Wanita Pekerja Seksual (WPS) merupakan kelompok yang sangat berisiko dalam penularan HIV/AIDS dan begitupun juga dengan pelanggannya. Dari aspek kesehatan, mereka seringkali dipandang sebagai media penyebaran penyakit menular berbahaya, seperti: penyakit HIV/AIDS, hepatitis, penyakit menular seksual, terutama untuk praktek seks komersial yang tidak aman. WPS jarang memperhatikan status pelanggannya seperti status terinfeksi HIV sehingga berisiko saat melakukan hubungan seksual dengan tidak aman, seperti tidak menggunakan alat pengaman (kondom). Kabupaten Sidoarjo merupakan kabupaten yang memiliki jumlah penderita HIV paling tinggi di Jawa Timur, karena mobilitas penduduk yang sangat tinggi yang didukung dengan lokasi liar dan tempat hiburan malam yang banyak tersebar sehingga memungkinkan penularan penyakit HIV, mengingat HIV ditularkan melalui hubungan seksual. Rencana kegiatan screening dilakukan pada 18 WPS yang berada di wilayah Kabupaten Sidoarjo, khususnya di daerah Porong. Metode pemeriksaan dilakukan dengan cara screening dengan memeriksa HbsAg dan HIV pada 18 WPS yang dilakukan pada tanggal 10 Agustus 2022 di Dinas Perhubungan Pasar Porong Sidoarjo, Dinas Kesehatan Sidoarjo dan Puskesmas Jabon. Hasil dari kegiatan pengabdian masyarakat menunjukkan bahwa WPS memahami tindakan pencegahan agar tidak terjadi penularan penyakit infeksi menular seksual. Dapat dikatakan bahwa faktor penyuluhan dan screening berhasil mencegah dan menurunkan risiko penularan HIV/AIDS dan HbsAg pada WPS.
Copyrights © 2023