Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

PERAN KEBIJAKAN FISKAL DALAM MENGATASI KRISIS PERSPEKTIF EKONOMI ISLAM Ayyub; M. Naufal Anshory; Heksha Pradiandy
JEI : Jurnal Ekonomi Islam Vol. 1 No. 1 (2023): JURNAL EKONOMI ISLAM
Publisher : LP2M STAI Imam Asy Syafii Pekanbaru

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56184/jeijournal.v1i1.354

Abstract

Penelitian ini menggunakan tinjauan literatur untuk mengidentifikasi status terkini dari literatur mengenai peran fiskal dalam mengatasi krisis. Penelitian ini bertujuan untuk meninjau penelitian sebelumnya, terutama literatur tentang kebijakan fiskal yang dirancang selama krisis ekonomi. Dengan menganalisis beberapa karya literatur akademis, penelitian ini menemukan bahwa stimulus fiskal dan penghematan adalah dua pilihan pemerintah dalam menghadapi krisis. Ketika stimulus fiskal diluncurkan, defisit menjadi konsekuensi selanjutnya, yang biasanya didanai oleh utang. Meskipun instrumen utang memiliki nilai manfaat bagi perekonomian, namun banyak hal yang harus diperhatikan seperti pengelolaan yang baik dari pemerintah, kondisi politik yang baik, serta efisiensi dan tidak adanya korupsi atau tindakan ilegal lainnya. Dalam kebijakan fiskal Islam, terdapat berbagai alternatif sumber pendapatan negara yang memiliki potensi yang sangat besar melalui zakat, infak, sedekah, dan wakaf.
Strengthening Religious Character at SMK Plus Nurul Hakim Ayyub; Faridi; Nurhakim
Tadrib: Jurnal Pendidikan Agama Islam Vol 10 No 2 (2024): Tadrib: Jurnal Pendidikan Agama Islam
Publisher : Program Studi Pendidikan Agama Islam Fakultas Ilmu Tarbiyah Dan Keguruan UIN Raden Fatah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.19109/fpkgfz88

Abstract

SMK Plus Nurul Hakim implements religious character strengthening through various routine activities arranged in structured programs. This research uses a qualitative approach with the type of field research to explain the implementation of religious character strengthening in the school. The results showed that: 1) The foundation of strengthening students' religious character is the school's vision and mission; 2) Activities that support the strengthening of religious character include: dhuha prayer, sunnah rawatib prayer, Monday-Thursday and Arofah fasting, kultum and muhadhoroh, environmental care, and social service; 3) The religious character strengthening program at SMK Plus Nurul Hakim includes the habituation of sunnah worship, the amar ma'ruf nahi mungkar program, and the Uswah and Qudwah program (imitating and modeling).
Problematika Majelis Taklim Lautan Dzikir dalam Mengimplementasikan Program Kerja Sakaria, Rifkah; Samsu; Rahmawati; Ayyub
AL-MUNAZZAM : Jurnal Pemikiran dan Penelitian Manajemen Dakwah Vol 5 No 2 (2025): AL-MUNAZZAM : JURNAL PENELITIAN DAN PEMIKIRAN MANAJEMEN DAKWAH
Publisher : IAIN Kendari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31332/munazzam.v5i2.11864

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui problematika dan upaya Majelis Taklim Lautan Dzikir dalam mengimplementasikan program kerja di Desa Muara Lapao-Pao, Kecamatan Wolo, Kabupaten Kolaka. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi, yang dianalisis melalui reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan adanya problematika internal seperti ketidakoptimalan kinerja pengurus, kurangnya tanggung jawab, serta rendahnya partisipasi anggota, dan problematika eksternal seperti jadwal kegiatan yang tidak konsisten, keterbatasan sarana dan prasarana, kurangnya dukungan dari pemerintah, serta kendala iuran dan transportasi. Untuk mengatasi hal tersebut, majelis taklim melakukan berbagai upaya, seperti meningkatkan komunikasi dan koordinasi, memberikan penghargaan kepada anggota aktif, menyusun jadwal yang lebih fleksibel, menambah variasi kegiatan, menyediakan tempat khusus, memberikan edukasi tentang pentingnya membayar iuran, melibatkan pemerintah desa, dan merotasi lokasi kegiatan agar lebih terjangkau oleh seluruh anggota.
Manajemen Pembinaan TPQ Al-Azhar Dalam Menumbuhkan Pengalaman Keagamaan Santri Vinarzih; Ayyub; Rahmawati
AL-MUNAZZAM : Jurnal Pemikiran dan Penelitian Manajemen Dakwah Vol 6 No 1 (2026): AL-MUNAZZAM : JURNAL PENELITIAN DAN PEMIKIRAN MANAJEMEN DAKWAH
Publisher : IAIN Kendari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31332/al-munazzam.v6i1.14095

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui manajemen pembinaan TPQ Al-Azhar dalam menumbuhkan pengamalan keagamaan di Desa Tanjung Kecamatan Kaledupa Selatan Kabupaten Wakatobi, faktor pendukung dan penghambat dalam pembinaan santri. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah observasi, wawancara, dan dokumentasi. Teknik analisis data dilakukan berdasarkan analisis deskriptif yaitu reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa, 1) gambaran manajemen pembinaan pada santri di TPQ Al-Azhar yaitu, Para santri TPQ Al-Azhar menghafal surah-surah pendek dengan metode bermain yaitu dengan cara menunjukkan alat peraga berupa huruf-huruf hijaiyah lalu mereka menyebutkan surah apa yang diawali dengan huruf tersebut, santri juga sering diajarkan menyanyikan nama-nama keluarga Nabi dengan beberapa nada, serta dalam belajar santri juga menebak ayat-ayat Al-Qur’an dari kalimat-kalimat yang diberikan misalnya “malam” itu menunjukkan surah apa. Manajemen pembinaan yang gunakan dalam menumbuhkan pengamalan keagamaan santri yaitu: dengan menerapkan fungsi-fungsi manajemen antara lain: (a) perencanaan (planning). (b) pengorganisasian (organiziang). (c) pelaksanaan (actuating). (d) pengawasan (controlling), selain itu, membiasakan santri untuk mengantri sebelum belajar, menerapkan pembacaan doa sebelum belajar, memberikan pengajaran yang tidak membosankan, mengajarkan santri menulis kaligrafi, membiasakan santri untuk menghafal surah-surah pendek, menerapkan sistem saling mengajari, menerapkan metode tadarus, membiasakan santri untuk berdoa setelah mengaji, dan membiasakan membaca sholawat, serta menerapkan ucapan salam ketika datang dan sebelum pulang. 2) Faktor pendukung dalam pembinaan santri di TPQ adalah Lingkungan yang kondusif, ketersediaan sumber daya serta dukungan dari orang tua. 3) Sedangkan faktor penghambatnya adalah keterbatasan pengajar, keterbatasan tempat dan kurangnya motivasi belajar santri sehingga menjadi penghambat dalam pembinaan santri di TPQ Al-Azhar Desa Tanjung.