Siti Inayatulloh
STAI Syekh Manshur Pandeglang

Published : 3 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

THE TRANSFORMATION OF RELIGIOUS AUTHORITY AMONG MUSLIMS AMID DIGITAL TECHNOLOGICAL DEVELOPMENT: A SYSTEMATIC REVIEW Saipul Umar; Siti Inayatulloh; Dewi Afriani Faradilah; Ahmad S Moussalli
Karimiyah: Journal of Islamic Literature and Muslim Society Vol. 5 No. 2 (2026): Karimiyah: Journal of Islamic Literature and Muslim Society
Publisher : Universitas Islam Depok

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59623/xbs9wa61

Abstract

The emergence of digital technology has profoundly reconfigured the landscape of Islamic religious authority, dismantling centuries-old institutional hierarchies and enabling new actors to claim epistemic legitimacy outside traditional scholarly networks. This study presents a systematic review of peer-reviewed literature published between 2021 and 2024 to examine the nature, scope, and implications of this transformation. Drawing on 40 empirical and theoretical publications sourced from SCOPUS-indexed and peer-reviewed journals, the review identifies six major thematic clusters: (1) the fragmentation of traditional religious authority structures; (2) the rise of digital da'wah and online fatwa issuance; (3) shifting patterns of youth and millennial religiosity in digital environments; (4) the role of social media algorithms in mediating Islamic discourse; (5) institutional adaptation by established Islamic bodies; and (6) emergent trust crises linked to anonymity and misinformation online. The review reveals that digitalization functions simultaneously as a democratizing and destabilizing force expanding access to Islamic knowledge while eroding established verification mechanisms that historically guaranteed scholarly integrity. Findings indicate that while traditional ulama retain symbolic authority, the criteria by which Muslims assess religious credibility have shifted toward aesthetic, relational, and algorithmic dimensions. The study contributes a conceptual typology of digital religious authority and calls for interdisciplinary frameworks that bridge Islamic jurisprudence, media studies, and sociology of religion to address the governance challenges posed by unregulated online Islamic discourse.
KURIKULUM MUATAN LOKAL TILAWAH DAN TAHFIDZUL QUR'AN DALAM PEMBELAJARAN PENDIDIKAN AGAMA ISLAM DI SMKS PRAWIRA PANDEGLANG Siti Inayatulloh; Siti Jubaedah; Kosasih
Ta'dibiya Vol 6 No 1 (2026): Ta'dibiya: Jurnal Agama dan Pendidikan Islam
Publisher : Staisman Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61624/japi.v6i1.253

Abstract

Penelitian ini membahas implementasi kurikulum muatan lokal Tilawah dan Tahfidzul Qur'an dalam meningkatkan hasil pembelajaran Qur'an Hadits di SMKS Prawira Pandeglang Banten. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui proses pelaksanaan implementasi kurikulum muatan lokal tilawah dan tahfidzul qur'an, dampak penerapannya terhadap hasil pembelajaran qur'an hadits, serta faktor pendukung dan penghambat beserta solusinya. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan peneliti sebagai instrumen utama (human instrument). Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Analisis data dilakukan secara berkesinambungan melalui reduksi data, display data, verifikasi data, dan pengujian keabsahan data (triangulasi). Hasil penelitian menunjukkan bahwa proses implementasi kurikulum muatan lokal dilaksanakan melalui tahap persiapan, pelaksanaan, dan penutupan kegiatan pembelajaran, namun pelaksanaannya belum maksimal. Faktor pendukung implementasi meliputi landasan Yuridis Formal, sarana dan prasarana, serta pendanaan. Sementara itu, faktor penghambat yang ditemukan antara lain terbatasnya alokasi waktu, kurangnya pengembangan aktivitas dan kreativitas peserta didik, rendahnya motivasi belajar, lemahnya pemahaman peserta didik terhadap materi, kurangnya pembinaan disiplin, dan minimnya alokasi waktu. Solusi yang ditawarkan adalah peningkatan motivasi belajar, peningkatan pembinaan disiplin, dan penambahan alokasi waktu. Implikasi penelitian ini menegaskan bahwa apabila implementasi kurikulum muatan lokal tilawah dan tahfidzul qur'an dapat dioptimalkan, maka hasil pembelajaran qur'an hadits di SMK Karya FajarPandeglang akan meningkat.
KURIKULUM MUATAN LOKAL TILAWAH DAN TAHFIDZUL QUR'AN DALAM PEMBELAJARAN PENDIDIKAN AGAMA ISLAM DI SMKS PRAWIRA PANDEGLANG Siti Inayatulloh; Siti Jubaedah; Kosasih
Ta'dibiya Vol 6 No 1 (2026): Ta'dibiya: Jurnal Agama dan Pendidikan Islam
Publisher : Staisman Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61624/japi.v6i1.253

Abstract

Penelitian ini membahas implementasi kurikulum muatan lokal Tilawah dan Tahfidzul Qur'an dalam meningkatkan hasil pembelajaran Qur'an Hadits di SMKS Prawira Pandeglang Banten. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui proses pelaksanaan implementasi kurikulum muatan lokal tilawah dan tahfidzul qur'an, dampak penerapannya terhadap hasil pembelajaran qur'an hadits, serta faktor pendukung dan penghambat beserta solusinya. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan peneliti sebagai instrumen utama (human instrument). Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Analisis data dilakukan secara berkesinambungan melalui reduksi data, display data, verifikasi data, dan pengujian keabsahan data (triangulasi). Hasil penelitian menunjukkan bahwa proses implementasi kurikulum muatan lokal dilaksanakan melalui tahap persiapan, pelaksanaan, dan penutupan kegiatan pembelajaran, namun pelaksanaannya belum maksimal. Faktor pendukung implementasi meliputi landasan Yuridis Formal, sarana dan prasarana, serta pendanaan. Sementara itu, faktor penghambat yang ditemukan antara lain terbatasnya alokasi waktu, kurangnya pengembangan aktivitas dan kreativitas peserta didik, rendahnya motivasi belajar, lemahnya pemahaman peserta didik terhadap materi, kurangnya pembinaan disiplin, dan minimnya alokasi waktu. Solusi yang ditawarkan adalah peningkatan motivasi belajar, peningkatan pembinaan disiplin, dan penambahan alokasi waktu. Implikasi penelitian ini menegaskan bahwa apabila implementasi kurikulum muatan lokal tilawah dan tahfidzul qur'an dapat dioptimalkan, maka hasil pembelajaran qur'an hadits di SMK Karya FajarPandeglang akan meningkat.