Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Pengembangan Comic Book Digital Berbasis Kearifan Lokal Sebagai Media Belajar di Sekolah Dasar Guntur, Mochamad; Sahronih, Siti; Nur Indah Septia Ningsih; Lusi Umayah
TEMATIK Vol 9 No 2 (2022): Tematik : Jurnal Teknologi Informasi Komunikasi (e-Journal) - Desember 2022
Publisher : LPPM POLITEKNIK LP3I BANDUNG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38204/tematik.v9i2.1062

Abstract

Learning is currently in the transition period between online and offline learning, namely limited face-to-face learning. Limited face-to-face learning problems make teachers have to innovate in communication and interactive learning. Comic books can change material that is difficult to understand into material that is easy to understand. This happens because one of the characteristics of comics is that they can visualize abstract material into something real. The purpose of this study is to create a comic book based on local wisdom, which is expected to foster a culture of student literacy by providing alternative media based on applications in the learning process. This study uses the Research and Development (R&D) method, while the model used in this development is the model of ADDIE (Analysis, Desain, Development, Implementation, and Evaluation’). The results of this study obtained very good validation with an average percentage score of 86,03% in terms of material and media design. Also, getting an average score of 96,63% for the percentage of achievement that was tested by users, namely elementary school students, means that students' responses to comics are very good.
DINAMIKA INTERAKSI MODERASI GAYA BELAJAR TERHADAP MODEL 5E DAN MATHEMATICAL COMMUNICATION COMPETENCY: CONDITIONAL PROCESS ANALYSIS (CPA) Lusi Umayah; Mochamad Guntur; Ratri Nuryani Qudwatullathifah
PERISKOP : Jurnal Sains dan Ilmu Pendidikan Vol. 5 No. 2 (2024): PERISKOP: Jurnal Sains dan Ilmu Pendidikan
Publisher : Institut Pendidikan dan Bahasa Invada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58660/tfx49a08

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh model pembelajaran 5E terhadap Mathematical Communication Competency (MCC) dengan Mathematics Anxiety (KM) sebagai mediator dan Learning Style (GB) sebagai moderator menggunakan pendekatan Model 8 Andrew F. Hayes. Penelitian dilakukan dengan desain true experimental posttest-only control group melibatkan 148 siswa sekolah dasar yang dipilih secara acak dari dua sekolah dasar negeri. Instrumen penelitian terdiri atas tes uraian MCC, angket kecemasan matematika, serta angket gaya belajar yang telah divalidasi melalui uji reliabilitas dan validitas konstruk. Analisis data dilakukan menggunakan PROCESS Macro Model 8 dengan bootstrapping 5000 sampel dan heteroskedasticity-consistent standard error. Hasil penelitian menunjukkan bahwa gaya belajar (GB) berperan sebagai moderator yang tidak signifikan dalam hubungan langsung antara Model 5E (M5E) dan kemampuan komunikasi matematika (MCC). Namun, pada jalur interaksi antara M5E dan KM, gaya belajar berpengaruh cukup signifikan dengan arah efek negatif (regulation effect). Hal ini menandakan bahwa pengaruh Model 5E terhadap hasil komunikasi matematis tidak bersifat universal, melainkan bergantung pada kesesuaian karakteristik gaya belajar siswa. Dengan kata lain, semakin selaras gaya belajar siswa dengan karakteristik aktivitas 5E, semakin optimal hasil pembelajaran yang dicapai. Secara teoritis, temuan ini memperkuat konsep constructivist learning yang menekankan pentingnya penyesuaian strategi pembelajaran dengan karakteristik individu peserta didik. Implikasi praktisnya menunjukkan bahwa penerapan model 5E akan lebih efektif jika guru mampu mengidentifikasi serta menyesuaikan pendekatan pembelajaran dengan gaya belajar dominan siswa di kelas. Penelitian ini memberikan kontribusi empiris terhadap pengembangan pembelajaran matematika yang berorientasi pada keseimbangan antara aspek kognitif dan afektif siswa.