Claim Missing Document
Check
Articles

Found 14 Documents
Search

Image Optimization of Ancient Arabic Manuscripts with a Combination of Image Enhancement and Sharpening Hanifatus S. Widihasaniputri; Wahju Tjahjo Saputro; Dewi Chirzah
SMART : Jurnal Teknologi Informasi dan Komputer Vol. 4 No. 1 (2025): January-June
Publisher : Gayaku Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Ancient manuscripts are rare collections owned by every nation in theworld. The contents of a written text or document often also provideinformation on aspects of the nation's culture of the community concerned.Various efforts have been made to conserve these cultural objects, such asdigitizing manuscripts into digital images. This study aims to improve theimage of the ancient Arabic script using image enhancement and sharpeningmethods. The image enhancement used in this study is the gamma methodand the log transformation method combined using the sharpening method.The results showed that the sharpening method could improve the legibilityof an ancient manuscript.
Pelatihan Teknologi Fiber Optik Melalui Program TKJ Go Broadband untuk Mendukung Infrastruktur Internet Cepat di SMK Muhammadiyah Purworejo Hamid Muhammad Jumasa; Dewi Chirzah
Jurnal Pengabdian Masyarakat - PIMAS Vol. 5 No. 2 (2026): Mei
Publisher : LPPM Universitas Harapan Bangsa Purwokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35960/pimas.v5i2.2488

Abstract

Perkembangan teknologi komunikasi digital telah mendorong peningkatan kebutuhan akan infrastruktur jaringan berkecepatan tinggi, di mana fiber optik menjadi solusi utama karena memiliki kapasitas bandwidth besar, stabilitas tinggi, serta latensi rendah. Teknologi ini mendukung transformasi digital dan pembangunan masyarakat gigabit, sekaligus menjadi fondasi jaringan masa depan seperti F5G. Namun, pesatnya perkembangan teknologi jaringan optik belum sepenuhnya diimbangi dengan kesiapan sumber daya manusia, khususnya pada pendidikan vokasi. Studi ini mengkaji kesenjangan kompetensi antara kebutuhan industri telekomunikasi dan kemampuan guru serta siswa pada program Teknik Komputer dan Jaringan (TKJ) di SMK Muhammadiyah Purworejo. Hasil analisis kebutuhan menunjukkan bahwa pembelajaran masih berfokus pada jaringan konvensional berbasis kabel tembaga, sementara penguasaan teknologi fiber optik masih terbatas pada aspek teoritis tanpa didukung praktik langsung. Selain itu, keterbatasan fasilitas pendukung seperti perangkat penyambungan dan pengukuran serta belum tersedianya modul praktikum FTTx menjadi kendala utama. Oleh karena itu, dilakukan program pengabdian kepada masyarakat berupa pelatihan dan pendampingan berbasis praktik yang meliputi Training of Trainers (ToT) bagi guru dan pelatihan teknis bagi siswa, seperti penyambungan serat optik, pemasangan konektor, dan pengukuran redaman jaringan. Program ini bertujuan untuk meningkatkan kompetensi teknis peserta serta mendukung pengembangan pembelajaran berbasis teknologi jaringan modern di lingkungan SMK. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa pelatihan berbasis praktik mampu meningkatkan pemahaman dan keterampilan peserta dalam teknologi fiber optik, sehingga dapat memperkecil kesenjangan antara dunia pendidikan dan kebutuhan industri.
Penguatan Keterampilan Fiber Optik Siswa TKJ melalui Workshop dan Praktik Instalasi Jaringan Pendukung Smart Village Dewi Chirzah; Ike Yunia Pasa; Maulana Ifandika
ABDIMASTEK Vol. 5 No. 1 (2026): Juli
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32528/abdimastek.v5i1.5620

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman dan keterampilan siswa serta guru Teknik Komputer dan Jaringan (TKJ) SMK Batik Perbaik Purworejo dalam bidang teknologi fiber optik sebagai dukungan terhadap pengembangan Smart Village dan transformasi digital desa. Permasalahan utama mitra adalah keterbatasan pemahaman dan pengalaman praktik terkait teknologi fiber optik akibat belum adanya pelatihan khusus, keterbatasan alat praktik, serta minimnya integrasi materi fiber optik dalam pembelajaran reguler sekolah. Kegiatan dilaksanakan menggunakan metode workshop dan hands-on training berbasis praktik langsung dengan pendekatan partisipatif. Tahapan kegiatan meliputi koordinasi dan persiapan, penyusunan modul dan alat praktik, pre-test, penyampaian teori, praktik instalasi dan pengujian jaringan fiber optik, post-test, refleksi, serta evaluasi kegiatan. Materi pelatihan mencakup teori dasar fiber optik, splicing, konektorisasi, pengujian kabel, dan simulasi jaringan FTTH sederhana. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman peserta berdasarkan hasil pre-test dan post-test serta meningkatnya kepercayaan diri peserta dalam melakukan praktik instalasi jaringan fiber optik. Peserta aktif mengikuti praktik pengamatan kabel, cleaving, penyambungan kabel menggunakan splicer, pemasangan konektor, dan simulasi jaringan fiber optik dengan pendampingan tim dosen dan mahasiswa. Evaluasi mitra menunjukkan bahwa kegiatan memberikan pengalaman praktik baru yang relevan dengan kebutuhan industri jaringan modern dan mendukung pengembangan pembelajaran berbasis praktik industri di sekolah. Program juga menghasilkan komitmen keberlanjutan berupa pengembangan teaching factory dan praktik jaringan fiber optik skala kecil di lingkungan sekolah sebagai dukungan terhadap pembangunan jaringan internet desa berbasis Smart Village. Dengan demikian, kegiatan pengabdian ini berkontribusi dalam penguatan kompetensi sumber daya manusia vokasional pada bidang teknologi jaringan modern sekaligus mendukung pengembangan transformasi digital desa berbasis Smart Village.
Perancangan Sistem Monitoring Jaringan Internet Desa Menggunakan The Dude: Studi Kasus Pemerataan Akses Digital Dewi Chirzah; Hanifatus Sa'diyah Widihasaniputri
Jurnal Rekayasa Teknologi Informasi (JURTI) Vol 10, No 2 (2026): Jurnal Rekayasa Teknologi Informasi (JURTI)
Publisher : Universitas Mulawarman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30872/jurti.v10i2.25365

Abstract

Ketimpangan akses internet di wilayah pedesaan menjadi persoalan mendasar dalam pembangunan digital. Keterbatasan infrastruktur, kualitas layanan yang tidak stabil, dan ketiadaan sistem pemantauan menyebabkan masyarakat desa belum memperoleh akses digital yang merata. Berdasarkan kondisi tersebut, penelitian ini dilakukan dengan tujuan merancang sistem monitoring jaringan internet desa menggunakan perangkat lunak The Dude dan menguji efektivitasnya dalam mendukung pemerataan akses digital. Jenis penelitian yang digunakan adalah kuantitatif dengan pendekatan quasi-eksperimen. Sistem dipasang pada server lokal untuk merekam parameter teknis jaringan seperti latency, packet loss, throughput, dan availability . Data teknis dikumpulkan melalui log monitoring selama empat minggu. sementara data persepsi pengguna diperoleh melalui kuesioner berskala Likert kepada 30 responden. Data teknis dianalisis menggunakan statistik deskriptif untuk melihat tren performa jaringan, sedangkan data persepsi dianalisis melalui uji t berpasangan dan korelasi Pearson guna mengukur perubahan signifikan dan hubungan antara performa teknis dengan kepuasan pengguna. Hasil penelitian menunjukkan adanya penurunan latency dan packet loss serta peningkatan throughput dan availability  secara konsisten. Persepsi pengguna juga meningkat signifikan terkait stabilitas dan pemerataan akses internet. Disimpulkan bahwa sistem monitoring berbasis The Dude efektif mendukung kualitas teknis dan sosial akses digital desa. Penelitian selanjutnya disarankan memperluas sampel lintas wilayah, memperpanjang periode monitoring, serta mengintegrasikan analitik prediktif berbasis machine learning.