p-Index From 2021 - 2026
0.444
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Nerspedia
Yusrida Elisabeth Sihombing
Universitas Lambung Mangkurat, Program Studi Ilmu Keperawatan

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Faktor-Faktor yang Memengaruhi Stres Kerja Perawat di Rumah Sakit: Literature Review Yusrida Elisabeth Sihombing; Herry Setiawan; Ichsan Rizany
Nerspedia Vol. 4 No. 1 (2022): Nerspedia
Publisher : School of Nursing, Faculty of Medicine and Health Science, Lambung Mangkurat University.

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAK Perawat salah satu komponen penting mempunyai tuntutan pekerjaan yang tinggi dan jumlah perawat yang terbatas tidak sebanding dengan jumlah pasien sehingga dapat menyebabkan munculnya stres kerja pada perawat. Tujuan kajian literatur ini untuk menguraikan faktor-faktor yang memengaruhi stres kerja perawat di rumah sakit. Studi ini menggunakan literature review, dengan database, dari: Google Scholar, portal Garuda, dan PubMed dalam rentang tahun 2010-2020. Didapatkan bahwa faktor yang dapat menyebabkan stres kerja yaitu; beban kerja, motivasi, dukungan sosial, lingkungan, shift, mekanisme koping, konflik peran ganda, kecerdasan interpersonal, komunikasi, kelelahan, emosional, spiritual, agresif pasien, forgiveness, LOC, resilience of efficacy, self efficacy, kepribadian, peran individu, pelatihan, mentoring, gaya kepemimpinan, harga diri, sense of humor, hardiness, budaya kerja, sarana/prasarana, pengembangan karir, masalah perawatan pasien, kepuasan, K3, job insecurity, penghargaan, kekerasan, sosiodemografi (jenis kelamin, masa kerja, status pernikahan). Dari 33 faktor yang diketahui menyebabkan stres kerja pada perawat didapatkan faktor yang paling banyak muncul dan berpengaruh yaitu faktor organisasi (beban kerja).ABSTRACT Nurses, one of the important components, have high job demands and the limited number of nurses is not proportional to the number of patients so that it can cause work stress for nurses. The purpose of this literature review is to describe the factors that influence the work stress of nurses in hospitals. This study uses a literature review, with databases, from: Google Scholar, Garuda portal, and PubMed in the 2010-2020 period. It was found that the factors that can cause work stress are; workload, motivation, social support, environment, shift, coping mechanisms, multiple role conflict, interpersonal intelligence, communication, fatigue, emotional, spiritual, patient aggressive, forgiveness, LOC, resilience of efficacy, self efficacy, personality, individual roles, training, mentoring, leadership style, self-esteem, sense of humor, hardiness, work culture, facilities/infrastructure, career development, patient care issues, satisfaction, OSH, job insecurity, rewards, violence, sociodemography (gender, years of service, marital status). Of the 33 factors that are known to cause work stress on nurses, the most emerging and influential factors are organizational factors (workload).
Asuhan Keperawatan Pada Ny. K Dengan Mual (Morning Sickness) Melalui Intervensi Pemberian Aromaterapi Jahe (Ginger Oil) Pada Ibu Hamil Di Desa Sungai Rangas Ulu Kecamatan Martapura Barat Yusrida Elisabeth Sihombing; Endang Pertiwiwati
Nerspedia Vol. 6 No. 1 (2024): Nerspedia
Publisher : School of Nursing, Faculty of Medicine and Health Science, Lambung Mangkurat University.

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Latar Belakang: selama masa kehamilan terdapat perubahan pada ibu hamil dapat menimbulkan ketidaknyamanan, salah satunya mual. Mual pada ibu hamil yang tidak ditangani secara tepat dapat berlanjut menjadi hiperemesis gravidarum berdampak pada janin dan ibu, sehingga perlu dilakukan upaya mengatasi mual selama masa kehamilan melalui aromaterapi jahe. Tujuan: Menerapkan asuhan keperawatan melalui pemberian aromaterapi jahe untuk mengurangi mual pada ibu hamil. Metode: Penelitian ini menggunakan metode studi kasus. Hasil & Pembahasan: terdapat pengaruh pemberian aromaterapi jahe pada Ny.K ditandai adanya penurunan rasa mual menjadi tidak ada saat dilakukan evaluasi kembali. Kesimpulan: aromaterapi jahe efektif dalam menurunkan mual pada ibu hamil