Elviana
Universitas Islam Negeri Sjech M. Djamil Djambek Bukittinggi

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Kemampuan Penyesuaian Diri Remaja Awal Terhadap Lingkungan Di Panti Asuhan Hanifah III Kampung Gadut Zaky Abdillah Arif; Elviana
ARIMA : Jurnal Sosial Dan Humaniora Vol. 1 No. 3 (2024): Februari
Publisher : Publikasi Inspirasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62017/arima.v1i3.810

Abstract

Kemampuan penyesuaian diri yang sehat terhadap lingkungan merupakan salah satu prasyarat yang penting bagi terciptanya kesehatan jiwa/mental individu. Banyak individu yang menderita dan tidak mampu mencapai kebahagiaan dalam hidupnya karena ketidakmampuannya dalam menyesuaikan diri. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kemampuan penyesuaian diri remaja awal terhadap lingkungan di Panti Asuhan Hanifah III Kampung Gadut. Metode penelitian dalam penelitian ini adalah metode penelitian kualitatif dengan. Teknik pengumpulan data yang digunakan melalui observasi, wawancara dan dokumentasi. Hasil observasi dari keseluruhan subjek penelitian mengenai penyesuaian diri sebagian remaja awal mampu memantau perasaannya dengan baik, mereka mampu mengendalikan perasaan, menata emosi untuk mencapai suatu yang ingin mereka capai, optimis, religius dan memiliki sikap empati yang tinggi sesama teman di panti asuhan, sedangkan untuk beberapa remaja lainnya mengenai penyesuaian diri, bahwa sebagian besar remaja yang tinggal di panti asuhan  tersebut untuk diawal mereka sedikit merasakan sedih dan harus bisa belajar beradaptasi dengan baik, dilingkungan baru mereka, karena mereka yang sebelumnya tinggal bersama keluarga harus berlatih dan membiasakan diri, menyesuaikan diri dengan lingkungan yang baru, dan teman-teman atau individu yang baru pula, seiring berjalannya waktu mereka mulai bisa menyesuaikan diri dengan baik di lingkungan Panti Asuhan Hanifah III Kampung Gadut.
PENGARUH PERILAKU PHUBBING TERHADAP INTERAKSI SOSIAL PADA SISWA SMAN 1 LUHAK NAN DUO Arini Zahara; Elviana; Sri Hartati; M. Arif
Didaktik : Jurnal Ilmiah PGSD STKIP Subang Vol. 12 No. 02 (2026): Volume 12 No. 2, Juni 2026 Publish
Publisher : STKIP Subang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36989/didaktik.v12i02.15063

Abstract

This research is motivated by the existence of phubbing behavior, which results in negative feelings, feelings of disrespect, and disruptions to communication. Some students also prioritize playing with their smartphones over talking and chatting with people they encounter. In the context of phubbing, the inability to be physically and emotionally present can lead to feelings of isolation. When individuals engage in phubbing, they are not fully present in social situations, both physically and emotionally. This disrupts social interactions, preventing them from creating an adequate interaction experience. This research uses a quantitative, associative approach. The variables in this study are phubbing behavior as the independent variable (X) and social interaction as the dependent variable (Y). The population in this study were 619 tenth and eleventh grade students of SMAN 1 Luhak Nan Duo. The sample size for this study was 243 students, selected using the Proportionate Stratified Random Sampling technique. The results of this study indicate that the simple linear regression test obtained the equation Y = 87.975 – 0.383X with a significance value of 0.000 < 0.05. Based on the categorization results, the phubbing behavior of class X and XI students at SMAN 1 Luhak Nan Duo is generally in the moderate category. This is indicated by a percentage of 43% with a total of 104 respondents and an average value (mean) of 85.27. Meanwhile, the results of the categorization of student social interactions also show that most are in the moderate category with a percentage of 46% and a total of 112 respondents. Thus, it can be concluded that both phubbing behavior and student social interactions are in the moderate category.