Khadijah Nurani
Universitas Islam Negeri Sjech M. Djamil Djambek Bukittinggi

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

PENGARUH UKURAN PERUSAHAAN, PROFITABILITAS, LEVERAGE TERHADAP AUDIT DELAY PADA PERUSAHAAN MANUFAKTUR YANG TERDAFTAR DI INDEKS SAHAM SYARIAH INDONESIA Rahmatul Wahid; Khadijah Nurani; Ali Rahman; Rika Widianita
Jurnal Akuntansi dan Bisnis (AKUNTANSI) Vol. 6 No. 1 (2026): Mei 2026 : Jurnal Akuntansi Dan Bisnis(AKUNTANSI)
Publisher : LPPM PoliteknikPratamaKendal- Universitas Sains Dan Teknologi Komputer

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51903/jiab.v6i1.1361

Abstract

Penelitian ini mengkaji bagaimana ukuran perusahaan, keuntungan, dan Leverage memengaruhi penundaan audit pada perusahaan manufaktur, khususnya yang bergerak di bidang properti, real estate, dan konstruksi, yang terdaftar di Indonesian Sharia Stock Index (ISSI) dari tahun 2020 hingga 2023. Penundaan audit merujuk pada waktu yang dibutuhkan untuk menyajikan laporan keuangan yang diaudit, yang dapat memengaruhi keputusan pemangku kepentingan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan data sekunder dari laporan keuangan 12 perusahaan selama empat tahun. Analisis data meliputi statistik deskriptif, uji asumsi klasik, regresi linier berganda, uji t, dan uji koefisien determinasi, yang dilakukan menggunakan SPSS versi 26. Studi ini menunjukkan bahwa ukuran perusahaan tidak secara signifikan mempengaruhi penundaan audit, dengan tingkat signifikansi 0,855 dan nilai t -0,184. Sebaliknya, Profitabilitas secara signifikan mempengaruhi penundaan audit, ditunjukkan oleh nilai signifikansi 0,008 dan nilai t -2,799. Leverage, bagaimanapun, tidak memiliki dampak yang signifikan terhadap penundaan audit, dengan tingkat signifikansi 0,377 dan nilai t sebesar 0,887.  Studi ini menemukan bahwa hanya Profitabilitas yang secara signifikan mempengaruhi penundaan audit. Hal ini menyoroti perlunya manajemen dan auditor untuk lebih fokus pada Profitabilitas perusahaan sebagai faktor kunci dalam menilai ketepatan waktu pelaporan keuangan.
Edukasi Budaya Menabung Sejak Dini sebagai Bekal Literasi Finansial Anak Kelas Satu MDA Bancah Juni Hirza Narmi; Khadijah Nurani
Tanmiyah Impact: Islamic Economics & Business Service Journal Vol. 1 No. 2 (2025): Juni 2025
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Program pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk menanamkan budaya menabung sejak dini kepada siswa kelas 1 Madrasah Diniyah Awaliyah (MDA) Jorong Bancah sebagai upaya membangun literasi finansial anak. Kegiatan dilaksanakan menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan metode partisipatif, melibatkan 15 siswa melalui ceramah interaktif, diskusi, dan sesi tanya jawab. Hasil pengabdian menunjukkan adanya peningkatan pemahaman siswa mengenai konsep menabung dan manfaatnya dalam pengelolaan keuangan pribadi. Sebelum kegiatan, sebagian besar siswa belum memahami pentingnya menabung, namun setelah mengikuti program, mereka mulai menyisihkan uang saku secara rutin di rumah maupun di sekolah. Analisis data menunjukkan bahwa pendekatan edukatif yang menyenangkan dan sesuai usia mampu membentuk perilaku keuangan yang bertanggung jawab, termasuk disiplin dan pengendalian diri. Program ini juga didukung oleh guru dan orang tua, sehingga memperkuat kebiasaan menabung siswa. Meskipun terdapat tantangan, seperti konsistensi menabung, kegiatan ini terbukti efektif dalam membangun kesadaran finansial dan mempersiapkan siswa untuk mengelola keuangan mereka dengan bijak di masa depan. This community service program aims to instill the habit of saving from an early age among first-grade students at Madrasah Diniyah Awaliyah (MDA) Jorong Bancah, as an effort to develop children’s financial literacy. The program was implemented using a qualitative descriptive approach with a participatory method, involving 15 students through interactive lectures, discussions, and question-and-answer sessions. The results indicate a significant improvement in students’ understanding of the concept and benefits of saving for personal financial management. Prior to the program, most students had limited awareness of the importance of saving; however, after participating, they began to regularly set aside pocket money both at home and at school. Data analysis shows that an age-appropriate and engaging educational approach can foster responsible financial behavior, including discipline and self-control. The program also received strong support from teachers and parents, reinforcing students’ saving habits. Despite some challenges, such as maintaining consistency, this program proved effective in building financial awareness and preparing students to manage their finances wisely in the future.