Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Pemberdayaan Masyarakat Dalam Realisasi Budidaya Ikan Lele Di Desa Lembengan Kabupaten Jember Erdin Handika Sumarya; Angelique Salsabillah Yumna Patricia Natus; Shofy Salsabil; Putri Lesanti; Dita Atasa; Dita Megasari
Al-Ijtimā': Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 5 No 1 (2024): Oktober
Publisher : Lembaga Penelitian, Publikasi Ilmiah dan Pengabdian kepada Masyarakat (LP3M)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53515/aijpkm.v5i1.187

Abstract

Abstract The Community Service Program (KKN) in Lembengan Village, Jember Regency, focuses on cultivating catfish as a strategic step to increase food security and reduce stunting rates in the community. The choice of this topic was based on the high prevalence of stunting and nutritional problems in the village. The methods used include collaboration between KKN students, village officials, the Village Children's Forum (FAD), and the Jember District Fisheries Service. Core activities include distributing catfish seeds, raising awareness about cultivation, and education about the benefits of consuming catfish for pregnant women and children. The results of the activity showed a positive response from the community and village officials, with indications of increased awareness of the importance of nutrition and the economic potential of catfish cultivation. This program also produces a Follow-up Plan (RTL) which will be continued by the Village Children's Forum to ensure the sustainability of catfish cultivation in Lembengan Village. In conclusion, this initiative has great potential to improve community welfare and provide a positive long-term impact. Keywords: Catfish Cultivation, Nutrition for Pregnant Women and Children, Food Security, KKN, Stunting
Pendampingan Implementasi light trap dalam pengendalian hama terpadu ulat grayak pada tanaman bawang merah di Desa Sana Tengah, Kecamatan Pasean, Kabupaten Pamekasan Syaiful Khoiri; Mustika Tripatmasari; Himmatul Khasanah; Insiatun Navila; Deswita Syahda Firani; Denia Rista Damayanti; Dita Megasari
SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan Vol 9, No 2 (2025): March
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jpmb.v9i2.29552

Abstract

Abstrak Program pengabdian masyarakat yang dilaksanakan di Desa Sana Tengah, Kecamatan Pasean, Kabupaten Pamekasan, merupakan kegiatan pengabdian masyarakat yang dilaksanakan sebagai bentuk untuk menciptakan kelompok tani yang sejahtera. Kegiatan ini memiliki tujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan petani dalam menggunakan light trap sebagai alat monitoring dalam pengendalian hama terpadu. Kegiatan ini melibatkan 50 responden dari anggota Kelompok Tani Padi Mas, program ini menggunakan tahapan yaitu koordinasi dengan kelompok tani, pemantauan lapang kondisi lahan pertanian bawang merah, FGD, Penerapan light trap, pendampingan dan evaluasi kegiatan untuk mengukur efektivitas kegiatan. Hasil evaluasi menunjukkan peningkatan signifikan dalam pengetahuan petani mengenai pengendalian hama, di mana dari 60% responden yang awalnya tidak mengetahui menjadi 80% tahu dan sangat tahu, serta mengalami peningkatan keterampilan penggunaan lightrap lebih dari 70% setelah mengikuti program ini. Selain itu, program ini juga memperkenalkan teknik pertanian tumpangsari, yang memungkinkan petani untuk menanam lebih dari satu jenis tanaman dalam satu lahan, sehingga meningkatkan produktivitas dan keuntungan secara ekonomi. Kata kunci: bawang merah; kelompok tani; light trap; pengendalian hama terpadu. Abstract The community service programme conducted in Sana Tengah Village, Pasean Sub-district, Pamekasan Regency, represents an initiative aimed at fostering prosperous farmer groups. The programme sought to enhance farmers' knowledge and skills in using light traps as a monitoring tool within an integrated pest management framework. This initiative involved 50 respondents from the Padi Mas Farmers Group. It was carried out in several stages, including coordination with the farmer group, field monitoring of red onion agricultural conditions, focus group discussions (FGDs), implementation of light traps, assistance, and activity evaluation to measure programme effectiveness. Evaluation results indicated a significant improvement in farmers’ knowledge of pest control, with the percentage of respondents who were previously unaware decreasing from 60% to only 20%, while 80% became knowledgeable or highly knowledgeable. Additionally, over 70% of participants improved their skills in using light traps following the programme. The initiative also introduced intercropping techniques, enabling farmers to cultivate multiple crops on the same land, thereby increasing productivity and economic profitability. Keywords: red onion; farmers group; light trap; integrated pest management