Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

Pengembangan Media Pembelajaran EduGame Augmented Reality Bermuatan Pendidikan Karakter Pada Siswa Sekolah Dasar Sahronih, Siti; Zakiyah Ismuwardani; Agil Suanto; Mia Rahma Shofari
TEMATIK Vol 9 No 2 (2022): Tematik : Jurnal Teknologi Informasi Komunikasi (e-Journal) - Desember 2022
Publisher : LPPM POLITEKNIK LP3I BANDUNG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38204/tematik.v9i2.1059

Abstract

The use of technology in the learning process is currently an attractive alternative choice to use. The dominance of the use of technology in the learning process is one of the things that must be achieved for many schools to provide fun learning services for students. The dominance of the use of technology must also be balanced with the output in the affective domain of students. Learning media to deliver messages in the learning process can include the value of character education such as through educational games. The use of Augmented Reality (AR) educational games containing the importance of character education can be used as an alternative choice. This research aims to create an application in the form of EduGame AR which is expected to foster the cultivation of character values in students as an alternative learning media. This study uses research and development methods using AR applications, then tested on elementary school student learning in the classroom. The results showed that the EduGame AR developed was very suitable for use in the student learning process with a practicality level of 88.76%.
ANALISIS PEMBIASAAN NILAI-NILAI  KARAKTER MELALUI  PROGRAM 5S TERHADAP MOTIVASI DAN DISIPLIN BELAJAR DALAM PEMBELAJARAN IPAS DI SEKOLAH DASAR Ernawati; Zakiyah Ismuwardani; Ratri Nuryani Qudwatullathifah
PERISKOP : Jurnal Sains dan Ilmu Pendidikan Vol. 6 No. 2 (2025): PERISKOP: Jurnal Sains dan Ilmu Pendidikan
Publisher : Institut Pendidikan dan Bahasa Invada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58660/6sh34411

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis program 5S terhadap motivasi dan disiplin belajar siswa dalam pembelajaran IPAS di SDN Kartini 5 Cirebon. Latar belakang penelitian ini mengacu pada pentingnya pembiasaan nilai karakter sejak dini untuk membentuk generasi yang berakhlak mulia dan berprestasi. Penelitian menggunakan metode deskriptif  kualitatif dengan teknik observasi, wawancara, dan dokumentasi. Metode analisis menggunakan model interaktif  Miles dan Huberman, yang meliputi pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan/verifikasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa program 5S secara signifikan menciptakan lingkungan belajar yang positif dan suportif, yang pada gilirannya meningkatkan motivasi siswa melalui suasana yang menyenangkan dan interaksi yang ramah. Selain itu, program ini juga berkontribusi pada pembentukan disiplin belajar siswa, terlihat dari kepatuhan terhadap aturan dan tanggung jawab dalam menyelesaikan tugas. Meskipun demikian, ditemukan tantangan terkait konsistensi penerapan dan perbedaan nilai antara lingkungan sekolah dan keluarga. Implikasi dari penelitian ini menekankan pentingnya kolaborasi holistik antara sekolah, guru, dan keluarga untuk mengoptimalkan internalisasi nilai-nilai karakter demi tercapainya tujuan pendidikan yang komprehensif.
ANALISIS ASESMEN FORMATIF BERBANTUAN QUIZIZZ PAPER MODE TERHADAP KEAKTIFAN DAN HASIL BELAJAR IPAS SISWA KELAS IV SD NEGERI 1 JATISEENG KIDUL Pangestu, Reza Adi; Zakiyah Ismuwardani; Ratri Nuryani Qudwatullathifah
PERISKOP : Jurnal Sains dan Ilmu Pendidikan Vol. 7 No. 1 (2026): PERISKOP: Jurnal Sains dan Ilmu Pendidikan
Publisher : Institut Pendidikan dan Bahasa Invada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58660/tmennx92

Abstract

Abstrak   Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas asesmen formatif berbantuan Quizizz Paper Mode dalam meningkatkan keaktifan dan hasil belajar siswa pada mata pelajaran IPAS kelas IV SD Negeri 1 Jatiseeng Kidul. Selain itu, penelitian ini juga bertujuan untuk menilai relevansi penerapan asesmen formatif berbasis teknologi tersebut terhadap kondisi dan kesiapan lingkungan pembelajaran lokal di sekolah dasar dengan keterbatasan sarana digital. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan metode triangulasi data, mencakup wawancara mendalam dengan guru dan siswa, observasi langsung selama pembelajaran, serta analisis dokumen dan hasil belajar siswa. Instrumen penelitian meliputi pedoman wawancara, lembar observasi, dan angket terbuka. Analisis data dilakukan mengikuti model Miles dan Huberman, yaitu reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan, dengan menggunakan verifikasi melalui teknik triangulasi sumber dan metode untuk menjamin keabsahan data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan Quizizz Paper Mode mampu meningkatkan keaktifan siswa secara signifikan, ditunjukkan oleh keterlibatan aktif siswa dalam menjawab soal, berdiskusi, dan berinteraksi selama proses asesmen. Sebanyak 90% siswa menyatakan lebih semangat belajar dengan metode ini. Dari sisi hasil belajar, 79,31% siswa memperoleh nilai di atas KKM (≥70). Hambatan yang ditemukan berupa keterbatasan jaringan dan pemahaman awal guru, namun dapat diatasi melalui penyesuaian teknis dan pelatihan sederhana. Penelitian ini bermanfaat bagi pendidikan dasar, khususnya dalam implementasi asesmen formatif berbasis teknologi di lingkungan dengan keterbatasan digital. Hasil penelitian dapat dijadikan rujukan oleh guru, kepala sekolah, dan pengembang kurikulum untuk menerapkan metode evaluasi yang interaktif dan efisien dalam meningkatkan partisipasi dan capaian belajar siswa. Kebaruan penelitian ini terletak pada penerapan Quizizz Paper Mode sebagai bentuk inovasi asesmen formatif yang mengintegrasikan teknologi digital dengan pendekatan konvensional berbasis kertas. Inovasi ini menjembatani kesenjangan antara pembelajaran digital dan keterbatasan fasilitas sekolah dasar, serta memperluas konsep asesmen formatif menjadi lebih inklusif, adaptif, dan relevan dengan konteks lokal pendidikan Indonesia.
PENGARUH MODEL PROJECT BASED LEARNING DITINJAU DARI GAYA BELAJAR TERHADAP KEMAMPUAN LITERASI SISWA SEKOLAH DASAR Uni Maelani; Zakiyah Ismuwardani; Mochamad Guntur
PERISKOP : Jurnal Sains dan Ilmu Pendidikan Vol. 6 No. 2 (2025): PERISKOP: Jurnal Sains dan Ilmu Pendidikan
Publisher : Institut Pendidikan dan Bahasa Invada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58660/hz1v0269

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh model project based leraning ditinjau dari gaya belajar terhadap kemampuan literasi siswa kelas IV SD sekecamatan jamblang dalam 1 Gugus yaitu SDN 1 Wangunharja, SDN 2 Wangunharja, SDN 1 Sitiwinangun, SDN 2 Sitiwinangun, SDN 3 Sitiwinangun, SDN 1 Bojong Wetan, SDN 2 Bojong Wetan, SDN 3 Bojong Wetan. Metode penelitian ini menggunakan kuantitatif dengan desain one group pretest-posttest. Sampel dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas IV sekolah dasar yang berjumlah 240 siswa. Instrumen penelitian terdiri dari angket gaya belajar, dan tes literasi soal pilihan ganda pretest dan posttest. Pengumpulan data dilakukan sebelum dan sesudah penerapan model pembelajaran PjBL. Analisis data mencakup uji validitas, reliabilitas, normalitas, homogenitas, dan uji regresi linear sederhana serta uji t paired sample t-test. Hasil penelitian menunjukkan bahwa memenuhi asumsi normalitas dan homogenitas yaitu >0,05. Dari nilai-nilai hasil perhitungan deskriptive statatistic maupun uji hipotesis uji regresi linear sederhana dan uji t paired sample t-test, adanya perbedaan yang signifikan antara nilai pretest-posttest kemampuan literasi siswa, dengan tingkat kemampuan literasi siswa pada saat pretest yang sebelumnya rata-rata 42,88 dan nilai posttest yaitu rata-rata 76,33. Berdasarkan uji hipotesis hasil signifikansi adalah 0,000 (<0,05), maka Ho ditolak, Ha diterima. Hal ini menunjukkan bahwa model pembelajaran tersebut mampu meningkatkan kemampuan literasi siswa sangat signifikan.