Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

The Influence of Marketing Mix on Loyalty of Internal Medicine Outpatients at the RSIA Hospital in Aceh Province Masyudi; Riski Muhammad; Aris Winandar; Yuliani Safmila; Namira Yusuf
Proceeding of International Conference on Multidisciplinary Research Vol. 6 No. 2 (2024): ICMR
Publisher : Universitas Serambi Mekkah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32672/picmr.v6i2.1235

Abstract

Patient loyalty cannot be separated from the strategy used by the hospital. Selection of strategy in a hospital is a major concern that must be prioritized. One strategy that believed able to increase patient loyalty is a marketing mix. It is known to RSIA that RSIA Aceh Province has implemented a product mix such as the Iva test and is equipped with adequate tools, but there are still service products that are not yet supported by adequate tools.enough until caused the RSIA management to have to refer the patient back to RSUDZA. This research aims to determine the influence of the marketing mix (product, place, promotion, human resources, physical appearance, service process, and price) on the loyalty of Internal Medicine Outpatient Polyclinic patients at the Aceh Province Women's and Children's Hospital in 2023. This research method This is a quantitative research with a cross sectional design. The population of this study were outpatients from the internal medicine clinic of RSIA Aceh Province. The sample used in this study used the Lemeshow equation to obtain a sample of 96 people. Data analysis was carried out univariate, bivariate and multivariate. The research results show that there is an influence of product dimensions (p=0.008), place (p=0.003), promotion (p=0.041), human resources (health workers) (people) (p= 0.000), the physical appearance of the place of service (p=0.024) and the service process (process) on patient loyalty at RSIA Aceh Province (p=0.000). The most dominant factor influencing patient loyalty at RSIA Aceh Province is the service process, as evidenced by the Adjusted Odd Ratio (AOR) value of 8.492 (p=0.021≤0.05). It is hoped that the management of RSIA Aceh Province can improve physical and promotional factors which are believed to have an impact on patient loyalty.
Faktor yang Berhubungan dengan Kunjungan Ulang Posyandu Pada Ibu Balita di Wilayah Kerja Puskesmas Penanggalan Kota Subulussalam Rahmayani; Namira Yusuf; Tika Indiraswari; Sri rosita; Cici Saleha malik
Jurnal Sociohumaniora Kodepena (JSK) Vol. 5 No. 2 (2024): Jurnal Sosiohumaniora Kodepena
Publisher : Kodepena Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54423/jsk.v5i2.193

Abstract

Jumlah posyandu di wilayah kerja Puskesmas Penanggalan ada 6 posyandu. Capaian balita ditimbang tahun 2021 sebesar 52,6, tahun 2022 52,8% dan tahun 2023 sebesar 49,3%. Terjadinya penurunan capaian program posyandu disebabkan karena ibu balita yang tidak melakukan kunjungan ulang ke posyandu. Di wilayah kerja Puskesmas Penanggalan pada bulan Oktober 2023 menunjukkan bahwa 7 dari 10 ibu balita kurang aktif dalam melakukan kunjungan ke posyandu. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui Faktor-faktor yang Berhubungan dengan Kunjungan Ulang Posyandu Pada Ibu Balita di Wilayah Kerja Puskesmas Penanggalan Kota Subulussalam tahun 2024. Penelitian ini bersifat analitik dengan desain cross sectional. Populasi adalah seluruh ibu yang memiliki balita di wilayah kerja Puskesmas Penanggalan pada Januari-Desember 2023 sebanyak 807 ibu balita dan sampel berjumlah 89 orang. Penelitian dilakukan pada tanggal 12-18 Juni 2024. Data diolah secara univariat dan bivariat. Hasil penelitian didapatkan ada hubungan dukungan keluarga (P value = 0,012), ada hubungan ketersediaan informasi (P value = 0,026) dan ada hubungan sikap petugas (0,000) dengan kunjungan ulang posyandu pada Ibu Balita. Kepada Puskesmas, meningkatkan ketersediaan informasi melalui promosi kesehatan mengenai pemanfaatan posyandu, membuat grup whatsapp, menyebarkan informasi melalui Instagram dan media lainnya. Mengadakan pelatihan mengenai service excellent bagi petugas kesehatan
HUBUNGAN PENGETAHUAN DAN POLA MENSTRUASI DENGAN KEJADIAN ANEMIA PADA REMAJA PUTRI DI SEKOLAH MENENGAH ATAS (SMA) NEGERI 1 SABANG Namira Yusuf; Rahmayani Rahmayani; Lailatul Qadri
JOURNAL OF HEALTHCARE TECHNOLOGY AND MEDICINE Vol 11, No 1 (2025): APRIL 2025
Publisher : Universitas Ubudiyah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33143/jhtm.v11i1.5181

Abstract

AbstrakLatar Belakang : Anemia merupakan masalah kesehatan masyarakat terbesar di dunia terutama pada kelompok remaja, anemia ditandai dengan rendahnya konsentrasi hemoglobin (Hb) yang disebabkan oleh rendahnya produksi sel darah merah, meningkatnya kerusakan eritrosit, kehilangan darah yang berlebihan dan defisiensi Fe yang berperan besar dalam kejadian anemia. Di Provinsi Aceh, remaja putri usia 10-18 tahun sebanyak 57,1% mengalami anemia dengan jenis anemia defisiensi zat besi. Dan dari survei awal yang penulis lakukan ditemukan 10 orang siswi menderita anemia dari 14 orang siswi yang diperiksa Hb nya dengan klasifikasi 9 orang anemia ringan dan 1 orang anemia sedang. Hasil wawancara terhadap 10 orang siswi yang mengalami anemia di SMA Negeri 1 Sabang diketahui bahwa 7 orang siswi mengalami gangguan konsentrasi belajar sehingga prestasinya menurun, 8 orang siswi belum memahami dengan benar tentang anemia, 9 siswi mengalami siklus pendek, lama menstruasi lebih dari 7 hari. Tujuan Penelitian : Untuk mengetahui hubungan pengetahuan dan pola menstruasi dengan kejadian anemia pada remaja putri di SMA Negeri 1 Sabang. Metode Penelitian : Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif menggunakan desain analitik dengan rancangan cross sectional. Populasi penelitian ini adalah seluruh siswi kelas 1 dan kelas 2 SMA Negeri 1 Sabang yang berjumlah 117 orang dan menjadi sampel penelitian sebanyak 54 orang. Pengumpulan data dilakukan pada tanggal 07 sampai dengan 17 Juli 2017. Analisa data menggunakan analisis Chi-Square. Hasil Penelitian : dari hasil penelitian diketahui yang mengalami anemia dari 54 responden yaitu sebanyak 29 orang (53,7%). Responden rata-rata berpengetahuan kurang yaitu sebanyak 23 orang (42,6%) serta memiliki pola menstruasi yang tidak normal yaitu sebanyak 32 orang (59,3%). Kesimpulan dan Saran : ada hubungan pengetahuan, pola menstruasi dengan kejadian anemia. Diharapkan pihak sekolah dapat mengadakan kegiatan pemeriksaan Hb setiap bulannya kepada siswi, dan memberikan penyuluhan tentang penanggulangan anemia pada remaja putri. Dan bagi peneliti lain dapat menjadi informasi tambahan bagi peneliti selanjutnya untuk mengembangkan serta melakukan  penelitian lebih mendalam tentang anemia dengan variabel dan design penelitian yang berbeda. 
HUBUNGAN PENGETAHUAN DAN POLA MENSTRUASI DENGAN KEJADIAN ANEMIA PADA REMAJA PUTRI DI SEKOLAH MENENGAH ATAS (SMA) NEGERI 1 SABANG Namira Yusuf; Rahmayani Rahmayani; Lailatul Qadri
JOURNAL OF HEALTHCARE TECHNOLOGY AND MEDICINE Vol. 11 No. 1 (2025): APRIL 2025
Publisher : Universitas Ubudiyah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33143/jhtm.v11i1.5181

Abstract

AbstrakLatar Belakang : Anemia merupakan masalah kesehatan masyarakat terbesar di dunia terutama pada kelompok remaja, anemia ditandai dengan rendahnya konsentrasi hemoglobin (Hb) yang disebabkan oleh rendahnya produksi sel darah merah, meningkatnya kerusakan eritrosit, kehilangan darah yang berlebihan dan defisiensi Fe yang berperan besar dalam kejadian anemia. Di Provinsi Aceh, remaja putri usia 10-18 tahun sebanyak 57,1% mengalami anemia dengan jenis anemia defisiensi zat besi. Dan dari survei awal yang penulis lakukan ditemukan 10 orang siswi menderita anemia dari 14 orang siswi yang diperiksa Hb nya dengan klasifikasi 9 orang anemia ringan dan 1 orang anemia sedang. Hasil wawancara terhadap 10 orang siswi yang mengalami anemia di SMA Negeri 1 Sabang diketahui bahwa 7 orang siswi mengalami gangguan konsentrasi belajar sehingga prestasinya menurun, 8 orang siswi belum memahami dengan benar tentang anemia, 9 siswi mengalami siklus pendek, lama menstruasi lebih dari 7 hari. Tujuan Penelitian : Untuk mengetahui hubungan pengetahuan dan pola menstruasi dengan kejadian anemia pada remaja putri di SMA Negeri 1 Sabang. Metode Penelitian : Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif menggunakan desain analitik dengan rancangan cross sectional. Populasi penelitian ini adalah seluruh siswi kelas 1 dan kelas 2 SMA Negeri 1 Sabang yang berjumlah 117 orang dan menjadi sampel penelitian sebanyak 54 orang. Pengumpulan data dilakukan pada tanggal 07 sampai dengan 17 Juli 2017. Analisa data menggunakan analisis Chi-Square. Hasil Penelitian : dari hasil penelitian diketahui yang mengalami anemia dari 54 responden yaitu sebanyak 29 orang (53,7%). Responden rata-rata berpengetahuan kurang yaitu sebanyak 23 orang (42,6%) serta memiliki pola menstruasi yang tidak normal yaitu sebanyak 32 orang (59,3%). Kesimpulan dan Saran : ada hubungan pengetahuan, pola menstruasi dengan kejadian anemia. Diharapkan pihak sekolah dapat mengadakan kegiatan pemeriksaan Hb setiap bulannya kepada siswi, dan memberikan penyuluhan tentang penanggulangan anemia pada remaja putri. Dan bagi peneliti lain dapat menjadi informasi tambahan bagi peneliti selanjutnya untuk mengembangkan serta melakukan  penelitian lebih mendalam tentang anemia dengan variabel dan design penelitian yang berbeda.