Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN INKUIRI TERBIMBING TERHADAP KETERAMPILAN BERPIKIR KREATIF DAN KETERAMPILAN PROSES SAINS PESERTA DIDIK KELAS X DI SMAN 1 RHEE Anggun Mulia Amaliah; A Hamid Rahman; Tursina Ratu
Jurnal Riset Kajian Teknologi dan Lingkungan Vol. 2 No. 1 (2019): Jurnal Riset Kajian Teknologi dan Lingkungan
Publisher : LPPM Universitas Samawa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58406/jrktl.v2i1.62

Abstract

Penelitian bertujuan untuk mengetahui (1) Pengaruh model pembelajaran inkuiri terbimbing terhadap keterampilan berpikir kreatif peserta didik kelas X SMAN 1 Rhee; (2) Pengaruh model pembelajaran inkuiri terbimbing terhadap keterampilan proses sains peserta didik kelas X SMAN 1 Rhee; dan (3) Seberapa besar peningkatan keterampilan berpikir kreatif dan keterampilan proses sains setelah digunakan model inkuiri terbimbing. Populasi penelitian adalah peserta didik kelas X yang berjumlah 64 peserta didik dan ditetapkan sampel dilakukan dengan teknik sampling jenuh. Metode yang digunakan adalah quasi eksperimen. Pengumpulan data dilakukan dengan teknik tes. Pengolahan data menggunakan teknik statistik sederhana dalam bentuk perhitungan uji z dan uji gain. Hasil analisis data menunjukkan keterampilan berpikir kreatif diperoleh zhitung sebesar 4,318. Jika dibandingkan dengan ztabel sebesar 1,690. Jadi terdapat pengaruh penerapan pembelajaran inkuiri terbimbing terhadap keterampilan berpikir kreatif . Hasil analisis data keterampilan proses sains diperoleh zhitung sebesar 5,181. Jika dibandingkan dengan ztabel sebesar 1,690 (zhitung 5,181 > ztabel 1,690). Jadi terdapat pengaruh penerapan pembelajaran inkuiri terbimbing terhadap keterampilan proses sains. Perhitungan gain keterampilan berpikir kreatif kelas kontrol dan eksperimen masing-masing diperoleh gain 0,295 dan 0,598 dengan kriteria rendah dan sedang. Artinya keterampilan berpikir kreatif mengalami peningkatan dari katagori rendah ke sedang. Sementara hasil perhitungan gain keterampilan proses sains kelas kontrol dan eksperimen diperoleh gain 0,261 dan 0,509. Artinya keterampilan proses sains mengalami peningkatan dari rendah ke sedang sebesar 0,248.
Pengembangan Komik Digital Fisika Berbasis Hypertext Markup Language (HTML) Anti Febriani; Tursina Ratu; A Hamid Rahman
Indonesian Journal of Teacher Education Vol. 1 No. 4 (2020): Edisi Desember 2020
Publisher : Indonesian Publication Center

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: (1) kelayakan komik digital fisika Berbasis hypertext markup language 5 (HTML5); (2) respon peserta didik terhadap E-komik digital fisika Berbasis hypertext markup language 5 (HTML5). Penelitian ini merupakan penelitian pengembangan (Research and Development) dengan menggunakan model 4D yang terbatas pada tahap Define, Design, dan Develop. Instrumen yang digunakan adalah lembar angket, lembar observasi, dan wawancara. Subyek penelitian ini adalah peserta didik Program Studi Pendidikan Fisika UNSA yang telah menempuh mata kuliah fisika dasar berjumlah 10 orang. Hasil yang diperoleh yaitu: 1) komik digital fisika Berbasis hypertext markup language 5 (HTML 5) layak digunakan dalam pembelajaran fisika dengan hasil validasi 75,821%; 2) komik digital fisika berbasis hypertext markup language 5 (HTML 5) direspon oleh peserta didik dengan persentase 68,726%.
Development of a VideoScribe-Based Physics Learning Media Oriented Toward Conceptual Understanding of Momentum and Impulse Nurhatina Nurhatina; A Hamid Rahman; Hermansyah Hermansyah
Indonesian Journal of STEM Education Vol. 4 No. 1 (2022): Edisi Januari-Juni 2022
Publisher : Indonesian Publication Center

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Low physics conceptual understanding among students is partly attributed to limited learning media variety, particularly in remote areas with restricted digital infrastructure. This study assessed the feasibility of and student responses to videoscribe-based physics learning media on momentum and impulse. A Research and Development (R&D) approach using the 4D model (Define, Design, Develop, Disseminate) was employed, limited to the Develop stage. Two expert validators evaluated the media, and a limited trial was conducted with 10 physics education students at a private university in Sumbawa Regency, West Nusa Tenggara, using a Likert scale instrument. The novelty lies in integrating videoscribe hand-drawn animations with momentum and impulse concepts into a single offline-accessible medium an approach unexplored in Indonesian higher education physics. Expert validation yielded an overall feasibility score of 76.44% ("Feasible"), comprising material validation (77.56%) and media validation (75.33%). Student responses reached 87.73% ("Very Good"), with the benefits aspect scoring highest (90.66%), followed by material organization (87.20%) and media presentation (85.33%). The 11.29-point gap between expert and student scores reflects a distinction between technical-academic assessment and perceived learning benefits. These findings indicate that videoscribe-based media holds strong potential as an innovative, accessible physics learning alternative in higher education.