Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Perbandingan Akurasi Teknik Pengolahan Citra Digital Dan Ovendrying Untuk Penentuan Kadar Air Pada Biji Kopi Ardi Wijaya; Nanda Natasya; Anisya Sonita; Rozali Toyib
Decode: Jurnal Pendidikan Teknologi Informasi Vol. 5 No. 3: NOVEMBER 2025
Publisher : Program Studi Pendidikan Teknologi Infromasi UMK

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51454/decode.v5i3.1357

Abstract

Kadar air adalah parameter kritis penentu kualitas biji kopi, namun metode pengukurannya yang standar, yaitu oven-drying, bersifat lambat, destruktif, dan boros energi. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan dan mengevaluasi sistem alternatif non-destruktif berbasis pengolahan citra digital untuk memprediksi kadar air biji kopi. Metode yang diusulkan mengintegrasikan algoritma Deteksi Tepi Canny Untuk membangun model, sistem ini dilatih menggunakan data ground-truth yang membandingkan perubahan fitur geometris 50 sampel citra dengan data kadar air aktual. Penelitian ini menggunakan desain eksperimental kuantitatif dengan 50 sampel biji kopi untuk membandingkan akurasi metode usulan terhadap metode oven-drying sebagai standar acuan. Kinerja sistem dievaluasi menggunakan metrik Mean Absolute Percentage Error (MAPE). Hasil penelitian menunjukkan bahwa sistem berbasis citra digital mampu memprediksi kadar air dengan baik, mencapai tingkat kesalahan rata-rata (MAPE) sebesar 11.72%.. Kesimpulan dari penelitian ini adalah bahwa metode pengolahan citra digital merupakan alternatif yang sangat potensial, karena tidak hanya menawarkan akurasi yang menjanjikan tetapi juga jauh lebih unggul dalam hal efisiensi waktu (hitungan detik vs. jam) dan bersifat non-destruktif, sehingga relevan untuk implementasi di industri kopi.
Implementasi Metode Point to Point Menggunakan Mikrotik Router Board Type RB411AH Untuk Akses Jaringan Internet Rozali Toyib; Waluyo; Ardi Wijaya; Yovi Apridiansyah
Decode: Jurnal Pendidikan Teknologi Informasi Vol. 4 No. 1: MARET 2024
Publisher : Program Studi Pendidikan Teknologi Infromasi UMK

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51454/decode.v4i1.259

Abstract

Permasalahan tata letak geografis dengan koneksi kabel antar gedung yang saling terisolasi dikarenakan kondisi perkantoran yang terletak diperbukitan dimana antar gedung satu terpisah dengan yang lain sehinggah tidak memungkin dilakukan penyambungan menggunakan. Metode distribusi akses  point-to-point ini juga biasa digunakan menghubungkan dua kantor yang berjauhan dengan jaringan ini diharapkan seluruh pengguna dapat mengakses internet secara bersama di ruang kerja masing-masing dengan dengan wireless (nirkabel).  Tujuan penelitian adalah mencoba penerapan board router akses point-to-point untuk komunikasi data secara point-to-point untuk mengatasi masalah tata letak geografis kondisi perkantoran di daerah perbukitan dimana gedung-gedung tidak dapat terkoneksi dengan kabel antar gedung terpisah satu sama lain kabel UTP maupun kabel fiber optic menggunakan mikrotik router board type RB 411AH dengan wireless. Hasil tersebut berdasarkan hasil pengujian access point dua access point dengan jarak yang sama, dimana jarak antara access point (30 meter) dengan client (laptop) adalah 15 meter, 20 meter dan 30 meter pada channel 4 dan 5 .Ada perbedaan ketika kekuatan sinyal yang diterima adalah 60%, tetapi ketika kebisingan mencapai 20%, situasinya buruk, koneksi harus mencapai 80% jika memungkinkan, dan jaringan point-to-point harus memperhatikan lokasi geografis, karena sinyal yang melalui gelombang sangat peka terhadap halangan/pohon atau bukit (LOS = line of sight).
Analisis Pengenalan Pola Pada Citra Digital Untuk Prediksi Berat Buah Sawit Ardi Wijaya; Basofi Rachmadani Daryono; Rozali Toyib; Yovi Apridiansyah
Decode: Jurnal Pendidikan Teknologi Informasi Vol. 4 No. 3: NOVEMBER 2024
Publisher : Program Studi Pendidikan Teknologi Infromasi UMK

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51454/decode.v4i3.481

Abstract

Bobot kelapa sawit merupakan salah satu faktor yang menunjang keberhasilan petani  kelapa sawit dalam mencapai hasil panen yang memuaskan. Informasi berat buah sawit biasanya diperoleh dengan menggunakan timbangan tangan yaitu timbangan gantung atau timbangan dacin. Cara lain untuk menentukan berat buah sawit adalah dengan menggunakan metode pengolahan citra. Pendekatan ini didasarkan pada metode deteksi tepi sobel untuk mendeteksi bobot buah sawit. Metode deteksi tepi Sobel adalah teknik dalam pengolahan citra untuk menemukan tepi atau perubahan tajam dalam intensitas piksel pada citra dan bertujuan untuk menentukan kontur buah sawit sehingga membantu dalam proses pengukuran berat. Pengolahan citra ini nantinya berupa foto digital yang diolah untuk memperoleh informasi berat buah sawit. Selanjutnya dilakukan studi kelayakan, analisis perhitungan akurasi system. Setelah rancangan ini selesai kemudian dibandingkan dan diuji dengan hasil bobot buah sawit yang diperoleh dengan timbangan Dacin. Adapun hasil dari penelitian ini yang telah diuji pada 50 citra buah sawit dengan jarak pengambilan gambar 1 meter menggunakan kamera Handphone telah diuji tingkat keberhasilan penelitian menggunakan Precission, Recall, dan Accuracy. Adapun hasil yang didapat dari Precission, Recall, dan Accuracy dari penelitian ini yaitu  Precission sebesar 82%, Recall sebesar 100%, dan Accuracy 82%.