Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search

Pengaruh Variasi Setil Alkohol dan Cera Alba terhadap Sifat Fisik Lotion Virgin Coconut Oil Fitri Wahyuni; Wida Ningsih; Yahdian Rasyadi
JURNAL FARMASI DAN MAKANAN Vol 7 No 2 (2024): Journal of Pharmacy and Science
Publisher : LPPM Universitas Abdurrab

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36341/jops.v7i2.4685

Abstract

One of the cosmetics that is widely used topically is lotion, which consists of two phases that do not mix, and can be stabilized using an emulsifying agent. Cetyl alcohol and cera alba have properties as softeners, emulsifiers and absorb water which were chosen as emulsifying agents because they can improve the texture of the preparation. The aim of this research was to see the effect of varying concentrations of cetyl alcohol and cera alba as emulsifying agents in VCO lotion preparations. The research design in this study was pre-experimental with the lotion formula divided into 4 sample groups with different concentrations of cetyl alcohol and cera alba. Physical property tests carried out include organoleptic tests, pH tests, homogeneity tests, spreadability tests and lotion type. The results showed that variations in the concentration of cetyl alcohol and cera alba did not show differences in organoleptic, homogeneity, pH, spreadability and type of lotion for all formulas. It can be concluded that in making VCO lotion with varying concentrations of cetyl alcohol and cera alba it does not affect the physical properties of the lotion
Pengaruh Gelling Agent terhadap Sifat Fisik Gel Ekstrak Daun Ruku - Ruku (Ocimum tenuiflorum L.) Wida Ningsih; Sherli Ramadhani; Fitri Wahyuni; Afdhil Arel
CERATA Jurnal Ilmu Farmasi Vol 16 No 2 (2025): Cerata Jurnal Ilmu Farmasi
Publisher : Universitas Muhammadiyah Klaten

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61902/cerata.v16i2.1613

Abstract

Gel is one of the preparations used topically which is a semi-solid preparation consisting of a suspension of small inorganic particles and large organic particles penetrated by liquid. Gel formation requires additional materials called gelling agents. There are three types of gelling agents, derived from natural polymers, synthetic polymers and semisynthetic polymers. The gelling agent material is a natural polymer such as sodium alginate; semisynthetic polymers are sodium carboxymethylcellulose and synthetic polymers are carbomer 940. Purpose: This study aims to see the quality of ruku-ruku leaf extract with variations of gelling agents. The types of natural polymers used are Method: making ruku-ruku leaf extract by maceration method with 70% ethanol solvent and formulated into a gel preparation. The gel of ruku-ruku leaf extract was evaluated for its physical quality, cycling test and conducting antibacterial activity testing by agar diffusion in wells. Results: The quality of the physical properties of the gel produced from the three polymers of different origins showed a stable gel and met the requirements for the quality of the gel preparation. Conclusion: The type of gelling agent does not affect the quality of the gel preparation.
Tangan Bersih, Anak Sehat: Edukasi Cuci Tangan Pakai Sabun pada Siswa Sekolah Dasar Yahdian Rasyadi; Edi Suandi; Eka Desnita; Fitri Wahyuni; Elsa Marsellinda; Alifah Indah Pratiwi; Selvi Merwanta
Jurnal Masyarakat Madani Indonesia Vol. 5 No. 2 (2026): Mei
Publisher : Alesha Media Digital

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59025/wfg4g228

Abstract

Kegiatan pengabdian masyarakat ini dilaksanakan untuk meningkatkan pemahaman dan keterampilan siswa kelas I SDN 04 Sungai Gading, Nagari Sungai Kunyit Barat, Kabupaten Solok Selatan mengenai cuci tangan pakai sabun yang bertujuan membiasakan perilaku hidup bersih dan sehat sejak dini. Metode pelaksanaan menggunakan pendekatan edukasi kesehatan berbasis komunitas melalui penyuluhan partisipatif, cerita, lagu, demonstrasi, dan simulasi praktik cuci tangan. Tahapan kegiatan meliputi persiapan materi dan media edukasi, penyampaian materi secara interaktif, praktik langsung menggunakan sabun dan air mengalir, serta evaluasi deskriptif-kualitatif melalui observasi, tanya jawab lisan, dan penilaian praktik sederhana. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa siswa keterampilan siswa kelas I SDN 04 Sungai Gading, Nagari Sungai Kunyit Barat, Kabupaten Solok Selatan mengikuti edukasi dengan antusias, mampu memahami pentingnya mencuci tangan, mengetahui waktu penting mencuci tangan, serta dapat menirukan langkah-langkah cuci tangan pakai sabun dengan bimbingan pelaksana. Kegiatan ini memiliki keunggulan karena menggunakan metode sederhana, menyenangkan, sesuai dengan karakteristik siswa kelas rendah, dan mudah diterapkan kembali di lingkungan sekolah. Kegiatan ini menunjukkan bahwa edukasi cuci tangan melalui cerita, lagu, dan praktik langsung dapat menjadi strategi promosi kesehatan yang efektif untuk menumbuhkan kebiasaan hidup bersih dan sehat pada anak sekolah dasar.
Optimalisasi MP-ASI, Multivitamin, dan Produk Farmasi dalam Pencegahan Stunting di Sungai Kunyit Barat, Kabupaten Solok Selatan Yahdian Rasyadi; Edi Suandi; Fitri Wahyuni; Eka Desnita; Elsa Marsellinda; Reza Hartamevia; Zakiatul Zahra; Indriana Fadilah; Selvi Merwanta
Jurnal Pengabdian UNDIKMA Vol. 7 No. 2 (2026): May
Publisher : LPPM Universitas Pendidikan Mandalika (UNDIKMA)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33394/jpu.v7i2.20431

Abstract

This community service activity aims to strengthen family nutrition literacy regarding complementary feeding practices (MP-ASI), the utilization of local food resources, and the rational use of multivitamins and simple pharmaceutical products as part of stunting prevention efforts in Nagari Sungai Kunyit Barat, South Solok Regency. The program was implemented using a Participatory Action Research approach, involving 40 participants consisting of mothers of young children, community health volunteers (posyandu cadres), and local administrative stakeholders. Evaluation data were analyzed using descriptive qualitative techniques. The results indicate an improvement in participants’ knowledge and practical skills in age-appropriate complementary feeding, the utilization of animal-based protein sources (such as eggs and fish), and the rational use of multivitamins as supportive supplements rather than substitutes for main meals. Operationally, participants were able to design varied menus based on local food resources, and posyandu cadres demonstrated readiness to replicate the educational activities within the community. Overall, the activity demonstrates that community-based education integrating nutrition and community pharmacy literacy can effectively strengthen family capacity for stunting prevention.
MENUMBUHKAN KEBERSAMAAN DAN NASIONALISME MASYARAKAT MELALUI PERAYAAN HUT RI KE-80 DI NAGARI SUNGAI KUNYIT BARAT Yahdian Rasyadi; Ully Chairunisa; Tessa Amanda Primadhini; Edi Suandi; Eka Desnita; Fitri Wahyuni; Reza Hartamevia; Zakiatul Zahra; Selvi Merwanta
Humanism : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 7 No 1 (2026): April
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30651/hm.v7i1.28551

Abstract

Peringatan Hari Ulang Tahun Republik Indonesia (HUT RI) merupakan momentum penting untuk menumbuhkan semangat nasionalisme, persatuan, dan partisipasi masyarakat. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan memperkuat nilai-nilai kebangsaan melalui perayaan HUT RI ke-80 yang dilaksanakan oleh mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Baiturrahmah di Nagari Sungai Kunyit Barat, Kabupaten Solok Selatan. Metode yang digunakan adalah pendekatan partisipatif yang melibatkan mahasiswa, pemerintah nagari, dan masyarakat melalui tahapan perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi. Program yang dilaksanakan meliputi pembuatan photobooth bertema merah putih, pemasangan dekorasi kemerdekaan, serta fasilitasi berbagai kegiatan masyarakat sebagai media edukasi dan interaksi sosial. Data dikumpulkan melalui observasi partisipatif, wawancara singkat, dan dokumentasi, kemudian dianalisis secara deskriptif kualitatif. Hasil kegiatan menunjukkan tingginya antusiasme masyarakat dalam mengikuti rangkaian perayaan. Photobooth tematik tidak hanya berfungsi sebagai sarana dokumentasi, tetapi juga menjadi media komunikasi visual yang memperkuat makna kemerdekaan, meningkatkan interaksi sosial, serta menumbuhkan rasa bangga terhadap identitas nasional. Selain memberikan dampak positif bagi masyarakat, kegiatan ini juga meningkatkan kompetensi mahasiswa dalam aspek kepemimpinan, komunikasi, dan pengelolaan kegiatan berbasis masyarakat. Dengan demikian, program KKN ini menunjukkan bahwa kolaborasi antara perguruan tinggi, pemerintah nagari, dan masyarakat mampu menghadirkan kegiatan pengabdian yang sederhana, kreatif, dan berdampak dalam memperkuat nasionalisme serta implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi.