Wisnu Saputra Sembiring
Universitas Quality Berastagi

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

PENGARUH MEDIA PAPAN PINTAR TERHADAP HASIL BELAJAR MATEMATIKA SISWA KELAS IV SEKOLAH DASAR NEGERI BERTINGKAT, BERASTAGI, KABUPATEN KARO Erwin Peratenta Pelawi; Nurlia Ginting; Wisnu Saputra Sembiring
Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar (JIPDAS) Vol 6 No 3 (2026): Vol. 6 No. 3 Juni - Agustus 2026
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar Fakultas Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial dan Bahasa Institut Pendidikan Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37081/jipdas.v6i3.4640

Abstract

Pembelajaran matematika di sekolah dasar sering menghadapi berbagai kendala karena banyak konsep matematika yang bersifat abstrak sehingga sulit dipahami oleh siswa. Oleh karena itu, penggunaan media pembelajaran yang tepat sangat diperlukan untuk membantu siswa memahami konsep matematika secara lebih efektif. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penggunaan media papan pintar terhadap hasil belajar matematika siswa kelas IV SD Negeri Bertingkat Berastagi pada materi perkalian dan pembagian. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode eksperimen semu (quasi experiment) menggunakan desain pretest–posttest control group design. Populasi penelitian berjumlah 34 siswa kelas IV yang terdiri dari dua kelas. Sampel penelitian terdiri dari kelas IV-A sebagai kelas kontrol dan kelas IV-B sebagai kelas eksperimen. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui tes dan dokumentasi. Analisis data menggunakan uji normalitas, uji homogenitas, dan uji hipotesis menggunakan Independent Sample t-test dengan bantuan program SPSS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai rata-rata posttest kelas eksperimen sebesar 86 sedangkan kelas kontrol sebesar 78. Hasil pengujian hipotesis menunjukkan bahwa nilai t hitung sebesar 2,71 lebih besar daripada t tabel sebesar 2,037 dengan nilai signifikansi 0,011 < 0,05. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa penggunaan media papan pintar berpengaruh signifikan terhadap hasil belajar matematika siswa kelas IV SD Negeri Bertingkat Berastagi.
PENGARUH MODEL PROBLEM BASED LEARNING TERHADAP KEMAMPUAN BERPIKIR KRITIS MATEMATIKA MATERI PECAHAN KELAS V SD NEGERI 040443 KABANJAHE Krisdayanti Elisabet Br Sijabat; Novi Tari Simbolon; Wisnu Saputra Sembiring
Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar (JIPDAS) Vol 6 No 3 (2026): Vol. 6 No. 3 Juni - Agustus 2026
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar Fakultas Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial dan Bahasa Institut Pendidikan Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37081/jipdas.v6i3.4641

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh penerapan model Problem Based Learning (PBL) terhadap kemampuan berpikir kritis matematika siswa pada materi pecahan di kelas V SD Negeri 040443 Kabanjahe. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode quasi experiment menggunakan desain Nonequivalent Control Group Design. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas V yang berjumlah 50 siswa yang terbagi ke dalam dua kelas, yaitu kelas V-A sebagai kelas kontrol dan kelas V-B sebagai kelas eksperimen. Teknik pengumpulan data menggunakan tes kemampuan berpikir kritis matematika dalam bentuk soal uraian yang diberikan melalui pretest dan posttest. Data penelitian dianalisis menggunakan statistik deskriptif, uji normalitas, uji homogenitas, dan uji hipotesis menggunakan uji t dengan bantuan aplikasi SPSS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai rata-rata posttest kelas eksperimen sebesar 82,4, sedangkan kelas kontrol sebesar 74,3. Hasil uji hipotesis menunjukkan nilai signifikansi sebesar 0,004 < 0,05, sehingga dapat disimpulkan bahwa terdapat pengaruh yang signifikan antara penerapan model Problem Based Learning terhadap kemampuan berpikir kritis matematika siswa. Dengan demikian, model Problem Based Learning dapat menjadi alternatif model pembelajaran yang efektif dalam meningkatkan kemampuan berpikir kritis matematika siswa pada materi pecahan di sekolah dasar.