Dyah Ayu Febiyanti
S1 Farmasi, Fakultas Ilmu Kesehatan, Universitas Anwar Medika, Indonesia dan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Sidoarjo, Indonesia

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Screening HbsAg dan HIV pada Wanita Pekerja Seksual di Pasar Porong Sidoarjo Arif Rahman Nurdianto; Farida Anwari; Amellya Octifani; Fery Setiawan; Martina Kurnia Rohmah; Dyah Ayu Febiyanti
Jurnal Abdi Masyarakat Indonesia Vol 3 No 5 (2023): JAMSI - September 2023
Publisher : CV Firmos

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54082/jamsi.958

Abstract

Wanita Pekerja Seksual (WPS) merupakan kelompok yang sangat berisiko dalam penularan HIV/AIDS dan begitupun juga dengan pelanggannya. Dari aspek kesehatan, mereka seringkali dipandang sebagai media penyebaran penyakit menular berbahaya, seperti: penyakit HIV/AIDS, hepatitis, penyakit menular seksual, terutama untuk praktek seks komersial yang tidak aman. WPS jarang memperhatikan status pelanggannya seperti status terinfeksi HIV sehingga berisiko saat melakukan hubungan seksual dengan tidak aman, seperti tidak menggunakan alat pengaman (kondom). Kabupaten Sidoarjo merupakan kabupaten yang memiliki jumlah penderita HIV paling tinggi di Jawa Timur, karena mobilitas penduduk yang sangat tinggi yang didukung dengan lokasi liar dan tempat hiburan malam yang banyak tersebar sehingga memungkinkan penularan penyakit HIV, mengingat HIV ditularkan melalui hubungan seksual. Rencana kegiatan screening dilakukan pada 18 WPS yang berada di wilayah Kabupaten Sidoarjo, khususnya di daerah Porong. Metode pemeriksaan dilakukan dengan cara screening dengan memeriksa HbsAg dan HIV pada 18 WPS yang dilakukan pada tanggal 10 Agustus 2022 di Dinas Perhubungan Pasar Porong Sidoarjo, Dinas Kesehatan Sidoarjo dan Puskesmas Jabon. Hasil dari kegiatan pengabdian masyarakat menunjukkan bahwa WPS memahami tindakan pencegahan agar tidak terjadi penularan penyakit infeksi menular seksual. Dapat dikatakan bahwa faktor penyuluhan dan screening berhasil mencegah dan menurunkan risiko penularan HIV/AIDS dan HbsAg pada WPS.
Skreening Fungsi Hati pada Wanita Pekerja Seksual (WPS) di Pasar Porong Sidoarjo Arif Rahman Nurdianto; Farida Anwari; Amellya Octifani; Fery Setiawan; Rizal Fauzi Nurdianto; Elis Anita Farida; Dyah Ayu Febiyanti; Martina Kurnia Rohmah
Jurnal SADEWA Vol 2 No 01 (2024): Sadewa: Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : LPPM Universitas dr. Soebandi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36858/js.v2i1.631

Abstract

Female Sexual Workers (FSW) are a group that is very at risk of transmitting HIV/AIDS and so are their customers. They usually engage in unsafe sexual behavior. From the health aspect point of view, they are often seen as a medium for the spread of dangerous infectious diseases, such as: HIV/AIDS, hepatitis, sexually transmitted diseases, especially unsafe commercial sex practices. FSW rarely pay attention to their customers' status, such as their HIV infection status, so the FSW population is at risk if they engage in unsafe sexual relations, such as not using safety devices (condoms). Sidoarjo Regency is the district that has the highest number of HIV sufferers in East Java, due to the very high mobility of the population which is supported by wild locations and night entertainment venues which are widely spread across sub-district points/spots, thus allowing very high transmission of HIV disease, considering HIV is transmitted through sexual contact. The planned screening activities will be carried out on 18 WPS in the Sidoarjo Regency area, especially in the Porong area. Screening was carried out by checking the complete blood count of 18 FSW subjects to take precautions regarding the dangers of alcohol consumption and the use of whitening creams for beauty purposes to attract customers. Consuming alcohol and using bleaching cream can cause kidney and liver problems, so it is necessary to carry out liver function tests regularly and periodically