Dewi Sinta
Universitas Pendidikan Indonesia Bandung, Indonesia

Published : 3 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Tanggung Jawab Sosial dalam Menuntut Ilmu: Kajian Hadits Bukhari Nomor 5289 tentang Pendidikan Kesehatan Dewi Sinta; Elan Sumarna; Abid Nurhuda; Kamila Sofiana Rohmah
JISRev: Journal of Islamic Studies Review Vol. 1 No. 1 (2025): JISRev: Journal of Islamic Studies Review
Publisher : LaKaspia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69548/jisrev.1.1.31

Abstract

Kesehatan dan tanggung jawab sosial saling terkait, memberikan dampak besar pada kenyamanan hidup individu dan masyarakat. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis Hadits Bukhari Nomor 5289 sebagai sumber inspiratif mengenai pendidikan kesehatan, dan tanggung jawab sosial dalam konteks menuntut ilmu. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kepustakaan (library research). Hasil penelitian  menunjukkan bahwa hadits ini mengandung makna tentang aspek pendidikan dan tanggung jawab sosial dalam menuntut ilmu. Aspek pendidikan dalam hadits ini diantaranya meliputi: mengajak individu dan masyarakat untuk memiliki kesadaran terhadap kesehatan, mengambil peran aktif dalam menjaga kesehatan pribadi, serta pentingnya berkontribusi pada keamanan kesehatan bersama. Sementara, tanggung jawab sosial dalam menuntut ilmu meliputi pentingnya memiliki pengetahuan tentang kesehatan, menuntut ilmu sebagai kontribusi pada kesejahteraan masyarakat, keterbukaan terhadap informasi, keterampilan pemilihan sumber informasi yang benar, kesadaran individu dan kolektif terhadap kesehatan, serta semangat berbagi pengetahuan dan keahlian.
Profesionalisme Pendidikan Islam di Era Kontemporer: Studi Hadits dan Qur’an Tarbawi Yulita Putri; Abid Nurhuda; Dewi Sinta; Dena Sri Anugrah; Muhammad Al Fajri
JISRev: Journal of Islamic Studies Review Vol. 1 No. 1 (2025): JISRev: Journal of Islamic Studies Review
Publisher : LaKaspia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69548/jisrev.1.1.33

Abstract

Di Indonesia, masih kerap dijumpai sekolah yang masih menerapkan pengelolaan seadanya seolah-olah profesionalisme belum di tempatkan sebagai alasan penting untuk memasuki dunia global karena adanya sekat dalam pendidikan Islam yang membuat ia semakin tertinggal. Maka tujuan dari penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan terkait profesionalisme pendidikan Islam di era kontemporer menurut hadist dan alqur’an tarbawi. Metode yang digunakan kualitatif dengan pendekatan studi pustaka kemudian dianalisis menggunakan teknik analisis konten dan disimpulkan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa profesionalisme dalam pendidikan Islam adalah keterampilan berlandaskan pendidikan dan nilai-nilai Islam, tercermin dalam panggilan hidup untuk pengabdian dan penguasaan keterampilan profesi, sesuai dengan ajaran dan sumber islam yang mana tercantum dalam hadits Nabi riwayat imam Al-Bukhari No 6015, lalu terdapat dalam Al-Qur’an surat An-Nisa ayat 58, dan surat Al-Isra ayat 36. Implementasinya mencakup pengembangan profesionalisme di tingkat yayasan, pimpinan sekolah, tenaga pengajar, dan tata usaha, baik melalui pengembangan internal maupun eksternal lembaga.
Penafsiran Ayat-Ayat Toleransi Dalam Tafsir Al-Azhar dan Al-Misbah Serta Implementasinya Terhadap Masyarakat Indonesia Faliech Saiful Khawash; Muslihudin; Abid Nurhuda; Anas Assajad; Dewi Sinta
Jurnal test Vol 3 No 1 (2024): March
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58363/alfahmu.v3i1.74

Abstract

There must be no spelling, grammatical or expression errors in the language used. Indonesia is a plural country, but most people still do not realize and understand the concept of tolerance which results in harmony. The proof is that there are still conflicts between religions such as in East Java in December 2021, in Brikang Village, Menganti sub-district, Gersik, Central Java on April 10, 2022, even 50% of utterances on social media contain intolerant values. This arises because of the lack of understanding of the Muslim community, especially of the content of the Qur'an about the importance of tolerance. The purpose of this research is to examine how the content of tolerance verses in Al-Azhar and Al-Misbah commentaries, is then contextualized in the life of Indonesian society. This research method uses a qualitative method of thematic literature study. The results of this study indicate that Hamka and Quraisy Shihab in Qs. Al-An'am verse 108, QS. Al-Mumtahanah verse 8-9, QS. Saba's verse 25 states that insulting, reviling, and discriminating against non-Muslims is despicable behavior. Both of them allow associating with non-Muslims with the rules: not to criticize their beliefs, not to discuss the shortcomings of beliefs in front of them directly, associate with polite language, questions that are not offensive, associate if it provides inter-religious benefits, and does not bring madharat. However, it is still with the limitations that can be associated as long as they are not hostile and do not expel from the homeland.