Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

DAMPAK GLOBALISASI TERHADAP PESERTA DIDIK DAN KUALITAS PENDIDIKAN DI LINGKUP SEKOLAH MENENGAH KEJURUAN Rian Padkur Rohman; Edy Soesanto; Abdullah Ammar Robbani
Jurnal Ilmu Pendidikan dan Kearifan Lokal Vol. 1 No. 6 (2023): Jurnal Ilmu Pendidikan dan Kearifan Lokal (JIPKL)
Publisher : CV. ADIBA ASIHA AMIRA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The era of globalization has become a reality that must be faced by the Indonesian people and nation. Changes that are taking place so quickly and the emergence of various challenges as a result of globalization must be faced and resolved properly. Education is inevitably involved in it and is required to be able to make a significant contribution. Industrial revolution 4.0 is the government's dream to build the Indonesian nation into a nation that is able to compete with other nations. This aims to improve the quality of human resources in Indonesia, by emphasizing awareness in education, one of them. The industrial revolution itself is the impact of the globalization process. Globalization is the opening of culture and the development of science in all parts of the world which until now have become dependent. Through education, students must take advantage of the positive impacts of globalization so that they can foster good learning behavior and be able to avoid its negative impacts. Good learning behavior can lead students to become superior individuals, and even have good qualities. The results of the research show that vocational schools, both public and private in Indonesia, are affected by the impact of globalization on students' learning behavior, which has greatly increased compared to before.
Upaya Pencegahan Penyalahgunaan Narkoba dan Kenakalan Remaja Melalui Kegiatan Sosialisasi Alya Aulia Sabilla; Rifqi Andhy Mahardhika; Najla Huwaida; Raditia Zahra Pramesti; Rihadhatul Aisy Kamilah; Rian Padkur Rohman; Zahra Salsabila Zakih; Aiskha Fayrana Wirayudha; Syahrul Sidiq; Dimas Hadi Saputra; Satrio Windadi Nurinsan Prasojo; Eko Prasetyo Wibowo
Sinergi : Jurnal Ilmiah Multidisiplin Vol. 2 No. 6 (2026): Sinergi: Jurnal Ilmiah Multidisiplin
Publisher : PT. AHLAL PUBLISHER NUSANTARA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.66914/qph5jr88

Abstract

Drug abuse and juvenile delinquency are social problems that continue to challenge the development of Indonesia's young generation. Lack of knowledge, the influence of the social environment, and the development of information technology are factors that can increase the risk of adolescents engaging in deviant behavior. Therefore, preventative measures are needed through educational and outreach activities aimed at increasing adolescents' understanding of the dangers of drugs and the impact of juvenile delinquency. This outreach activity was conducted by the Community Service Program (KKN) 78 Group from Bhayangkara University, Greater Jakarta, on June 7, 2026, at YPI Jannatul Amal, Tambun Village, targeting junior high school students. The method used was direct education through material delivery, interactive discussions, and question-and-answer sessions, with 46 participants. The material presented covered the definition of drugs, the impact of drug abuse on health, social and legal issues, forms of juvenile delinquency, and prevention strategies through the 3T principle (Be Firm, Stay Away, and Seek Support). The results of the activity showed that participants gained a better understanding of the dangers of drugs, the potential legal consequences, and the importance of using social media wisely and choosing their social circles. Through this activity, participants were also encouraged to become a healthy, intelligent, and responsible generation, able to avoid various forms of deviant behavior. Therefore, this outreach activity is an effective preventative measure in raising adolescent awareness about the dangers of drugs and juvenile delinquency. Keywords: drugs, juvenile delinquency, outreach, prevention, education Abstrak Penyalahgunaan narkoba dan kenakalan remaja merupakan permasalahan sosial yang masih menjadi tantangan dalam pembangunan generasi muda di Indonesia. Kurangnya pengetahuan, pengaruh lingkungan pergaulan, serta perkembangan teknologi informasi menjadi faktor yang dapat meningkatkan risiko keterlibatan remaja dalam perilaku menyimpang. Oleh karena itu, diperlukan upaya pencegahan melalui kegiatan edukasi dan sosialisasi yang bertujuan meningkatkan pemahaman remaja tentang bahaya narkoba dan dampak kenakalan remaja.Kegiatan sosialisasi ini dilaksanakan oleh Kelompok KKN 78 Universitas Bhayangkara Jakarta Raya pada tanggal 7 Juni 2026 di YPI Jannatul Amal, Desa Tambun, dengan sasaran siswa tingkat Sekolah Menengah Pertama (SMP). Metode yang digunakan adalah edukasi secara langsung melalui penyampaian materi, diskusi interaktif, dan sesi tanya jawab yang diikuti oleh 46 peserta. Materi yang disampaikan meliputi pengertian narkoba, dampak penyalahgunaan narkoba terhadap kesehatan, sosial, dan hukum, bentuk-bentuk kenakalan remaja, serta strategi pencegahannya melalui prinsip 3T (Tegas, Tinggalkan, dan Temukan Dukungan).Hasil kegiatan menunjukkan bahwa peserta memperoleh pemahaman yang lebih baik mengenai bahaya narkoba, konsekuensi hukum yang dapat ditimbulkan, serta pentingnya bersikap bijak dalam menggunakan media sosial dan memilih lingkungan pergaulan. Melalui kegiatan ini, peserta juga didorong untuk menjadi generasi yang sehat, cerdas, dan bertanggung jawab serta mampu menghindari berbagai bentuk perilaku menyimpang. Dengan demikian, kegiatan sosialisasi ini menjadi salah satu upaya pencegahan yang efektif dalam meningkatkan kesadaran remaja terhadap bahaya narkoba dan kenakalan remaja. Kata kunci: narkoba, kenakalan remaja, sosialisasi, pencegahan, edukasi