Davin Rizqa Haris Suryana
Universitas Padjajaran

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Pemodelan Karakteristik Aliran Airtanah Sistem Porous dengan Uji Permeabilitas, Porositas dan Kompresibilitas Batuan pada Fasies Gunungapi Gede-Pangrango Bagian Tenggara Davin Rizqa Haris Suryana; Hendarmawan Hendarmawan; Teuku Yan Waliyana
Jurnal Geologi dan Sumberdaya Mineral Vol. 23 No. 1 (2022): Jurnal Geologi dan Sumberdaya Mineral
Publisher : Pusat Survei Geologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33332/jgsm.geologi.v23i1.563

Abstract

Pengertian mengenai geometri keterdapatan airtanah di bawah permukaan, merupakan hal yang penting untuk diketahui. Dengan memahami sifat fisik batuan akuifer maka permasalahan karakteristrik dan sifat airtanah akan lebih mudah untuk dijelaskan. Tujuan studi ini untuk mengidentifikasi litologi apa saja yang dapat menjadi media penyusun akuifer primer (media porous) berdasarkan nilai permeabilitas, porositas dan kompresibilitas batuan penyusun daerah studi, serta bagaimana karakteristik aliran primer air tanahnya berdasarkan model sistem air tanah. Metode yang dilakukan untuk peenyelidikan ini antara lain, uji permeabilitas, porositas, dan kompresibilitas batuan kemudian dipadukan dengan metode statistik kuartil, pemodelan geolistrik, dengan pembagian kategori batuan berdasarkan hasil uji laboratorium batuan. Hasil uji laboratorium batuan dan hasil analisis statistik dengan metode kuartil, skoring dan pembobotan, hasilnya adalah batuan tuf kasar dan tuf halus yang bersifat akuifer, batuan breksi grain supported dan breksi matrik supported bersifat batuan akuitar, batuan lapili bersifat batuan akuiklud, terakhir batuan lava andesit bersifat batuan akuifug. Setelah batuan akuifer dan bukan akuifer diketahui, maka blok model sistem airtanah dapat dibentuk dengan menentukan sebaran batuan berdasarkan data geolistrik. Hasil blok model disimpulkan bahwa perlapisan batuan akuifer mendominasi di fasies distal, untuk fasies medial dan proksimal didominasi oleh batuan yang bersifat bukan akuifer. Aliran airtanah yang terbaca dan terbentuk relatif mengarah ke tenggara.Katakunci: Aliran airtanah primer, ekplorasi airtanah, karakteristik aliran airtanah, pemodelan airtanah.