Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

PENGARUH LINGKUNGAN BELAJAR TERHADAP TINGKAT KONSENTRASI BELAJAR SISWA PADA MATA PELAJARAN EKONOMI DI SMA NEGERI 2 KAUR Ade Irma Suryani; Hilyati Milla
Jurnal Economic Edu Vol. 3 No. 1 (2022): Juli
Publisher : Universitas Muhammadiyah Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36085/jee.v3i1.4982

Abstract

Lingkungan belajar sangat berperan dalam prestasi belajar, dengan lingkungan belajar itu pula kualitas hasil belajar siswa dapat diwujudkan dengan baik.Lingkungan belajar (oleh para ahli sering disebut sebagai lingkungan pendidikan) yaitu tempat berlangsungnya kegiatan belajar yang mendapatkan pengaruh dari luar terhadap keberlangsungan kegiatan tersebut. Lingkungan pendidikan antara lain mencakup: lingkungan keluarga, lingkungan sekolah, dan lingkungan masyarakat. Seseorang yang dapat belajar dengan baik adalah orang yang dapat berkonsentrasi dengan baik, dengan kata lain ia harus memiliki kebiasaan untuk memusatkan pikiran ini mutlak perlu dimiliki oleh setiap siswa yang belajar. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui lingkungan belajar siswa di SMA Negeri 2 Kaur, mengetahui tingkat konsentrasi belajar siswa di SMA Negeri 2 Kaur, dan mengetahui lingkungan belajar terhadap tingkat konsentrasi belajar ekonomi siswa di SMA Negeri 2 Kaur.Sedangkan manfaat dalam penelitian ini adalah untuk mengetahui lingkungan belajar yang kondusif guna meningkatkan konsentrasi belajar.Jenis penelitian ini digunakan adalah jenis penelitian lapangan (field research), dengan pendekatan deskriptif kuantitatif.Teknik pengumpulan data berupa observasi, angket, dan dokumentasi.Hasil angket analisis secara deskriptif dengan menghitung rata-rata dan secara kuantitatif dengan rumus regresi linier sederhana.asil penelitian Pengaruh lingkungan belajar terhadap tingkat konsentrasi belajar siswa pada mata pelajaran ekonomi di kelas XI IPS 2 dan kelas XI IPS 3 SMA Negeri 2 Kaur diperoleh hasil penelitian yang menunjukan bahwa nilai F hitung< F tabel = 0,372 < 0,288 dengan kata lain bahwa Ho ditolak dan Ha diterima, yang berarti lingkungan belajar mempunyai pengaruh yang signifikan terhadap tingkat konsentrasi belajar siswa Kelas XI IPS 2 dan Kelas XI IPS 3 SMA Negeri 2 Kaur. Lingkungan belajar memberikan pengaruh terhadap tingkat konsentrasi belajar siswa yakni 5,31 % sedangkan sisanya 94,69 dipengaruhi oleh faktor-faktor lain yang tidak diteliti dalam penelitian ini. Kata Kunci : Lingkungan Belajar, Tingkat Konsentrasi
OPTIMALISASI LAHAN SEMPIT DENGAN SISTEM VERTIKULTUR TANAMAN KANGKUNG UNTUK PEMBERDAYAAN EKONOMI MASYARAKAT DESA SUKA MERINDU Ummi Kalsum; Meirani; Hilyati Milla; Tri Dina Ariyanti; Ilham Bintang
Setawar Abdimas Vol. 5 No. 2 (2026): Juli
Publisher : Universitas Muhammadiyah BengkuluUniversitas Muhammadiyah Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36085/sa.v5i2.7077

Abstract

Pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan mengoptimalkan pemanfaatan lahan sempit melalui penerapan sistem vertikultur pada budidaya tanaman kangkung di Desa Suka Merindu, Kecamatan Sindang Beliti Ilir. Kegiatan dilaksanakan pada bulan Agustus 2024 dengan melibatkan 25 peserta yang terdiri atas ibu rumah tangga dan petani. Metode kegiatan meliputi sosialisasi, pelatihan, pendampingan, dan monitoring. Evaluasi dilakukan menggunakan pretest-posttest, lembar observasi keterampilan, serta angket kepuasan peserta. Data dianalisis secara deskriptif kuantitatif menggunakan persentase dan rata-rata peningkatan nilai. Hasil menunjukkan bahwa rata-rata pengetahuan peserta meningkat dari 58,4 menjadi 86,7 atau mengalami peningkatan sebesar 48,5%. Sebanyak 88% peserta mampu membuat media vertikultur secara mandiri dan 84% peserta berhasil menanam kangkung menggunakan sistem vertikultur hingga panen pertama. Program ini menunjukkan bahwa sistem vertikultur efektif meningkatkan pemanfaatan pekarangan sempit sekaligus mendukung ketahanan pangan keluarga.
EDUKASI PENTINGNYA PENCEGAHAN PENYAKIT CAMPAK, DBD, DAN CACAR SEBAGAI INVESTASI SUMBER DAYA MANUSIA (ANAK) DI DESA PERIANG Ummi Kalsum; Julian Mardiansyah; Meirani; Hilyati Milla
Setawar Abdimas Vol. 5 No. 1 (2026): Januari
Publisher : Universitas Muhammadiyah BengkuluUniversitas Muhammadiyah Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36085/sa.v5i1.7094

Abstract

Penyakit menular dapat berpindah dari satu individu ke individu yang lain, penularannya  bisa melalui manusia maupun hewan. Jika tidak ditangani dengan baik akan menyebabkan prevalensi penyakit semakin bertambah hingga angka kematian menjadi meningkat. Tujuan kegiatan ini untuk memberikan edukasi pencegahan penyakit campak, DBD, dan cacar. Kegiatan ini dilakukan di Desa Periang dengan sasaran anak-anak. edukasi dilakukan dengan metode ceramah yang dilakukan sebanyak satu kali pertemuan dengan durasi waktu  60 menit. Hasil kegiatan ini menunjukkan bahwa sebelum diberikan edukasi, anak-anak di Desa Periang memiliki tingkat pengetahuan yang rendah dan sikap yang negatif terhadap pencegahan penyakit campak, DBD, dan cacar. Setelah diberikan edukasi, terjadi peningkatan pengetahuan dan perubahan sikap menjadi lebih positif. Hal ini menunjukkan bahwa edukasi berpengaruh terhadap peningkatan pengetahuan dan sikap anak dalam pencegahan penyakit campak, DBD, dan cacar di Desa Periang.
IN HOUSE TRAINING (IHT) RAPOR PENDIDIKAN SEBAGAI SUMBER DATA PERENCANAAN SERTA PENYUSUNAN RENCANA HASIL KERJA (RHK) BAGI GURU SD DAN SMP Asmi Astuti; Yesi Susilawati; Atik Maryanti; Hilyati Milla; Apriza Fitriani
Setawar Abdimas Vol. 5 No. 1 (2026): Januari
Publisher : Universitas Muhammadiyah BengkuluUniversitas Muhammadiyah Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36085/sa.v5i1.8394

Abstract

Kegiatan In House Training (IHT) ini merupakan bentuk pengabdian kepada masyarakat yang bertujuan meningkatkan kompetensi guru dalam memanfaatkan Rapor Pendidikan sebagai sumber data utama untuk perencanaan dan penyusunan Rencana Hasil Kerja (RHK) guru di tingkat SD dan SMP. Bertempat di SMP Negeri 20 Lebong, kegiatan ini menyasar guru SD dan SMP, dengan pendekatan partisipatif dan praktik langsung. Guru dibekali pemahaman tentang indikator dalam Rapor Pendidikan, cara mengidentifikasi masalah prioritas sekolah, serta menyusun RHK yang kontekstual, terukur, dan relevan dengan kebutuhan peserta didik. Rapor Pendidikan dari Kemendikbudristek menjadi instrumen eviden yang merefleksikan capaian dan tantangan pembelajaran di satuan pendidikan. IHT dilaksanakan satu hari penuh melalui sesi materi, diskusi, praktik, dan evaluasi. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pemahaman guru terhadap penggunaan data Rapor Pendidikan serta mendorong budaya reflektif dan kolaboratif dalam merancang strategi peningkatan mutu pembelajaran. Kesimpulannya, IHT ini terbukti efektif dalam meningkatkan kompetensi guru dan direkomendasikan untuk diterapkan secara berkelanjutan demi mendukung transformasi pendidikan yang lebih baik, merata, dan berkelanjutan di tingkat satuan pendidikan dasar dan menengah.