Elsa Lutmilarita Amanatin
Padjadjaran University

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Disfungsi Institusi Keluarga: Realitas Pengingkaran terhadap Hak Anak R. Nunung Nurwati; Desi Yunita; Elsa Lutmilarita Amanatin
Jurnal Ilmu Sosial dan Humaniora Vol 14 No 2 (2025)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jish.v14i2.93276

Abstract

Pekerja anak masih menjadi persoalan serius di berbagai negara berkembang, termasuk Indonesia, karena berdampak pada hilangnya hak-hak dasar anak seperti pendidikan, waktu bermain, dan pertumbuhan yang optimal. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji karakteristik pekerja anak di Indonesia berdasarkan umur, tingkat pendidikan, tempat tinggal, jenis kelamin, dan sektor pekerjaan. Data yang digunakan bersumber dari Survei Ketenagakerjaan Nasional (Sakernas) dalam rentang lima tahun terakhir. Metode yang digunakan adalah analisis deskriptif kuantitatif untuk menggambarkan kondisi aktual pekerja anak. Penelitian ini menggunakan perspektif teori struktural-fungsional Robert K. Merton guna menjelaskan ketidakseimbangan dalam struktur sosial yang memicu keterlibatan anak dalam dunia kerja. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pekerja anak di Indonesia mencakup kelompok usia sangat muda (5–12 tahun) hingga remaja awal (13–14 tahun), dengan peningkatan tertinggi terjadi pada tahun 2020 dan penurunan pada tahun-tahun berikutnya. Sebagian besar pekerja anak berasal dari wilayah pedesaan, tidak lagi mengenyam pendidikan formal, dan bekerja di sektor jasa informal seperti pembantu rumah tangga, buruh angkut, serta buruh pertanian. Temuan ini menunjukkan adanya kerentanan struktural yang memperkuat reproduksi pekerja anak lintas generasi. Penelitian ini merekomendasikan perlunya reformasi institusi keluarga, penyediaan akses pendidikan yang inklusif, serta intervensi kebijakan sosial secara holistik dan berkelanjutan untuk memutus siklus pekerja anak di Indonesia.
Program Penguatan Tertib Sosial Bagi Anak-Anak Desa Dayeuhkolot Melalui Rekayasa Pengendalian R. Nunung Nurwati; Hery Wibowo; Elsa Lutmilarita Amanatin
Al-Khidmat : Jurnal Ilmiah Pengabdian Kepada masyarakat Vol. 8 No. 1 (2025): Jurnal Al-Khidmat : Jurnal Ilmiah Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Pusat Pengabdian kepada Masyarakat LP2M UIN Sunan Gunung Djati Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15575/jak.v8i1.44703

Abstract

Abstrak Ketertiban sosial merupakan aspek penting dalam pembentukan karakter anak, terutama dalam lingkungan desa yang masih memiliki tantangan dalam penerapan norma sosial. Program Penguatan Tertib Sosial bagi Anak-Anak Desa Dayeuhkolot melalui Rekayasa Pengendalian ini bertujuan untuk menanamkan kesadaran akan pentingnya disiplin, tanggung jawab, dan kebersihan lingkungan melalui pendekatan edukatif dan partisipatif. Metode yang digunakan dalam program ini meliputi pendampingan literasi melalui mobil baca, pelatihan kebiasaan hidup bersih, pembelajaran pengelolaan waktu, serta berbagai kegiatan kreatif seperti lomba menggambar dan merangkai kata. Hasil program menunjukkan adanya peningkatan kesadaran anak-anak terhadap pentingnya membaca, peningkatan disiplin dalam menjaga kebersihan dan ketertiban, serta berkembangnya kreativitas dan kemampuan berbahasa. Program ini berhasil mendorong perubahan perilaku sosial yang positif, dengan anak-anak menunjukkan peningkatan kepatuhan terhadap norma sosial yang diajarkan. Keberlanjutan program ini direkomendasikan melalui evaluasi berkala, pembentukan relawan literasi, serta kolaborasi dengan berbagai pihak guna memperkuat dampak program dalam jangka panjang. Kata Kunci: edukasi sosial, literasi, pengendalian sosial, tertib sosial Abstract Social order is a crucial aspect of children's character development, especially in rural areas where enforcing social norms remains a challenge. The Social Order Strengthening Program for Children in Dayeuhkolot Village through Control Engineering aims to instill awareness of the importance of discipline, responsibility, and environmental cleanliness through educational and participatory approaches. The methods used in this program include literacy mentoring through a mobile library, training in hygiene habits, time management learning, and various creative activities such as drawing and word arrangement competitions. The results indicate an increased awareness among children regarding the importance of reading, improved discipline in maintaining cleanliness and order, and the development of creativity and language skills. This program successfully fostered positive social behavioral changes, with children showing greater compliance with social norms. The sustainability of this program is recommended through regular evaluations, the formation of literacy volunteers, and collaborations with various stakeholders to strengthen its long-term impact. Keywords: literacy, social education, social control, social order