Claim Missing Document
Check
Articles

Found 7 Documents
Search

Faktor – Faktor Yang Mempengaruhi Implementasi Kebijakan Pengendalian Penyebaran Penyakit Hiv/Aids di Kabupaten Banyuasin Iriani, Atrika; Sutinah, Sutinah; Taufikqurrohman, Taufikqurrohman
@-Publik: Jurnal Administrasi Publik Vol 2 No 3 (2022): Desember
Publisher : Program Studi Magister Ilmu Administrasi Publik STISIPOL Candradimuka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37858/publik.v2i3.298

Abstract

This study aims to analyze the factors of communication, human resources, disposition and organizational structure in achieving the results of the implementation of HIV/AIDS disease control policies at the Banyuasin District Health Office, identifying obstacles in implementing policies to control the spread of HIV/AIDS in Banyuasin District. . This research method is experimental, using a qualitative descriptive approach. The unit of analysis in this study is the Banyuasin District Health Office, South Sumatra Province. The selected subjects are (3) people based on the criteria, namely: (1) individuals who understand exactly about HIV/AIDS, (2) individuals who are placed in the Communicable Disease Control room, and (3) individuals who always provide counseling about HIV/AIDS. , with informants to be interviewed, namely: (1) Head of disease control division, (2) Head of disease control section, (3) Health Center doctor, (4) Patient. Data collection techniques are observation, interviews, and documentation. The results of the study can be concluded that the Factors Affecting the Implementation of Policies to Control the Spread of HIV/AIDS in Banyuasin Regency have been running in accordance with the reference to the Minister of Health Regulation No. 21 of 2013 with applicable guidelines and policies.
PENERAPAN METODE BLENDED LEARNING UNTUK MENGETAHUI TINGKAT PEMAHAMAN MAHASISWA PADA MATA KULIAH E-LEARNING Taufikqurrohman, Taufikqurrohman; Darmawan, Wachid
IC Tech: Majalah Ilmiah Vol 14 No 1 (2019): IC Tech: Majalah Ilmiah Volume XIV No. 1 April 2019
Publisher : P3M Institut Widya Pratama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47775/ictech.v14i1.44

Abstract

Dengan berkembangnya ilmu pengetahuan dan tehnologi sangat berpengaruh terhadap berbagai hal, salah satunya mutu pendidikan yang semakin meningkat. Sehingga banyak lembaga pendidikan yang meningkatkan mutu pendidikannya dengan cara melakukan pembelajaran berbasis kompetensi. Untuk model pembelajaran yang dilakukan adalah model Teacher Centred Learning atau dosen dijadikan sebagi subjek pembelajaran sedangkan mahasiswa sebagai objeknya. Dengan berkembangnya ilmu pengetahuan dan teknologi, perlu ada perubahan ke arah Student Centred Learning atau menjadikan mahasiswa sebagai pusat pembelajaran. Diharapkan mahasiswa menjadi lebih bertanggung jawab dalam proses belajar mengajar serta lebih pro aktif di dalam kelas dan mempunyai jiwa kemandirian. Salah satu cara untuk menjadikan mahasiswa sebagai pusat pembejaran adalah penerapan pembelajaran menggunakan metode blended learning (hybrid learning). Metode blended learning adalah memadukan proses belajar mengajar secara langsung didalam kelas dan pembelajaran diluar kelas (online) dengan bantuan internet. Berdasarkan penelitian yang sudah dilakukan mendapatkan hasil bahwa mahasiswa yang masuk ke kelas kontrol nilai rata-rata yang dihasilkan adalah 88,75 (UTS) dan 75,83 (UAS) terdapat penurunan rata-rata nilai. Sedangkan kelas eksperimen nilai rata-ratanya sebesar 75,27 (UTS) dan 76,13 (UAS). Sedangkan untuk uji paired t-test 0,000 < 0,05 dapat dikatakan signifikan (menolak Ho), artinya secara parsial variabel pemahaman materi dan metode blended learning berpengaruh terhadap variabel hasil ujian.c
SISTEM INFORMASI GEOGRAFIS TEMPAT PRAKTIK DOKTER UMUM DAN DOKTER MATA DI WILAYAH KABUPATEN PEMALANG BERBASIS WEB Ismanto, Bambang; Taufikqurrohman, Taufikqurrohman; Kurniawan, Muhammad Faizal
IC Tech: Majalah Ilmiah Vol 14 No 1 (2019): IC Tech: Majalah Ilmiah Volume XIV No. 1 April 2019
Publisher : P3M Institut Widya Pratama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47775/ictech.v14i1.166

Abstract

Teknologi informasi kini menjadi kebutuhan masyarakat dalam mencari informasi secara realtime menjadi hal yang dicari. Sistem Informasi Geografis mempunyai kemampuan untuk menghubungkan berbagai data pada suatu titik tertentu di bumi yang menggabungkan dan akhirnya memetakannya. Praktik kedokteran adalah rangkaian kegiatan yang dilakukan oleh dokter dalam upaya kesehatan terhadap pasien, baik umum, maupun mata dan memiliki jam praktik. Pelayanan kesehatan yang ada di Kabupaten Pemalang kurang di dukung dengan informasi yang jelas dan akurat. Penyakit yang kadang datang secara tiba-tiba membuat pasien membutuhkan tempat berobat terdekat, terlebih jika pasien kesulitan saat mencari informasi tempat praktek dokter. Dengan dibuatkan sistem informasi geografis tempat praktik dokter di wilayah kabupaten Pemalang berbasis web dinamis, sehingga nantinya dapat ditambahkan lokasi tempat praktik dokter lain untuk memberikan informasi kepada masyarakat agar mudah menemukan tempat praktik dokter di kabupaten Pemalang. Dalam pembuatan sistem ini menggunakan metode waterfall yaitu perencanaan, analisis, perancangan, implementasi, pengujian dan pemeliharaan. Alat pengembangan sistem yang digunakan adalah Unified Modeling Language (UML) dan tahap pengujian menggunakan White Box, Black Box, dan User Acceptance Test (UAT). Melalui proses tahap pengembangan dan pengujian tersebut, maka dihasilkan Sistem Informasi Geografis Tempat Praktik Dokter Umum dan Dokter Mata Di Wilayah Kabupaten Pemalang Berbasis Web.Kata kunci: GIS, Sistem Informasi Geografis, Dokter
PENGEMBANGAN GAME ENVILLUTION (ENVIRONMENTAL POLLUTION) Maulana, Much. Rifqi; Royanti, Nur Ika; Taufikqurrohman, Taufikqurrohman
IC Tech: Majalah Ilmiah Vol 13 No 1 (2018): IC Tech: Majalah Ilmiah Volume XIII No. 1 April 2018
Publisher : P3M Institut Widya Pratama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47775/ictech.v13i1.182

Abstract

Mata pelajaran IPA (Ilmu Pengetahuan Alam) merupakan salah satu pelajaran di SMP Negeri 1 ulujami dengan pembelajaran yang sudah menggunakan kurikulum 2013, dalam pelajaran IPA terdapat bab pencemaran lingkungan dimana dalam pelajaran tersebut banyak siswa yang kurang memperhatikan pada saat guru menjelaskan materi baik di kelas maupun di luar kelas. Salah satu contoh media interaktif yang digemari oleh berbagai kalangan khususnya anak-anak adalah game. Selain sebagai media hiburan, game juga dapat dijadikan media bantu dalam pembelajaran. untuk itu, dibangunlah suatu media bantu belajar yang berupa game edukasi untuk membantu guru dan siswa dalam mempelajari bab pencemaran lingkungan. Game edukasi ini dibangun dengan metode pengembangan sistem milik Sutopo yang memiliki 6 tahap yaitu konsep, perancangan, pengumpulan bahan, pembuatan, pengujian dan distribusi. Aplikasi ini mampu menyajikan materi serta soal evaluasi yang digunakan untuk mengukur kepahaman siswa dari meteri yang sudah di dapat. Sehingga dapat membantu siswa dalam mempelajari mata pelajaran IPA mengenai bab pencemaran lingkungan dengan menggunakan media belajar yang berbeda, serta untuk guru dapat memudahkan dalam menerangkan materi mengenai bab pencemaran lingkungan.Kata Kunci: Game, Envillution, Environmental Pollution
PENERAPAN METODE BLENDED LEARNING UNTUK MENGETAHUI TINGKAT PEMAHAMAN MAHASISWA PADA MATA KULIAH E-LEARNING Taufikqurrohman, Taufikqurrohman; Darmawan, Wachid
IC Tech: Majalah Ilmiah Vol 14 No 1 (2019): IC Tech: Majalah Ilmiah Volume XIV No. 1 April 2019
Publisher : P3M Institut Widya Pratama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47775/ictech.v14i1.44

Abstract

Dengan berkembangnya ilmu pengetahuan dan tehnologi sangat berpengaruh terhadap berbagai hal, salah satunya mutu pendidikan yang semakin meningkat. Sehingga banyak lembaga pendidikan yang meningkatkan mutu pendidikannya dengan cara melakukan pembelajaran berbasis kompetensi. Untuk model pembelajaran yang dilakukan adalah model Teacher Centred Learning atau dosen dijadikan sebagi subjek pembelajaran sedangkan mahasiswa sebagai objeknya. Dengan berkembangnya ilmu pengetahuan dan teknologi, perlu ada perubahan ke arah Student Centred Learning atau menjadikan mahasiswa sebagai pusat pembelajaran. Diharapkan mahasiswa menjadi lebih bertanggung jawab dalam proses belajar mengajar serta lebih pro aktif di dalam kelas dan mempunyai jiwa kemandirian. Salah satu cara untuk menjadikan mahasiswa sebagai pusat pembejaran adalah penerapan pembelajaran menggunakan metode blended learning (hybrid learning). Metode blended learning adalah memadukan proses belajar mengajar secara langsung didalam kelas dan pembelajaran diluar kelas (online) dengan bantuan internet. Berdasarkan penelitian yang sudah dilakukan mendapatkan hasil bahwa mahasiswa yang masuk ke kelas kontrol nilai rata-rata yang dihasilkan adalah 88,75 (UTS) dan 75,83 (UAS) terdapat penurunan rata-rata nilai. Sedangkan kelas eksperimen nilai rata-ratanya sebesar 75,27 (UTS) dan 76,13 (UAS). Sedangkan untuk uji paired t-test 0,000 < 0,05 dapat dikatakan signifikan (menolak Ho), artinya secara parsial variabel pemahaman materi dan metode blended learning berpengaruh terhadap variabel hasil ujian.c
SISTEM INFORMASI GEOGRAFIS TEMPAT PRAKTIK DOKTER UMUM DAN DOKTER MATA DI WILAYAH KABUPATEN PEMALANG BERBASIS WEB Ismanto, Bambang; Taufikqurrohman, Taufikqurrohman; Kurniawan, Muhammad Faizal
IC Tech: Majalah Ilmiah Vol 14 No 1 (2019): IC Tech: Majalah Ilmiah Volume XIV No. 1 April 2019
Publisher : P3M Institut Widya Pratama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47775/ictech.v14i1.166

Abstract

Teknologi informasi kini menjadi kebutuhan masyarakat dalam mencari informasi secara realtime menjadi hal yang dicari. Sistem Informasi Geografis mempunyai kemampuan untuk menghubungkan berbagai data pada suatu titik tertentu di bumi yang menggabungkan dan akhirnya memetakannya. Praktik kedokteran adalah rangkaian kegiatan yang dilakukan oleh dokter dalam upaya kesehatan terhadap pasien, baik umum, maupun mata dan memiliki jam praktik. Pelayanan kesehatan yang ada di Kabupaten Pemalang kurang di dukung dengan informasi yang jelas dan akurat. Penyakit yang kadang datang secara tiba-tiba membuat pasien membutuhkan tempat berobat terdekat, terlebih jika pasien kesulitan saat mencari informasi tempat praktek dokter. Dengan dibuatkan sistem informasi geografis tempat praktik dokter di wilayah kabupaten Pemalang berbasis web dinamis, sehingga nantinya dapat ditambahkan lokasi tempat praktik dokter lain untuk memberikan informasi kepada masyarakat agar mudah menemukan tempat praktik dokter di kabupaten Pemalang. Dalam pembuatan sistem ini menggunakan metode waterfall yaitu perencanaan, analisis, perancangan, implementasi, pengujian dan pemeliharaan. Alat pengembangan sistem yang digunakan adalah Unified Modeling Language (UML) dan tahap pengujian menggunakan White Box, Black Box, dan User Acceptance Test (UAT). Melalui proses tahap pengembangan dan pengujian tersebut, maka dihasilkan Sistem Informasi Geografis Tempat Praktik Dokter Umum dan Dokter Mata Di Wilayah Kabupaten Pemalang Berbasis Web.Kata kunci: GIS, Sistem Informasi Geografis, Dokter
PENGEMBANGAN GAME ENVILLUTION (ENVIRONMENTAL POLLUTION) Maulana, Much. Rifqi; Royanti, Nur Ika; Taufikqurrohman, Taufikqurrohman
IC Tech: Majalah Ilmiah Vol 13 No 1 (2018): IC Tech: Majalah Ilmiah Volume XIII No. 1 April 2018
Publisher : P3M Institut Widya Pratama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47775/ictech.v13i1.182

Abstract

Mata pelajaran IPA (Ilmu Pengetahuan Alam) merupakan salah satu pelajaran di SMP Negeri 1 ulujami dengan pembelajaran yang sudah menggunakan kurikulum 2013, dalam pelajaran IPA terdapat bab pencemaran lingkungan dimana dalam pelajaran tersebut banyak siswa yang kurang memperhatikan pada saat guru menjelaskan materi baik di kelas maupun di luar kelas. Salah satu contoh media interaktif yang digemari oleh berbagai kalangan khususnya anak-anak adalah game. Selain sebagai media hiburan, game juga dapat dijadikan media bantu dalam pembelajaran. untuk itu, dibangunlah suatu media bantu belajar yang berupa game edukasi untuk membantu guru dan siswa dalam mempelajari bab pencemaran lingkungan. Game edukasi ini dibangun dengan metode pengembangan sistem milik Sutopo yang memiliki 6 tahap yaitu konsep, perancangan, pengumpulan bahan, pembuatan, pengujian dan distribusi. Aplikasi ini mampu menyajikan materi serta soal evaluasi yang digunakan untuk mengukur kepahaman siswa dari meteri yang sudah di dapat. Sehingga dapat membantu siswa dalam mempelajari mata pelajaran IPA mengenai bab pencemaran lingkungan dengan menggunakan media belajar yang berbeda, serta untuk guru dapat memudahkan dalam menerangkan materi mengenai bab pencemaran lingkungan.Kata Kunci: Game, Envillution, Environmental Pollution