Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

Case Study : The Application of Extracorporeal Shockwave Therapy (ESWT), Transverse Friction Massage and Hold Relax Exercise On Movement and Function of Ankle Joint Due to Calcaneus Spur Dextra Friska Adelia; Juliastuti; Imam Haryoko; Yudiansyah
Jurnal Inspirasi Kesehatan Vol. 1 No. 2 (2023): Spesial Edisi Khusus (Proceeding)
Publisher : Fakultas Kesehatan IKesT Muhammadiyah Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52523/jika.v1i2.48

Abstract

Background : Calcaneal spurs are a common cause of heel pain. Calcaneus Spur is an abnormal bony protrusion condition. It can occur anywhere along the calcaneal tuberosity. It is caused by pressure in the region of the plantar aponeurosis attachment to the calcaneal bone. This causes heel pain, the pain will be more severe when waking up in the morning. Objective: This case study was aimed to determine the effect of Extracorporeal Shockwave Therapy (ESWT), transverse friction massage and hold relax exercise on movement and function ankle joint disorders caused by calcaneus spur dextra. Methods: This case studies were carried out 6 times for 2 weeks on one patient, female 44 years old with calcaneus spur dextra condition by evaluating the degree of pain by using the Visual Analogue Scale (VAS), Joint Range of Motion (RoM) by using a goniometer and functional activity ability of the foot by using Foot Function Index (FFI) questionnaire. Results: There was a decrease of unmotion pain degree from VAS 2 to VAS 0, motion pain degree from VAS 3 to VAS 2, while tenderness pain degree decreased from VAS 7 to VAS 4. There was an increase on movement of plantar flexi ankle joint dextra from (S) 300-00-200 to (S) 400-00-200, and the FFI value decreased from 95% to 61% at the end of therapy. Conclusion: The application of intervention Extracorporeal Shockwave Therapy (ESWT), transverse friction massage and hold relax exercise can significantly reduce the motion pain on movement of plantar flexi dextra, tenderness pain around calcaneus, increase the RoM plantar flexi ankle joint dextra, and functional activity ability of the foot as well on calcaneus spur dextra condition.
Penerapan Manajemen Kinerja Pada PT. Wang Bintan Konsultan Yudiansyah; Valentina Intan Sahid; Alvito Giovani; Davit Wibianto; Satriadi
Jurnal Adijaya Multidisplin Vol 1 No 06 (2024): Jurnal Adijaya Multidisiplin (JAM)
Publisher : PT Naureen Digital Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Manajemen kinerja merupakan suatu prosedur yang berhubungan dengan cara membimbing dan mengembangkan kualitas pegawai dalam bekerja. Dimana kinerja karyawan menjadi tolak ukur sistem anggaran perusahaan. Untuk mengoptimalkan kinerja, diperlukan manajemen kinerja yang baik untuk mencapai tujuan bisnis. Subjek penelitian PT. Wang Bintan Konsultan didirikan pada tanggal 8 Mei 2021, bergerak dalam bidang jasa konsultasi khususnya jasa konsultasi akuntansi, audit dan  manajemen di bidang sumber daya manusia. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengevaluasi faktor-faktor yang mengevaluasi kinerja karyawan pada PT. Wang Bintan Konsultan. Dalam hal ini dibangun melalui metode kualitatif berupa wawancara, observasi dan dokumentasi terkait manajemen kinerja. Berdasarkan hasil wawancara, PT. Wang Bintan Konsultan sangat memperhatikan karyawannya untuk memastikan kualitas operasional dan kepuasan pelanggan.
PERANCANGAN DESAIN JARINGAN FIBER TO THE TOWER (FTTT) DENGAN MEMBANDINGKAN TEKNOLOGI XGPON DAN NGPON Santoso , Wahyu; Putra Setiawan, S.T.,, Dhoni; Yudiansyah
eProceedings of Engineering Vol. 12 No. 1 (2025): Februari 2025
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak —Seiring dengan perkembangan teknologi, kebutuhan pelanggan akan kapasitas bandwidth juga semakin tinggi. Namun perancangan jaringan FTTT di beberapa area belum merata seperti di IKN yang akan menjadi penggerak ekonomi Indonesia. Saat ini BTS di IKN masih menggunakan teknologi XGPON. Diperkirakan kedepannya kapasitas bandwidth XGPON tidak akan cukup untuk Ibu Kota Negara karena Bandwidth XGPON yaitu 10Gps. Saat ini telah dikembangkan Teknologi penerus XGPON yaitu NGPON dengan kapasitas Bandwidth mencapai 50Gbps. Penulis akan merancang Jaringan FTTT dengan membandingkan Teknologi XGPON dan NGPON. Dalam perancangan jaringan FTTT ini hal yang ingin dicapai adalah mendapatkan nilai Bit Error Rate yaitu 10-9 Selain itu diharapkan mendapatkan nilai, link power budget yang memenuhi syarat yaitu -28 dB. Jadi, jaringan FTTT XGPON maupun NGPON yang dirancang layak untuk diterapkan karena memenuhi standar yang ditetapkan ITU-T Kata kunci— Fiber To The Tower , NPON, XGPON, BER
Integrasi Sensor Loadcell dan Ultrasonik untuk Pemantauan Berat dan Kapasitas Tempat Sampah Pintar Berbasis IoT Erwin Alfandi; Kamelia Quzwain; Yudiansyah
eProceedings of Engineering Vol. 12 No. 5 (2025): Oktober 2025
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pemantauan kapasitas dan berat sampah secara akurat menjadi faktor penting dalam mendukung pengelolaan limbah yang efisien. Penelitian ini mengembangkan sistem pemantauan berbasis Internet of Things (IoT) dengan memanfaatkan sensor loadcell untuk mengukur berat dan sensor ultrasonik untuk mendeteksi kapasitas tempat sampah. Data hasil pengukuran dikirim secara real-time ke Firebase dan divisualisasikan melalui aplikasi Android. Hasil pengujian menunjukkan sistem mampu memberikan informasi keterisian dan beban secara tepat, serta mengirimkan notifikasi ketika kapasitas mendekati penuh. Integrasi kedua sensor ini terbukti efektif dalam meningkatkan akurasi pemantauan dan membantu optimalisasi pengosongan tempat sampah.