Muftadi Muftadi
Universitas Bani Saleh

Published : 3 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Pengaruh Terapi Spiritual Emotional Freedom Technique (SEFT) Terhadap Penurunan Tekanan Darah Pada Penderita Hipertensi : Literature Review Anyndita Ayu Ramadhona; Aty Nurillawaty; Muftadi Muftadi
FKF Vol 1 No 02 (2024): JHPS. September 2024
Publisher : LPPM Universitas Bani Saleh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Latar belakang: Penderita hipertensi di Indonesia pada tahun 2018 sebanyak 63.309.620 orang. Hipertensi merupakan suatu keadaan dimana tekanan darah tekanan darah sistolik ≥140 mmHg dan tekanan darah diastoliknya ≥90 mmHg. Hipertensi berpotensi menimbulkan komplikasi seperti stroke, penyakit jantung koroner, dan gagal ginjal. Penatalaksanaan hipertensi dapat dilakukan secara non-farmakologis yaitu dengan terapi SEFT. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh terapi Spiritual Emotional Freedom Technique (SEFT) terhadap penurunan tekanan darah pada penderita hipertensi dalam literature review. Metode: metode dalam penelitian ini adalah literature review dengan melakukan 8 artikel. Pencarian artikel melalui google scholar, semantic scholar, dan garuda dari tahun 2017-2022. Pencarian dilakukan dengan kata kunci “penderita hipertensi, terapi SEFT, penurunan tekanan darah, dan quasi eksperimen”. Hasil: hasil penelitian ini bervariasi, mulai dari judul, metode, jumlah partisipan, risiko bias, dan hasil penelitian dalam artikel. Kesimpulan: Setelah dilakukan analisis 8 artikel, penulis menyimpulkan bahwa terapi SEFT cukup efektif dalam menurunkan tekanan darah pada penderita hipertensi, karena terapi SEFT dapat mengontrol faktor risiko hipertensi salah satunya adalah stress.
HUBUNGAN PENGGUNAAN MEDIA SOSIAL DENGAN KUALITAS TIDUR PADA REMAJA DI SMK KESEHATAN PRIMA INDONESIA riska ivananda; Muftadi Muftadi; Wiwie Herdalisa
FKF Vol 1 No 02 (2024): JHPS. September 2024
Publisher : LPPM Universitas Bani Saleh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Latar Belakang: Media sosial merupakan salah satu inovasi yang populer sebagai jaringan komunikasi. Kemudahan dalam mengakses media sosial khususnya remaja menjadikan remaja lebih leluasa untuk mengakses media sosial pada pagi, dan siang hari, bahkan di malam hari yang mengakibatkan remaja sering kesulitan tidur sehingga dapat menganggu kualitas tidur remaja. Asosiasi Penyelenggara Jasa Internet Indonesia 2024 mengimbuhkan bahwa, mayoritas pengguna internet di Indonesia didominasi oleh remaja usia 15-17 tahun. Tujuan: Mengetahui hubungan penggunaan sosial media dengan kualitas tidur pada remaja di SMK Kesehatan Prima Indonesia. Metode: Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif melalui pendekatan cross sectional. Teknik pengambilan sampel dilakukan secara Purposive sampling dengan jumlah 137 sampel. Hasil: Hasil variabel melalui uji Chis Square didapatkan nilai signifikan 0,001 (P < 0.05) yang berarti Ha Diterima dan Ho Ditolak.. Kesimpulan:Terdapat hubungan yang signifikan antara penggunaan media sosial dengan kualitas tidur di SMK Kesehatan Prima Indonesia.
HUBUNGAN PENERAPAN BUNDLE PHLEBITIS DENGAN KEJADIAN PHLEBITIS DI RUMAH SAKIT X BEKASI Titik Sukamti; Nur Miladiyah Rahmah; Muftadi Muftadi
FKF Vol 1 No 02 (2024): JHPS. September 2024
Publisher : LPPM Universitas Bani Saleh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Latar Belakang: Angka kejadian infeksi terkait perawatan kesehatan (HAIs) di Indonesia masih tinggi, dengan flebitis sebagai salah satu jenis yang paling umum. Di Provinsi Jawa Barat, prevalensi flebitis mencapai 2,2%, menunjukkan perlunya perhatian lebih besar dalam mencegah komplikasi yang terkait dengan pemasangan kateter intravena.Tujuan: Untuk menentukan korelasi antara implementasi paket perawatan flebitis dan kejadian flebitis. Metode: Studi ini menggunakan pendekatan analitis dengan desain cross-sectional. Penelitian dilakukan. Populasi terdiri dari 95 perawat yang menerapkan protokol di Ruang X, dengan total sampel 34 responden yang dipilih melalui sampling purposif. Alat yang digunakan adalah lembar observasi implementasi paket perawatan flebitis dan lembar observasi insidensi flebitis, keduanya diuji menggunakan uji kappa dan menghasilkan hasil 1.000, dikategorikan sebagai excellent. Analisis data meliputi analisis univariat dan bivariat menggunakan uji Chi-square. Hasil: Hasil menunjukkan bahwa mayoritas responden (88,2%) mematuhi implementasi paket perawatan flebitis dan 88,2% pasien tidak mengalami flebitis. Uji Chi-square menunjukkan nilai p sebesar 0,003 (p ≤ 0,05), menunjukkan adanya hubungan yang signifikan antara implementasi paket perawatan flebitis dan insidensi flebitis. Kesimpulan: Terdapat korelasi signifikan antara implementasi paket perawatan flebitis dan insidensi flebitis. Implementasi optimal paket perawatan flebitis dapat menjadi strategi penting untuk mengurangi insidensi flebitis dan meningkatkan kualitas perawatan keperawatan, terutama pada pasien yang menjalani terapi intravena.