Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Penerapan Lima Pilar Program Penanganan Stunting melalui Program Dapur Sehat Atasi Stunting (DAHSAT) dengan Pemanfaatan Keberlimpahan Pangan Lokal Keong Sawah Fitria, Baiq; Wiwin Lastyana; Novia Zuriatun Sholehah; Christine Angelica
Jurnal Ilmiah Pengabdian dan Inovasi Vol. 2 No. 1 (2023): Jurnal Ilmiah Pengabdian dan Inovasi (September)
Publisher : Insan Kreasi Media

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57248/jilpi.v2i1.262

Abstract

The prevalence of stunting in NTB is 35%. This community service activity aims to find solutions for problems faced by the kader of Jelantik Village in improving healh degree, by making various processed products based on local food (snails). Snails products found in Rice Field of Jelantik Village are very abundant. Kader of Jelantik village do not know how to process rice field snails into nutritious food, then it is necessary to provide snails processing skills to the community in Jelantik Village so that it is expected to increase knowledge and skills that can used to improve the health. Methods used in this activities, are: Providing training material modules to be implemented; The presentation of the material is in accordance with the contents of the recipe book plus material on food nutrition, hygiene and sanitation, kitchen management, and product packaging related to the posyandu business to be run. The output target of the activity is that participants can increase their knowledge and skills in producing various snails; participants are able to organize and manage the posyandu business properly and sustainably; the presence of a variety of local food-based specialty preparations which can be used as PMT for toddlers.
Penerapan Game Interaktif dalam Edukasi Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) sebagai Strategi Pencegahan Stunting di SDN 10 Ampenan Ayunda, Rahmah Dara; Wiwin Lastyana; Azizatul Adni; Lale Justin Amelinda Elizar
Jurnal Pengabdian Magister Pendidikan IPA Vol 8 No 3 (2025): Juli-September 2025
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jpmpi.v8i3.12502

Abstract

Stunting merupakan permasalahan gizi kronis yang berdampak pada pertumbuhan fisik dan perkembangan kognitif anak. Salah satu upaya pencegahan stunting adalah melalui edukasi gizi dan perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS) sejak usia sekolah dasar. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan siswa SDN 10 Ampenan mengenai PHBS dan gizi seimbang melalui media edukatif Game Isi Piringku. Metode pelaksanaan meliputi tahap persiapan, penyuluhan interaktif, dan praktik permainan edukasi yang dirancang untuk memperkenalkan konsep gizi seimbang serta kebiasaan hidup bersih. Kegiatan diikuti oleh 20 siswa kelas V yang dibagi menjadi 5 kelompok kecil agar setiap siswa berkesempatan aktif bermain dan berdiskusi. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa 3 kelompok mampu menyelesaikan permainan dengan benar, sedangkan 2 kelompok lainnya sudah memahami materi namun masih melakukan kesalahan kecil di beberapa bagian permainan. Kesimpulannya, Game Isi Piringku efektif sebagai media pembelajaran interaktif untuk mengenalkan PHBS dan gizi seimbang. Namun, diperlukan penguatan materi karena waktu antara penyampaian materi dan pelaksanaan permainan relatif singkat sehingga sebagian siswa belum mencapai pemahaman sempurna. Keywords: stunting, perilaku hidup bersih dan sehat, gizi seimbang, game edukasi, sekolah dasar
Pengaruh Penggunaan Tepung Daun Kelor (Moringa Olievera) dan Tepung Biji Kacang Hijau (Vigna Radiata) pada Pembuatan Cookies terhadap Sifat Organoleptik : Effect of Using Moringa Leaf Powder (Moringa olievera) and Mung Bean Seed Powder (Vigna Radiata) in Making Cookies on Organoleptic Properties Baiq Fitria Rahmiati; Wiwin Lastyana; Novia Zuriatun Solehah; Junendri Ardian; Thonthowi Jauhari; Aida Putri Deyantari
Media Publikasi Promosi Kesehatan Indonesia (MPPKI) Vol. 6 No. 7 (2023): July 2023
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/mppki.v6i7.3306

Abstract

Latar belakang: Balita usia 24-59 bulan merupakan usia yang rentan mengalami stunting. Kadar protein pada cookies dengan penambahan tepung daun kelor dan tepung biji kacang hijau dapat menjadi solusi untuk menangani stunting pada balita. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisa kandungan protein yang terdapat pada cookies. Metode: Penelitian ini menggunakan rangcangan acak lengkap dengan satu faktor perlakuan Uji Organoleptik dilakukan dengan menggunakan metode hedonik atau disebut uji kesukaan. Teknik sampling menggunakan probability sampling dan diperoleh sebanyak 31 sampel mahasiswi Universitas Bumigora. Hasil: Hasil penelitian menunjukan bahwa pada hasil uji organoleptik atau uji kesukaan pada produk cookies tepung daun kelor dan tepung biji kacang hijau pada warna yang tertingi pada perlakuan t4 sebesar 3,56. Aroma pada perlakuan t5 sebesar 3,84. Tekstur perlakuan t5 sebesar 3,84. Rasa perlakuan t5 sebesar 4,03. Kadar protein tertinggi pada perlakuan t3 dengan kombinasi tepung daun kelor dan tepung kacang hijau sebesar 16,27 %. Kesimpulan: Tidak memiliki pengaruh yang nyata terhadap organoleptic cookies. Kadar protein tertinggi diperoleh pada perlakuan t3 dengan kombinasi tepung daun kelor dan tepung kacang hijau sebesar 16,27 %.