Devia Purwaningrum
Universitas Nahdlatul Ulama Blitar, Indonesia

Published : 3 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Konsep Islam sebagai Problem Solving dalam Menghadapi Quarter Life Crisis di Era Milenial Wiwik Suatin; Siti Uswatun Kasanah; Devia Purwaningrum; Satria Fajar Firmansyah; Yogi Danang Prasetyo
Psycho Aksara : Jurnal Psikologi Vol. 2 No. 1 (2024): Volume 2, Nomor 1, Januari 2024
Publisher : LEMBAGA PENELITIAN DAN PENGABDIAN MASYARAKAT UNIVERSITAS NAHDLATUL ULAMA BLITAR

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.28926/pyschoaksara.v2i1.1350

Abstract

Tujuan dari 1penelitian ini adalah mengembangkan buku Konsep Islam sebagai Problem Solving dalam Menghadapi Quarter Life Crisis di Era Milenial, adalah memberikan pengetahuan bagi usia dewasa awal (emerging adulthood). Penelitian ini menggunakan rancangan studi kepustakaan (library research) dimana penulis mengumpulkan, mengidentifikasi, dan menganalisis, bahan-bahan yang relevan dengan masalah yang diangkat seperti buku, jurnal, dan artikel pada situs-situs terpercaya di internet. Periode seperempat kehidupan sebaiknya tidak lagi dikaitkan dengan hal-hal negatif, melainkan dapat dianggap sebagai ruang bagi individu untuk dapat tumbuh dan berkembang. Dengan ini diharapkan dapat mengurangi akibat-akibat negatif potensial yang dapat terjadi jika periode tersebut sudah diekspektasikan secara negatif. Periode seperempat kehidupan mungkin bagi sebagian orang merupakan masa-masa gelap, tetapi bagi mereka yang berusaha, bersangka baik, dan bertawakkal kepada Allah boleh jadi merupakan medianya untuk tumbuh secara personal dan lebih mendekatkan diri kepada-Nya
Hubungan Tingkat Kecemasan dengan Kualitas Tidur pada Pengguna Aplikasi Tiktok Rizky Maulina; Defi Astriani; Devia Purwaningrum; Zainal Rosyadi
Psycho Aksara : Jurnal Psikologi Vol. 4 No. 2 (2026): Volume 4, Nomor 2, Juli 2026
Publisher : LEMBAGA PENELITIAN DAN PENGABDIAN MASYARAKAT UNIVERSITAS NAHDLATUL ULAMA BLITAR

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.28926/psychoaksara.v4i2.2734

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara tingkat kecemasan dan kualitas tidur pada remaja pengguna aplikasi TikTok. Penggunaan aplikasi TikTok secara intensif diduga memicu kondisi psikologis dan fisik yang memengaruhi kesehatan tidur. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode purposive sampling. Sampel penelitian terdiri dari 100 remaja berusia 15 hingga 17 tahun di Kota Blitar yang memenuhi kriteria penggunaan TikTok selama 95 menit atau lebih per hari, serta durasi tidur kurang dari 6 horas. Data dikumpulkan menggunakan skala Generalized Anxiety Disorder-7 (GAD-7) dan Pittsburgh Sleep Quality Index (PSQI), kemudian dianalisis menggunakan uji korelasi Spearman. Hasil penelitian menunjukkan adanya hubungan positif yang signifikan secara statistik dengan kekuatan sedang antara tingkat kecemasan dan kualitas tidur (p = 0,000; r = 0,392). Semakin tinggi kecemasan, maka semakin buruk kualitas tidur partisipan. Hasil tersebut juga mengindikasikan bahwa seluruh partisipan (100%) mengalami kualitas tidur yang buruk, sementara mayoritas tingkat kecemasan mereka berada dalam kategori ringan (68%). Selain itu, ditemukan bahwa remaja perempuan mengalami tingkat kecemasan yang lebih tinggi. Penelitian ini menegaskan bahwa kecemasan merupakan faktor penting dalam penurunan kualitas tidur pada remaja yang aktif di aplikasi TikTok
Meningkatkan Kemampuan Bahasa Ekspresif Menggunakan Terapi Applied Behavior Analysis (ABA) Pada Anak Attention Deficit Hyperactivity Disorder (ADHD) Putri Dewi Cahyani; Defi Astriani; Devia Purwaningrum
CONS-IEDU: Jurnal Program Studi Bimbingan Dan Konseling Islam Vol 6 No 1 (2026): CONS IEDU
Publisher : Program Studi Bimbingan Konseling Islam, Fakultas Tarbiyah Dan Ilmu Keguruan, Institut Ummul Quro Al-Islami Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51192/cons.v6i1.1945

Abstract

In terms of communication, Children with Attention Deficit Hyperacitivity Disorder (ADHD) have difficulty with expressive language. As a result, children will have difficulty in communication and interaction with others. This study aims to improve expressive language in children with Attention Deficit Hyperactivity Disorder (ADHD). One of the interventions used in improving expressive language in ADHD children is Applied Behavior Analysis (ABA) therapy. ABA therapy is a method of providing material to children that is delivered firmly, without encouragement, pressure, and appreciation in return. This therapy is modified using flashcard media which aims to increase children's functional vocabulary. The research method used is single subject experiment with A-B-A design. The sampling technique used purposive non probability technique. The research subject amounted to 1 child with Attention Deficit Hyperactivity Disorder (ADHD) type combination disorder aged 4-5 years. The results showed that the subject experienced an increase in understanding labeling, namely labeling surrounding objects, limbs, and places after being treated. Thus it can be concluded that Applied Behavior Analysis (ABA) therapy can improve expressive language in Attention Deficit Hyperactivity Disorder (ADHD) children.