Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas mahasiswa Indonesia di Universitas Wollongong, Australia (PPI UOW) dalam mengomunikasikan potensi pariwisata berkelanjutan berbasis kearifan lokal kepada khalayak internasional melalui pendekatan partisipatif. Studi ini dilakukan dalam tiga fase dengan partisipasi 15 mahasiswa dari PPI UOW: (1) persiapan dan penilaian kebutuhan, (2) pelatihan, Focus Group Interview (FGD), implementasi dan pendampingan, dan (3) evaluasi dan tindak lanjut. Instrumen disusun berdasarkan tujuan dan materi kegiatan serta ditelaah berdasarkan kesesuaian isi dengan tujuan dan indikator kegiatan (content validity. Sebagai hasil dari kegiatan tersebut, skor kesadaran rata-rata peserta tentang pariwisata berkelanjutan dan pariwisata berbasis komunitas (CBT) meningkat sebesar 39,5%, dari 3,01 menjadi 4,20, dan tingkat keberhasilan 88% pengabdian ini berhasil diukur dari rata-rata presentase pengisian dari responden. Hasil utama studi ini, Kerangka Kerja Partisipatif, mendukung diaspora Indonesia dalam bertindak sebagai aktor diplomasi pariwisata, secara sistematis mengomunikasikan nilai-nilai budaya lokal dan pesan pariwisata berkelanjutan kepada khalayak internasional. Participatory Framework yang dihasilkan dari kegiatan ini membawa implikasi praktis yang signifikan bagi penguatan diplomasi pariwisata berbasis diaspora. Secara operasional, kerangka kerja ini menyediakan panduan terstruktur dan siklikal bagi organisasi mahasiswa seperti PPI UOW untuk mengolah kearifan lokal.