Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search
Journal : Jurnal Mirai Management

Pengaruh Penggunaan Media Pembelajaran Dan Persepsi Awal Peserta Didik Terhadap Hasil Belajar Bahasa Inggris Peserta Didik Di Smp Negeri 6 Bitung Angelina Wurangian; Jeffry Sony Junus Lengkong; Marthinus Krowin
Jurnal Mirai Management Vol 8, No 3 (2023)
Publisher : STIE AMKOP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37531/mirai.v8i3.5977

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi masalah dari obyek dan subyek penelitian dan melakukan analisis penggunaan media pembelajaran dan mengetahui persepsi awal perserta didik berpengaruh terhadap peningkatan hasil belajar siswa SMP Negeri 6 Bitung. Penelitian ini dilaksanakan di SMP Negeri 6 Kota Bitung, Provinsi Sulawesi Utara pada bulan Juni - Oktober 2023 dan selanjutnya dilakukan persiapan untuk menganalisis data dan menulis laporan hasil penelitian. Adapun yang menjadi populasi penelitian ini adalah seluruh peserta didik di kelas VIII SMP Negeri 6 Bitung tahun ajaran 2023/2024 dengan jumlah populasi sebanyak 170 orang dan diambil jumlah sampel 105 perserta didik. Hasil penelitian memberikan kesimpulan bahwa penggunaan media pembelajaran berpengaruh positif dan signifikan terhadap hasil belajar peserta didik. Dengan selalu mengasah kemampuan guru dalam menggunakan media pembelajaran untuk lebih kreatif maka akan memberikan kontribusi yang positif terhadap hasil belajar peserta didik di SMP Negeri 6 Bitung. Selanjutnya, persepsi awal peserta didik berpengaruh positif dan signifikan terhadap hasil belajar peserta didik. Hal ini juga berarti semakin baik persepsi awal peserta didik, semakin baik dan meningkat pula hasil belajar peserta didik. Kemudian, penggunaan media pembelajaran dan persepsi awal peserta didik secara bersama-sama berpengaruh positif dan signifikan. Hal ini menunjukkan bahwa jika penggunaan media pembelajaran dan persepsi awal peserta didik cenderung baik maka akan baik pula hasil belajar Bahasa Inggris siswa di SMP Negeri 6 Bitung. Berdasarkan kesimpulan dalam penelitian ini penulis dapat memberikan beberapa saran yaitu guru mata pelajaran hendaknya berkreasi dan lebih inovatif untuk menggunakan media pembelajaran dalam proses kegiatan belajar mengajar dikelas, sekolah perlu menyediakan media pembelajaran yang sesuai untuk dapat menunjang proses belajar mengajar di dalam kelas, sekolah sebaiknya melakukan penyaringan terhadap peserta didik yang akan memasuki SMP untuk melihat persepsi awal yang dimilikinya khususnya terkait dengan mata pelajaran bahasa Inggris. . Kata kunci : Penggunaan Media, Persepsi Awal Peserta Didik, Smp Negeri 6 Bitung
Implementasi Manajemen Berbasis Sekolah di SD GMIM Rumengkor Leydi F. Pontoh; Jeffry Sony Junus Lengkong; Marthinus Krowin
Jurnal Mirai Management Vol 8, No 3 (2023)
Publisher : STIE AMKOP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37531/mirai.v8i3.6115

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui implementasi manajemen berbasis sekolah, hambatan implementasi manajemen yang berbasis sekolah, dan upaya yang dilaksanakan oleh sekolah untuk mengatasi hambatan implementasi manajemen berbasis sekolah. Penelitian ini dilaksanakan di SD GMIM Rumengkor, Kecamatan Tombulu, Kabupaten Minahasa, Provinsi Sulawesi Utara. Sumber data primer dalam penelitian ini adalah sebagai berikut : Kepala sekolah, Komite, Guru, Orangtua siswa dan data sekunder yang diperoleh adalah data yang diperoleh langsung dari pihak yang berkaitan dengan data - data sekolah dasar yang menjadi objek penelitian, bahan pustaka sebagai penunjang dari data pertama, antara lain data kelulusan siswa,hasil belajar masa studi dan beberapa variabel yang terkait lainnya. Berdasarkan uraian hasil penelitian, dapat disimpulkan bahwa implementasi Manajeman Berbasis Sekolah di SD GMIM Rumengkor belum berjalan secara optimal. Dalam menjalankan MBS masih ada beberapa kendala yang dialami oleh pihak-pihak terkait. Seperti belum semua warga sekolah, masyarakat, maupun orang tua siswa yang memahami prosedur MBS secara mendetail, serta sulitnya melakukan koordinasi dengan berbagai pihak yang berwenang dalam pelaksanaan MBS, sehingga dalam pelaksanaannya terkadang sekolah masih memiliki peran lebih besar. Selain itu, masih ada juga beberapa warga sekolah yang belum berminat untuk terlibat langsung atau cenderung menerima kebijakan tanpa memberi partisipasi sebab merasa bingung dengan pembagian tanggung jawab yang dimiliki. Sosialisasi dan pelatihan MBS masih belum banyak diadakan sehingga pengetahuan warga sekolah serta seluruh pihak-pihak yang terkait dalam implementasi MBS ini masih minim, sedangkan dalam implementasi MBS ini diperlukan pengetahuan tinggi yang dapat memperlancar program sekolah, sebab konsep MBS cukup rumit untuk dipahami. Untuk mengatasi hambatan sekolah dapat juga dengan melibatkan pihak-pihak yang berkepentingan sejak awal, agar setiap hambatan dapat ditangani sebelum penerapan MBS. Selain itu, semua yang terlibat harus memahami apa saja tanggung jawab pengambilan keputusan yang dapat dibagi, oleh siapa, dan pada level mana dalam organisasi. Dalam Implementasi Manajemen Berbasisi Sekolah, perlu pula membangun budaya sekolah yang demokratis, transparan, dan akuntabel. Kata Kunci : Manajemen Berbasis Sekolah, SD GMIM Rumengkor, Kabupaten