Claim Missing Document
Check
Articles

Found 29 Documents
Search

Penguatan Moderasi Beragama Bagi Calon Konselor dalam Layanan Konseling Multikultural Hasan Bastomi
Kifah: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 1 No 2 (2022): Desember 2022
Publisher : Mafapress Institut Pesantren Mathali'ul Falah Pati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35878/kifah.v1i2.561

Abstract

Penguatan moderasi beragama dalam layanan konseling multikultural sangat bermanfaat bagi bagi calon konselor (mahasiswa BKPI), karena Bagi Calon Konselor dalam kehidupan memberikan layanan konseling tidak dapat terlepas dari setting multikultural. Melalui sebuah kegiatan penguatan moderasi beragama dalam layanan konseling multikultural dapat membantu meningkatkan pemahaman calon konselor terkait moderasi beragama dalam layanan konseling multikultural baik secara konsep maupun implementasi dalam kegiatan konseling. Tim pengabdian memberikan Penguatan moderasi beragama dalam layanan konseling multikultural dengan tujuan memberikan pengetahuan bagi calon konselor (mahasiswa BKPI). Kegiatan ini diikuti oleh 30 peserta yang dilaksanakan secara online melalui aplikasi Zoom Meeting dan Youtube dengan menggunakan metode ceramah dan diskusi. Pada kegiatan Peningkatan pemahaman ini dibantu dengan narasumber yang menjelaskan terkait dengan konsep dan implemetasi moderasi beragama dalam layanan konseling multikultural. Setelah peserta mendapatkan materi tentang moderasi beragama dalam layanan konseling multikultural, peserta diminta untuk berfikir kritis melalui sesi diskusi terkait dengan moderasi beragama dalam layanan konseling multikultural. Hasil yang dicapai dalam kegiatan Penguatan moderasi beragama dalam layanan konseling multikultural bagi bagi calon konselor adalah peserta memahami konsep dan implementasi moderasi beragama dalam layanan konseling multikultural. Secara keseluruhan mitra pengabdian merasa puas dengan kegiatan ini, baik dalam sisi pelaksanaan, materi yang disampaikan, partisipasi abdimas dalam kegiatan, dan manfaat kegiatan serta diharapkan kegiatan ini dapat dilaksanakan secara berkesinambungan.
Menyulam Harmoni: Penguatan Nilai Moderasi Beragama pada Anggota IPNU-IPPNU Desa Tanjungrejo, Kecamatan Jekulo, Kabupaten Kudus Hasan Bastomi; Nujumun Niswah
Jurnal Pengabdian Multidisiplin Vol. 4 No. 3 (2024): Jurnal Pengabdian Multidisiplin
Publisher : Kuras Institute & Scidac Plus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51214/002024041209000

Abstract

Program Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) bertujuan untuk memperkuat nilai moderasi beragama di kalangan anggota IPNU-IPPNU Desa Tanjungrejo, Kecamatan Jekulo, Kabupaten Kudus. Kegiatan ini menggunakan metode Service Learning yang mengintegrasikan pembelajaran akademik dengan pengabdian masyarakat. Selama kegiatan, peserta mendapatkan pemaparan materi, diskusi kelompok, dan sesi tanya jawab yang dirancang untuk meningkatkan pemahaman dan penerapan moderasi beragama. Hasil pretest dan posttest menunjukkan peningkatan signifikan dalam pemahaman konsep moderasi beragama. Peserta juga menunjukkan perubahan sikap yang lebih inklusif dan toleran serta komitmen untuk menerapkan nilai-nilai moderasi dalam kehidupan sehari-hari. Umpan balik dari mitra menunjukkan kepuasan yang tinggi terhadap program ini. Rekomendasi untuk keberlanjutan program mencakup pelatihan lanjutan dan kolaborasi dengan berbagai pihak untuk memperkuat dukungan dan dampak program. Program ini berhasil menciptakan dampak positif yang signifikan, baik bagi peserta maupun masyarakat Desa Tanjungrejo.
Bimbingan Dan Pelatihan Menjadi Khatib Dalam Menumbuhkan Kemampuan Menyusun Dan Menyampaikan Khutbah Di Kecamatan Jambu, Kabupaten Semarang Muhyiddin, Ahmad Shofi; Bastomi, Hasan; Labibah, Ana Niswatul
Community Development: Jurnal Pengembangan Masyarakat Islam Vol 9, No 1 (2025): Community Development: Jurnal Pengembangan Masyarakat Islam
Publisher : Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21043/cdjpmi.v9i1.33753

Abstract

Guidance And Training To Become A Khatib In Developing The Ability To Compile And Delivery Sermons In Jambu District, Semarang Regency. This community service activity aims to improve the ability of preachers to compose and deliver structured, relevant, and communicative sermons in Jambu District, Semarang Regency. The method used is the Asset-Based Community Development (ABCD) approach, which focuses on identifying and utilizing local assets such as religious leaders, mosque networks, and da'wah traditions. The activity was carried out through five stages: Discovery, Dream, Design, Define, and Destiny, involving active community participation. The results showed significant improvements in the structure of sermons, the relevance of themes to social issues, and the public communication skills of participants. The implication of this activity is the formation of a local preacher community capable of strengthening the function of mosques as centers for community development and agents of social change. Recommendations from this activity include the need for further mentoring, the development of contextual training modules, and institutional support from the government and religious institutions for program replication in other areas. The ABCD approach has proven effective in building a sense of ownership and sustainability of the community-based preacher training program.
Konseling Rational Emotif Behaviour Theraphy (Rebt)-Islami (Sebuah Pendekatan Integrasi Keilmuan) Bastomi, Hasan; Aji, Muhammad Ali Sofyan
Konseling Edukasi : Journal of Guidance and Counseling Vol 2, No 2 (2018): Konseling Edukasi: Journal Of Guidance and Counseling
Publisher : IAIN Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21043/konseling.v2i2.4465

Abstract

Adanya spesialisasi ilmu adalah sebuah keniscayaan. Namun juga membawa dampak yang negatif, terjadi suatu arogansi, ketika dihadapkan pada problem-problem realitas kemasyarakatan, begitu juga didalam kajian konseling. Maka Integrasi keilmuan dapat menjadi paradigma pilihan. Oleh karena itu, perlu ditekankan kajian keagamaan, baik hal itu berasal dari perspektif Indigenous Counseling yang cross cultural dan mengungkap variabel budaya lokal maupun Konseling Agama terhadap pembentukan karakter individu. Dalam artikel ini  mengintegrasikan pendektan konseling REBT dengan ajaran Islam.  REBT Islami adalah sebuah pendekatan konseling mengakomodasi keyakinan agama klien yang mana keyakinan agama klien dapat memberikan struktur penting kepada skema pengorganisasian kepribadian klien. Maka REBT Islami sangat cocok untuk mengintegrasikan keyakinan agama klien dalam intervensi konseling.Kata Kunci: Konseling REBT, Islami, Integrasi Keilmuan
Implementation of Islamic Spiritual Guidance for People with Mental Disorders at the Jalma Sehat Kudus Foundation Bastomi, Hasan
Konseling Edukasi : Journal of Guidance and Counseling Vol 5, No 2 (2021): Konseling Edukasi : Journal Of Guidance and Counseling
Publisher : IAIN Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21043/konseling.v5i2.12850

Abstract

Implementation of Islamic Spiritual Guidance for People with Mental Disorders at the Jalma Sehat Kudus Foundation. This study aims to reveal the implementation of Islamic spiritual guidance for people with mental disorders at the Jalma Sehat Kudus Foundation. This research on the implementation of Islamic spiritual guidance for people with mental disorders was carried out using a qualitative approach with the type of field research (field research) with data collection techniques using Interview, Observation and Documentation. The research subjects or informants in this research are the Chairperson of the Jalma Sehat Kudus Foundation, nurses, and spiritual mentors of the Jalma Sehat Kudus Foundation. The results showed that the Jalma Sehat Kudus Foundation in carrying out spiritual guidance for people with mental disorders. Methods. Spiritual guidance for people with mental disorders was carried out by the individual method (direct) and the group guidance method. The stages and materials for spiritual guidance for people with mental disorders are in three stages, namely: (1) the initial stage is by introducing Fiqh Worship, (2) the intermediate stage is the seriousness stage, namely by providing religious lecture guidance, and the final stage is the stage of ending the guidance process ( termination). Suggestion It is necessary to have a permanent spiritual guide who is assigned to carry out spiritual guidance at the Jalma Sehat Kudus Foundation so that the implementation of Islamic spiritual guidance can run continuously.Keywords: Guidance, Islamic Spirituality, Mental Disorders
Cyber Konseling: Sebuah Model Konseling Pada Konteks Masyarakat Berbasis Online Bastomi, Hasan
Konseling Edukasi : Journal of Guidance and Counseling Vol 3, No 1 (2019): Konseling Edukasi: Journal Of Guidance and Counseling
Publisher : IAIN Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21043/konseling.v3i1.4993

Abstract

Cyber Counselling: A Model of Counselling in the Online-Based Society Context. A decade lately the virtual world appears to be one of the most important aspect in human life. Virtual reality, one of which developed from the evolution of the internet creates a virtual space that can be a representation or simulation of real life, including in the field of guidance and counselling called cyber counselling. Cyber counselling services are one of the virtual counselling service strategies or counselling that takes place by using an internet connection. Cyber Counselling is the alternative way when today, almost everyone who has a smartphone, also has social media accounts, such as Facebook, Twitter, Path, Instagram, and so on. Nevertheless, the counselling process can occur separately between counsellors and counselees in different time and place. In implementing cyber counselling a number of issues such as ethical issues and issues of developing counselling relationship may arise and must be considered. Therefore, cyber counsellors should have the ability of cyber counselling.
Pemetaan Masalah Belajar Siswa SMK Negeri 3 Yogyakarta Dan Penyelesaiannya (Tinjauan Srata Kelas) Bastomi, Hasan
Konseling Edukasi : Journal of Guidance and Counseling Vol 4, No 1 (2020): Konseling Edukasi: Journal Of Guidance and Counseling
Publisher : IAIN Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21043/konseling.v4i1.7418

Abstract

Mapping Of Problem Learning Problem Vocational School 3 Yogyakarta And Its Completion (Class Srata Review). This study aims to uncover the mapping of students' learning problems at SMK Negeri 3 Yogyakarta and their resolution is reviewed from the classroom. Research on student learning problems was conducted using a qualitative approach with a survey method with a sample size of 292 for an error rate of 5%. The instrument used in uncovering student learning problems is a non-test instrument check list problem (DCM) and an open questionnaire for how to solve problems then analyzed with descriptive analysis. The results showed that students of SMK Negeri 3 Yogyakarta experienced learning problems with a process of more than 90% with class XII having the biggest learning problems with a process of 96%, class XI students at 95% and class X students at 92%. The factors that cause learning problems in SMKN 3 Yogyakarta students are the lack of students' ability to manage time, technological development so that learning time is spent playing games and social media, as well as the tight hours of study of SMK students. Learning problem solving by students of SMKN 3 Yogyakarta there are various styles of problem solving including; trying to solve problems, seek social support, with religion and unproductive solutions.Keywords: Problems, Learning, Settlement
Menuju Bimbingan Konseling Islami Bastomi, Hasan
Konseling Edukasi : Journal of Guidance and Counseling Vol 1, No 1 (2017): Konseling Edukasi: Journal Of Guidance and Counseling
Publisher : IAIN Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21043/konseling.v1i1.4434

Abstract

Kecemerlangan ilmu pengetahuan dan teknologi pada zaman modern memang membawa kemajuan yang luar biasa. Namun seiring dengan itu semakin terkotak-nya antara sains dan agama yang mengakibatkan ditinggalkannya nilai-nilai moral dan etika. Tulisan ini mencoba menggali bagaimana reposisi Bimbingan Konseling Islam dalam sebuah keilmuan. Pada dataran teori, psikologi konseling memiliki empat grand theories, yaitu psikoanalisis, behavioristik, humanistik dan transpersonal. Maka kiranya perlu Konseling Islam bergerak menjadi mazhab kelima dari disiplin psikologi dengan cara mengembalikan paradigma ilmuwan kepada orientasi dunia dan akhirat. Karena sejatinya Fitrah manusia diciptakan mempunyai naluri beragama yaitu agama tauhid. Dalam hal ini perlu ditekankan kajian keagamaan, baik hal itu berasal dari perspektif Indigenous Counseling yang cross cultural dan mengungkap variabel budaya lokal maupun Konseling Agama itu sendiri terhadap pembentukan karakter individu. Bisa dilihat dari konteks sejarah konseling agama yang dijumpai pada zaman klasik Islam dikenal dengan nama hisbah. Maka perlu melakukan pengembangan Bimbingan Konseling Islami yaitu Proses pemberian bantuan terhadap individu sesuai asas yang pelaksanaan, agar mampu hidup selaras dengan ketentuan dan petunjuk Allah, sehingga dapat mencapai kebahagiaan hidup di dunia dan di akhirat.
Spiritual Guidance With Dhikr Therapy for People with Mental Disorders (Analysis of the Implementation of Spiritual Guidance With Dhikr Therapy at the Jalma Sehat Kudus Foundation) Bastomi, Hasan
Jurnal Penelitian Vol 16, No 1 (2022): JURNAL PENELITIAN
Publisher : LP2M IAIN kUDUS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21043/jp.v16i1.13807

Abstract

This study aims to reveal the implementation of spiritual guidance with dhikr therapy for people with mental disorders at the Jalma Sehat Kudus Foundation. The research on the implementation of spiritual guidance with dhikr therapy in people with mental disorders was carried out using a qualitative approach with the type of field research with data collection techniques using Interview, Observation and Documentation. The results showed that first, the method of Islamic spiritual guidance with dhikr therapy in dealing with people with mental disorders at the Jalma Sehat Kudus Foundation is the group therapy method and the direct therapy method. Second, there are two stages in the implementation of Islamic spiritual guidance with dhikr therapy in dealing with mental disorders patients at the Jalma Sehat Kudus Foundation, namely: (1) The preparation stage, is the stage where the supervisor assisted by nurses identifies problems, designs action plans, and solves problems. patient problems. (2) The implementation stage, namely by reading dhikr sentences such as tasbih, istigfhar, and sholawat sentences. Third, the material in Islamic spiritual guidance with dhikr therapy is an explanation of the nature of God, human duties, commendable and despicable morals, and gratitude. The implication of this research is to provide knowledge about the implementation of dhikr therapy, because dhikr based on various studies can help overcome mental disorders.