Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search

Analisis Kinerja Menggunakan Pendekatan Balanced Scorecard : Studi Kasus Sektor Industri Telekomunikasi Fandisya Rahman; Muhammad Ilham Alhari; Dyah Putri Rahmawati
Jurnal Mirai Management Vol 8, No 3 (2023)
Publisher : STIE AMKOP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37531/mirai.v8i3.6114

Abstract

Penilaian kinerja perusahaan merupakan aspek penting dalam mengevaluasi kesuksesan dan menangani penurunan kinerja. Sektor industri telekomunikasi mengalami penurunan pendapatan selama periode tahun 2019 sampai tahun 2022, menunjukkan penurunan kinerja. Untuk mengevaluasi kinerja sektor ini, pendekatan Balance Scorecard digunakan untuk mengevaluasi kinerja dari berbagai perspektif: finansial, pelanggan, proses bisnis internal, dan pertumbuhan serta pembelajaran. Studi ini menggunakan metode campuran, yaitu gabungan analisis kualitatif dan kuantitatif. Sumber data utama adalah studi literatur, laporan tahunan, dan data pendukung terkait. Analisis finansial akan melibatkan faktor-faktor seperti pendapatan, laba, dan arus kas, sementara analisis non finansial akan mempertimbangkan kepuasan pelanggan, efisiensi operasional, dan inovasi. Semua faktor ini akan dievaluasi untuk mendapatkan pemahaman yang lebih komprehensif tentang kinerja industri telekomunikasi. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi penyebab penurunan kinerja sektor ini. Hasilnya diharapkan dapat memberikan wawasan yang diperlukan untuk meningkatkan layanan, meningkatkan efisiensi operasional, dan merencanakan strategi pertumbuhan masa depan yang lebih baik Kata Kunci: Balanced Scorecard, Performance Measurement,Sektor Industri Telekomunikasi Abstract Penilaian kinerja perusahaan merupakan aspek penting dalam mengevaluasi kesuksesan dan menangani penurunan kinerja. Sektor industri telekomunikasi mengalami penurunan pendapatan selama periode tahun 2019 sampai tahun 2022, menunjukkan penurunan kinerja. Untuk mengevaluasi kinerja sektor ini, pendekatan Balance Scorecard digunakan untuk mengevaluasi kinerja dari berbagai perspektif: finansial, pelanggan, proses bisnis internal, dan pertumbuhan serta pembelajaran. Studi ini menggunakan metode campuran, yaitu gabungan analisis kualitatif dan kuantitatif. Sumber data utama adalah studi literatur, laporan tahunan, dan data pendukung terkait. Analisis finansial akan melibatkan faktor-faktor seperti pendapatan, laba, dan arus kas, sementara analisis non finansial akan mempertimbangkan kepuasan pelanggan, efisiensi operasional, dan inovasi. Semua faktor ini akan dievaluasi untuk mendapatkan pemahaman yang lebih komprehensif tentang kinerja industri telekomunikasi. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi penyebab penurunan kinerja sektor ini. Hasilnya diharapkan dapat memberikan wawasan yang diperlukan untuk meningkatkan layanan, meningkatkan efisiensi operasional, dan merencanakan strategi pertumbuhan masa depan yang lebih baik Keywords: Balanced Scorecard, Performance Measurement,Sektor Industri Telekomunikasi
Creating E-commerce for MSMES in Panjunan Village: Steps towards a Smart Village Rahmawati, Dyah Putri; Amri, Arni Muarifah; Rahmawati, Dewi; Safitri, Pima Hani
Abdi Masyarakat Vol 6, No 2 (2024): Abdi Masyarakat
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pendidikan (LPP) Mandala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58258/abdi.v6i2.7300

Abstract

Micro, small, and medium enterprises (MSMEs) are crucial sectors that support economic growth in Indonesia. In the massive development of the digital economy, there has been a shift from offline to online transactions. MSME actors are now required to adopt technology to follow consumer shopping trends. One way to do this is by implementing e-commerce. The development of MSMEs through e-commerce is a smart step to increase visibility and market access. By leveraging e-commerce platforms, MSMEs can reach a wider audience, boost sales, and expand their business footprint without geographical limitations. In addition to digitalization, MSMEs need guidance in online sales, inventory management, digital marketing, and financial management. This guidance helps MSMEs maximize their potential in e-commerce. Desa Panjunan in Duduksampeyan District, Gresik Regency, is one village with MSME potential that needs to be developed through e-commerce. This community service activity will include creating an MSME e-commerce website for the village as a step towards becoming a Smart Village. The developed e-commerce has been tailored to the characteristics and needs of MSME actors in Desa Panjunan. This e-commerce initiative in Desa Panjunan can open up broader market access for local products, improve competitiveness, product quality, and MSME business management, as well as increase the income and welfare of the local community. 
FORWARD ENGINEERING PADA APLIKASI E-SURAT (STUDI KASUS PT. XYZ) Amri, Arni Muarifah; Mudin, Ilham; Sambiring, Lorenzo Laridho; Hidayatullah, M Syarif; Rahmawati, Dyah Putri
Jurnal Manajamen Informatika Jayakarta Vol 4 No 4 (2024): JMI Jayakarta (September 2024)
Publisher : Sekolah Tinggi Manajemen Informatika dan Komputer Jayakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52362/jmijayakarta.v4i4.1595

Abstract

E-surat adalah sistem persuratan yang diperuntukan untuk sebuah institusi. Aplikasi ini digunakan untuk memudahkan proses surat menyurat di lingkup sebuah institusi sehingga pengelolaan nomor surat, pembuatan surat, dan pengarsipan surat keluar dan masuk terkelola dengan baik. Namun, aplikasi yang ada saat ini masih memiliki kekurangan berupa terbatasnya kategori surat yang dapat diarsipkan, yakni hanya terbatas pada delapan jenis surat yang telah diatur dengan hardcode. Hal ini menjadi sebuah masalah karena pada prakteknya, pengguna membutuhkan kategori surat yang dapat disesuaikan terhadap kebutuhan pengguna. Melalui pendekatan forward engineering, penelitian ini akan mengidentifikasi dan mengatasi permasalahan tersebut dengan merancang ulang aplikasi sehingga mampu menangani dan menambahkan kategori surat baru secara mudah. Kata kunci: E-Surat, Forward Engineering, Software Reengineering, Use Case, MySQL
Denial of Service (DOS) Attack Detection on MQTT Protocol Using the Random Forest Method Kharisma Monika Dian Pertiwi; Nurul Azizi Hasibuan; Dyah Putri Rahmawati
JOIN (Jurnal Online Informatika) Vol 11 No 1 (2026)
Publisher : Department of Informatics, UIN Sunan Gunung Djati Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15575/join.v11i1.1784

Abstract

The Message Queuing Telemetry Transport (MQTT) protocol serves as a critical lightweight communication infrastructure for Internet of Things (IoT) systems. Still, it remains highly vulnerable to Denial of Service (DoS) attacks that compromise network availability and security. Despite extensive IoT security research, existing MQTT-based intrusion detection systems predominantly employ binary classification approaches and lack comprehensive multi-class attack differentiation capabilities, limiting their practical deployment in real-world scenarios. This study addresses this critical gap by developing a multi-class DoS attack detection system utilizing the Random Forest algorithm to simultaneously classify normal traffic, MQTT flooding attacks, and SYN flood attacks. The methodology encompasses four systematic stages: collecting an MQTT network traffic dataset containing 1,634,286 records across three attack categories through controlled simulations; performing rigorous data preprocessing for cleaning and normalization; strategically extracting 60 MQTT-specific attributes to identify attack signatures; and implementing Random Forest with optimized hyperparameters for multi-class classification. Experimental results demonstrate optimal performance using an 80:20 train-test split with 5-fold cross-validation, achieving 95.27% precision, 95.09% recall, 95.08% F1-score, and 95.09% accuracy. A comprehensive evaluation using macro and micro-averaged metrics confirms the model's ability to autonomously classify MQTT network traffic types with high accuracy and balanced performance across all attack categories, offering a practical security solution for MQTT-enabled IoT infrastructure.
Broad Learning System: A Derivation-Based Mathematical Formulation Dimas Chaerul Ekty Saputra; Dyah Putri Rahmawati; Affifah Mutiara Pertiwi; Muhammad Ijaz Shafarin; Kharisma Monika Dian Pertiwi; Thinzar Aung Win; Irianna Futri; Pima Hani Safitri
Control Systems and Optimization Letters Vol 4, No 1 (2026)
Publisher : Peneliti Teknologi Teknik Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59247/csol.v4i1.294

Abstract

Broad Learning System is a wide learning framework that constructs nonlinear feature representations while enabling efficient model training through analytical solutions. This paper presents a derivation-based formulation of Broad Learning System that explains the mathematical structure underlying the learning process. The model constructs an expanded feature representation through feature mapping nodes followed by enhancement nodes that further enrich the learned representation. The learning problem is then expressed as a linear model in the constructed feature space, and the output weights are obtained using ridge regularized least squares optimization. This formulation allows the training process to be solved directly using matrix operations without iterative gradient based procedures. In addition, an incremental learning mechanism is introduced to enable efficient parameter updates when new samples or additional nodes are incorporated into the model. The presented formulation highlights how Broad Learning System combines nonlinear feature construction with computationally efficient closed form learning, providing a clear theoretical interpretation of the learning process.