Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Peran Kepala Sekolah dalam Memaksimalkan Work Engagement Guru Nor Maya; Fitri Nur Mahmudah
EDUKATIF : JURNAL ILMU PENDIDIKAN Vol 5, No 6 (2023): December
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/edukatif.v5i6.5934

Abstract

Peran kepala sekolah sangat penting untuk mempengaruhi serta membimbing semua personal bekerja sama dalam mencapai tujuan organisasi work engagement sekolah. Untuk mengetahui pentingnya peran kepala sekolah dalam memaksimalkan guru dalam lembaga pendidikan. Peneliti tertarik untuk meneliti tentang bagaimana “Peran Kepala Sekolah dalam Memaksimalkan Work Engagement pada lembaga pendidikan di SMA Muhammadiyah 2 Al-Mujahidin Balikpapan”. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah dengan menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Penelitian dilaksanakan di SMA Muhammadiyah 2 Al-Mujahidin Balikpapan. Berdasarkan temuan hasil penelitian/Berdasarkan peta konsep yang dihasilkan, penelitian ini memiliki novelty yang terdiri dari 5 komponen penting peran kepala sekolah dalam memaksimalkan work engagement guru di SMA Muhammadiyah 2 Al-Mujahidin Balikpapan yaitu tugas kepala sekolah, perilaku kepemimpinan, target sekolah, program work engagement, evaluasi work engagement. Perencanaan yang tepat oleh kepala sekolah melalui perumusan, perencanaan, pengembangan misi, visi, rencana kerja, anggaran, program induksi dan tujuan sekolah memilik peran terhadap work engagement guru, yang nantinya memiliki dampak terhadap target sekolah dengan pendekatan program work engagement guru. Kompetensi kepemimpinan dituntut memberikan peran dalam memaksimalkan work engagement guru dengan memberikan menunjukkan kepedulian, motivasi positif, bimbingan dan arahan dapat menumbuhkan work engagement guru. Program work engagement menjadi strategi yang tepat untuk mencapai target sekolah di masa sekarang dan masa akan datang.
Developing teacher professionalism independently through the utilization of information technology media Nor Maya; Dian Hidayati
Jurnal Penelitian Ilmu Pendidikan Vol. 17 No. 1 (2024): January–June
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan, Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/jpipfip.v17i1.64514

Abstract

This study aims to describe the development of teacher professionalism at SMP Muhammadiyah 3 Balikpapan, carried out independently using information technology media. This study used a qualitative approach. Data collection methods included interviews and documentation. The analysis results consisted of five categories with various underlying indicators. The five categories were intrinsic motivation, extrinsic motivation, platforms followed, programs participated in, and training outcomes. The indicator of intrinsic motivation is the teacher as an educator, and the teacher must learn. The needles found in extrinsic motivation were upgrading knowledge, growing teaching abilities, increasing knowledge, and improving skills. For platforms followed, the indicators uncovered included Literacy Platform, Extensive Reading, Smart Teacher, E-Guru ID, E-Guru Digital, Chrome Book, Canva for Education, Asus for Education, and Merdeka Mengajar Platform. In addition, the indicators of the programs participated in revealed were making learning videos, learning media, teaching strategies, learning assessment applications, and learning administration. Finally, the needles from the training outcomes are missed teachers, interactive learning, fun lessons, exciting learning, and easy-to-understand lessons. In conclusion, the insights obtained from this study can inform teachers in maximizing teacher professionalism, which requires strong motivation from within the teacher who is aware that as educators, they must continue to learn to produce interactive, fun, and exciting learning so that the students in the classroom always await their presence. Teacher professionalism can be developed through various efforts, i.e., by participating in multiple trainings and webinars using information technology, which can be done online because they can better manage their time and choose the program/content they want to study.