were considered adherent if the MPR percentage was ≥80% and non-adherent if <80%. The results from the period of March-May 2022 showed that out of 123 patients, 117 (95.1%) were adherent in obtaining prescription refills, while 6 (4.9%) were non-adherent. Statistical analysis revealed no significant relationship between gender and adherence levels to drug refills. These findings indicate that the majority of HIV/AIDS patients at Hospital X in West Jakarta have high adherence to ARV treatment. However, regular monitoring and evaluation of adherence remain necessary to ensure treatment success and prevent therapy failure. This study emphasizes the importance of patient awareness in consistently following ARV therapy.