Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Implementasi Kampus Mengajar dalam Program Merdeka Belajar Kampus Merdeka Sebagai Sarana untuk Meningkatkan Kemampuan Numerasi Siswa Afrisya Zahira Niswandia; Supeno Supeno; Rahmawati Rahmawati; Dalilah Adyanti Putri; Devi Nur Indah Sari; Ananda Kaliana Tantri; Ifa Hafidotur Rohmatu Zahiro; Wulan Nurjihan; Siti Muliana
JURNAL PENDIDIKAN MIPA Vol 14 No 1 (2024): JURNAL PENDIDIKAN MIPA
Publisher : Pusat Publikasi Ilmiah, STKIP Taman Siswa Bima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37630/jpm.v14i1.1450

Abstract

Penelitian ini memiliki tujuan untuk mengetahui pengaruh dari Program Merdeka Belajar Kampus Mengajar dalam upaya mewujudkan merdeka belajar. Program Merdeka Belajar Kampus Mengajar adalah program yang melibatkan seluruh bagian dalam dunia pendidikan seperti guru, dosen, siswa, mahasiswa, serta tenaga pendidikan di setiap tingkat pendidikan. Program merdeka belajar diharapkan dapat membuat suasana belajar menjadi sesuatu yang menyenangkan serta dapat membentuk siswa dan guru yang merdeka. Keterlibatan mahasiswa dalam program ini bertujuan untuk mengembangkan diri mereka serta untuk membuat suatu perubahan di tempat mereka ditugaskan. Mahasiswa yang terlibat dalam Kampus Mengajar akan melakukan kolaborasi dengan salah satu sekolah yang terletak di wilayah 3T (Tertinggal, Terluar, Terdepan) serta melaksanakan pembelajaran khusus dalam rangka membantu guru pada pelaksanaan pembelajaran. Program Kampus Mengajar angkatan 5, tepatnya pada SDN Tamansari 01 berupaya untuk meningkatkan kemampuan numerasi siswa dengan menerapkan pembelajaran kreatif modern menggunakan metode belajar Quiziz Paper Mode, Ular tangga berhitung, serta Hafalan perkalian. Kegiatan pembelajaran yang diberlakukan menerapkan cara belajar yang menyenangkan untuk meningkatkan minat belajar siswa. Implementasi menggunakan berbagai metode pembelajaran oleh mahasiswa menunjukkan adanya pengaruh terhadap peningkatan kemampuan numerasi siswa yang dapat dibuktikan dengan meningkatnya perolehan data setelah perlakuan yang diberlakukan.
IMPROVING STUDENTS’ COLLABORATION SKILLS THROUGH THE TEAMS GAMES TOURNAMENT MODEL ON THE TOPIC OF EARTH AND THE SOLAR SYSTEM Siti Muliana; Syaffa Diah Aulia Rahma; Pramudya Dwi Aristya Putra
Jurnal Ilmiah Pendidikan Citra Bakti Vol. 13 No. 2 (2026): Jurnal Ilmiah Pendidikan Citra Bakti
Publisher : STKIP Citra Bakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38048/jipcb.v13i2.6927

Abstract

The low level of students’ collaboration skills in science learning remains a common issue in schools, particularly during group discussions that do not actively engage all students. This condition highlights the need for a learning model capable of creating an active, interactive, and collaborative learning environment in line with the demands of 21st-century  skills. This study aimed to improve students’ collaboration skills through the implementation of the Teams Games Tournament (TGT) learning model in the topic of Earth and the Solar System. The study employed a Classroom Action Research method based on the Kemmis and McTaggart model, conducted in two cycles consisting of planning, action, observation, and reflection stages. The research subjects were 32 students of class VII C at SMP Negeri 11 Jember. Data were collected through observation, peer assessment, and field notes. The data were analyzed using descriptive comparative analysis by comparing the results of each cycle. The findings showed that the implementation of the TGT model improved students’ collaboration skills across all indicators, namely active participation, responsibility, flexibility and compromise, and mutual respect among group members. The average percentage of collaboration skills increased from 66.7% in Cycle I to 87.7% in Cycle II. Learning activities involving group discussions, academic games, and tournaments encouraged students to interact more actively, collaborate effectively, and contribute within their groups. Therefore, the TGT learning model is effective in improving students’ collaboration skills in science learning and supports the development of 21st-century competencies.