Claim Missing Document
Check
Articles

Found 34 Documents
Search

HUBUNGAN PERAN KELUARGA DAN INFORMASI TERHADAP PENGETAHUAN SISWA TENTANG PENCEGAHAN HIV AIDS (Studi Kasus Di SMA Negeri I Samalanga Kabupaten Bireun) Rosita, Sri; Safitri, Riski
Majalah Kesehatan Masyarakat Aceh (MaKMA) Vol 1, No 1 (2018): Majalah Kesehatan Masyarakat Aceh (MaKMA)
Publisher : Universitas Serambi Mekkah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (479.937 KB) | DOI: 10.32672/makma.v1i1.638

Abstract

Berdasarkan Profil Kesehatan Aceh 2016 jumlah penderita HIV/AIDS di Kabupaten Bireun pada tahun 2016 sudah mencapai 45 orang dari berbagai tingkatan umur. Berdasarkan survei awal yang dilakukan peneliti di SMAN 1 Samalanga Kabupaten Bireun tahun 2017, diketahui bahwa sampai tahun 2016 belum pernah ada pihak sekolah maupun petugas kesehatan yang melakukan penyuluhan tentang HIV-AIDS. Hal ini menyebabkan pengetahuan siswa siswi tentang HIV-AIDS masih rendah. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hubungan peran keluarga dan informasi terhadap pengetahuan siswa tentang pencegahan HIV-AIDS di SMA Negeri 1 Samalanga Kabupaten Bireun. Penelitian ini bersifat Survei Analitik dengan desain cross sectional studi. Jumlah Sampel yang diambil yaitu 85 responden. Analisis yang digunakan adalah analisa univariat dan bivariat. Tempat penelitian ini dilakukan di SMAN 1 Samalanga Kabupaten Bireun pada tanggal 17 Juni sampai 13 Juli. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat hubungan peran keluarga terhadap pengetahuan siswa tentang pencegahan HIV-AIDS (P-value  0,027< 0,05), dan terdapat hubungan antara informasi dengan pengetahuan siswa tentang pencegahan HIV-AIDS (P-value  0,014< 0,05). Diharapkan kepada Dinas Kesehatan Kabupaten Bireun untuk memberikan penyuluhan secara lebih intensif kepada siswa dan guru di sekolah serta kepada keluarga siswa mengenai pencegahan HIV-AIDS.Kata Kunci : Informasi, Peran Keluarga, Pencegahan HIV AIDS
HUBUNGAN SOSIAL BUDAYA DAN MENDAPATKAN INFORMASI TERHADAP PENGGUNAAN PENGOBATAN TRADISIONAL PADA IBU NIFAS (Studi Kasus Di Kecamatan Teragun Kabupaten Gayo Lues) Rosita, Sri
Majalah Kesehatan Masyarakat Aceh (MaKMA) Vol 1, No 2 (2018): Majalah Kesehatan Masyarakat Aceh (MaKMA)
Publisher : Universitas Serambi Mekkah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (461.184 KB) | DOI: 10.32672/makma.v1i2.822

Abstract

Pengobatan yang digunakan ibu nifas sebagian besar adalah pengobatan tradisional, meskipun sarana pelayanan kesehatan poskesdes dan bidan di desa telah tersedia. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hubungan sosial budaya dan keterpaparan informasi terhadap penggunaan pengobatan tradisional pada ibu nif as. Jenis penelitian bersifat deskriptif analitik dengan pendekatan Cross Sectional. Sampel penelitian berjumlah 35 ibu nifas yang diambil secara total sampling. Data dianalisis dengan menggunakan statistik Chi-Square Test. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat hubungan antara sosial budaya dan keterpaparan informasi dengan penggunaan pengobatan tradisional. Diharapkan bagi ibu nifas agar lebih selektif dalam menggunakan pengobatan tradisional, karena pengobatan tradisional yang diracik sendiri dosisnya belum tentu sesuai dengan tubuh sehingga dapat menyebabkan efek dan dampak negatif terhadap tubuh dan diharapkan kepada pihak puskesmas untuk melakukan penyuluhan kepada ibu-ibu tentang pengobatan tradisional.Kata Kunci : Informasi , Pengobatan Tradisional, Sosial Budaya.
HUBUNGAN PERAN KELUARGA DAN INFORMASI TERHADAP PENGETAHUAN SISWA TENTANG PENCEGAHAN HIV AIDS (Studi Kasus Di SMA Negeri I Samalanga Kabupaten Bireun) Rosita, Sri; Safitri, Riski
Majalah Kesehatan Masyarakat Aceh (MaKMA) Vol 1, No 1 (2018): Majalah Kesehatan Masyarakat Aceh (MaKMA)
Publisher : Universitas Serambi Mekkah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32672/makma.v1i1.638

Abstract

Berdasarkan Profil Kesehatan Aceh 2016 jumlah penderita HIV/AIDS di Kabupaten Bireun pada tahun 2016 sudah mencapai 45 orang dari berbagai tingkatan umur. Berdasarkan survei awal yang dilakukan peneliti di SMAN 1 Samalanga Kabupaten Bireun tahun 2017, diketahui bahwa sampai tahun 2016 belum pernah ada pihak sekolah maupun petugas kesehatan yang melakukan penyuluhan tentang HIV-AIDS. Hal ini menyebabkan pengetahuan siswa siswi tentang HIV-AIDS masih rendah. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hubungan peran keluarga dan informasi terhadap pengetahuan siswa tentang pencegahan HIV-AIDS di SMA Negeri 1 Samalanga Kabupaten Bireun. Penelitian ini bersifat Survei Analitik dengan desain cross sectional studi. Jumlah Sampel yang diambil yaitu 85 responden. Analisis yang digunakan adalah analisa univariat dan bivariat. Tempat penelitian ini dilakukan di SMAN 1 Samalanga Kabupaten Bireun pada tanggal 17 Juni sampai 13 Juli. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat hubungan peran keluarga terhadap pengetahuan siswa tentang pencegahan HIV-AIDS (P-value  0,027 0,05), dan terdapat hubungan antara informasi dengan pengetahuan siswa tentang pencegahan HIV-AIDS (P-value  0,014 0,05). Diharapkan kepada Dinas Kesehatan Kabupaten Bireun untuk memberikan penyuluhan secara lebih intensif kepada siswa dan guru di sekolah serta kepada keluarga siswa mengenai pencegahan HIV-AIDS.Kata Kunci : Informasi, Peran Keluarga, Pencegahan HIV AIDS
HUBUNGAN SOSIAL BUDAYA DAN MENDAPATKAN INFORMASI TERHADAP PENGGUNAAN PENGOBATAN TRADISIONAL PADA IBU NIFAS (Studi Kasus Di Kecamatan Teragun Kabupaten Gayo Lues) Rosita, Sri
Majalah Kesehatan Masyarakat Aceh (MaKMA) Vol 1, No 2 (2018): Majalah Kesehatan Masyarakat Aceh (MaKMA)
Publisher : Universitas Serambi Mekkah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32672/makma.v1i2.822

Abstract

Pengobatan yang digunakan ibu nifas sebagian besar adalah pengobatan tradisional, meskipun sarana pelayanan kesehatan poskesdes dan bidan di desa telah tersedia. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hubungan sosial budaya dan keterpaparan informasi terhadap penggunaan pengobatan tradisional pada ibu nif as. Jenis penelitian bersifat deskriptif analitik dengan pendekatan Cross Sectional. Sampel penelitian berjumlah 35 ibu nifas yang diambil secara total sampling. Data dianalisis dengan menggunakan statistik Chi-Square Test. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat hubungan antara sosial budaya dan keterpaparan informasi dengan penggunaan pengobatan tradisional. Diharapkan bagi ibu nifas agar lebih selektif dalam menggunakan pengobatan tradisional, karena pengobatan tradisional yang diracik sendiri dosisnya belum tentu sesuai dengan tubuh sehingga dapat menyebabkan efek dan dampak negatif terhadap tubuh dan diharapkan kepada pihak puskesmas untuk melakukan penyuluhan kepada ibu-ibu tentang pengobatan tradisional.Kata Kunci : Informasi , Pengobatan Tradisional, Sosial Budaya.
Faktor yang Berhubungan dengan Efektivitas Pelayanan Kesehatan pada Pasien di Ruang Rawat Inap Rumah Sakit TK II Iskandar Muda Banda Aceh Sri Rosita; Arina Arina; Muhazar Muhazar
Serambi Saintia : Jurnal Sains dan Aplikasi Vol 9, No 2 (2021): Serambi Saintia
Publisher : Universitas Serambi Mekkah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32672/jss.v9i2.3863

Abstract

Indikator pelayanan rumah sakit merupakan bagian dari salah satu statistik rumah sakit. Dengan adanya indikator tersebut dapat diketahui tingkat pemanfaatan, mutu serta efisiensi pelayanan yang terdapat di rumah sakit. Indikator pelayanan rumah sakit dapat dilihat dari nilai BOR, AVLOS, TOI, BTO, GDR DAN NDR. Tujuan penelitian ini adalah Untuk mengetahui Faktor-faktor yang berhubungan dengan efektivitas Pelayanan kesehatan pada pasien di ruang Rawat inap rumah sakit tk II Iskandar Muda Banda Aceh. Penelitian ini bersifat analitik dengan desain cross sectional. Populasi dalam penelitian ini sebanyak 87 orang dan sekaligus menjadi sampel. Penelitian dilakukan pada bulan Mei 2019. Hasil penelitian didapatkan bahwa ada hubungan kompetensi teknis, kenyamanan dan hubungan antar manusia dengan efektivitas Pelayanan kesehatan. Diharapkan kepada pihak rumah sakit agar lebih mempertahankan dan meningkatkan kompetensi teknik dan profesionalisme petugas medis, paramedis maupun non medis dalam pelayanan terhadap pasien seperti pelatihan patient safety yang diikuti dengan kegiatan monitoring dan evaluasi kegiatan serta meningkatkan pelayanan kesehatan khususnya di ruang rawat inap.Kata kunci : Efektivitas Pelayanan Kesehatan.ABSTRACTIndicators of hospital services are part of one of the hospital statistics. With the existence of these indicators, it can be seen the level of utilization, quality and efficiency of services contained in the hospital. Hospital service indicators can be seen from the values of BOR, AVLOS, TOI, BTO, GDR AND NDR. The purpose of this study was to find out the factors related to the effectiveness of health services for patients in the inpatient room of the second hospital in Iskandar Muda Banda Aceh. This research is analytical with cross sectional design. The population in this study were 87 people and at the same time became samples. The study was conducted in May 2019. The results showed that there was a relationship between technical competence and comfort with the effectiveness of health services in patients and there was relationship between human relations with the effectiveness of health services in patients. To the hospital to better maintain and improve the technical competence and professionalism of medical, paramedic and non-medical personnel in the service to patients such as patient safety training followed by activity monitoring and evaluation.Keywords : Effectiveness of Health Services
PENGARUH KONFLIK PERAN DAN AMBIGUITAS PERAN TERHADAP KINERJA KARYAWAN FAKULTAS EKONOMI PROGRAM EKSTENSI UNIVERSITAS JAMBI Sri Rosita
Jurnal Manajemen Terapan dan Keuangan Vol. 2 No. 3 (2013): Jurnal Manajemen Terapan dan Keuangan
Publisher : Program Studi Manajemen Pemerintahan dan Keuangan Daerah Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22437/jmk.v2i3.1815

Abstract

Tujuan pokok penelitian ini untuk memperoleh bukti empirik mengenai berapa besar Pengaruh  Konflik Peran dan Ambiguitas Peran  terhadap Kinerja Karyawan di Fakultas Ekonomi Program Ekstensi Universitas Jambi. Indikator konflik peran yang digunakan dalam penelitian ini adalah melakukan pekerjaan yang bertentangan dari dua pihak/orang atau lebih, tidak memiliki kemampuan dalam memenuhi pekerjaan dari pihak lain, kerja sama dengan departemen lain dalam melakukan pekerjaan yang berbeda, adanya pelanggaran peraturan atau kebijakan agar dapat menyelesaikan pekerjaan, tersedianya sumberdaya dan fasilitas yang memadai, melakukan pekerjaan yang dianggap tidak perlu. Indikator ambiguitas peran yang digunakan ialah wewenang yang jelas, tujuan dan sasaran yang terarah, mengetahui dengan jelas harapan dari pihak lain, tanggung jawab yang jelas, dan mengetahui dengan baik pekerjaan yang harus dilakukan. Indikator kinerja karyawan yang digunakan adalah kualitas kerja melebihi rekan kerja, kemampuan mencapai tujuan melebihi rekan kerja, kemampuan dalam memahami kebutuhan pelanggan melebihi rekan kerja, memiliki pengetahuan terhadap produk pesaing melebihi rekan kerja, dan potensi kerja yang melebihi rekan kerja. Sebagai bahan kajian empiris penelitian ini menggunakan survey penjelasan (Explanatory Survey Method) maka teknik analisis yang dipakai dalam menguji hipotesis penelitian ini adalah Path Analysis dengan menggunakan teknik pengambilan sampel berupa random sampling sedangkan metode pengambilan data adalah dengan menggunakan kuesioner.
Pemberian Terapi Dasar Pada Pasien Scabies Di Wilayah Kerja Puskesmas Langsa Barat Diza Fathamira Hamzah; Sri Rosita
Prosiding Seminar Nasional USM Vol 3, No 1 (2022): SEMNAS MULTIDISIPLIN ILMU
Publisher : Universitas Serambi Mekkah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Scabies adalah penyakit yang menggambarkan buruknya hygene personal yang disebabkan oleh infestasi Sarcoptes scabiei. Pada umumnya, scabies tidak mengancam jiwa namun, penyakit ini dapat menjadi kronis dan berat serta menimbulkan komplikasi yang berbahaya. Sehingga diperlukan terapi dan pencegahan yang tepat terhadap pengendalian penyakit scabies. Penelitian ini bertujuan untuk mempelajari gambaran pemberian terapi salep permetrin dan sulfur 4% pada pasien scabies di Puskesmas Langsa Barat. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan desain deskriptif. Populasi pada penelitian ini adalah pasien yang dengan jumlah 193 pasien.  Teknik pengambilan sampel dalam penelitian ini dilakukan dengan cara Non Probability sampling yaitu dengan purposive sampling. Analisa data dilakukan dengan cara univariat dengan melihat distribusi frekuensi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa permetrin 5% sebagai terapi gold standar pada pasien scabies karena memiliki terapi yang sangat baik. Sebagian besar pasien berjenis kelamin laki-laki sebanyak 40 responden (66,7%) dan sisanya perempuan sebanyak 20 responden (33,3%). Mayoritas pasien scabies adalah anak-anak sebanyak 17 responden (28,3%) dan paling sedikit adalah lansia akhir sebanyak 1 responden (1,7%). Pemberian terapi salep pada pasien scabies sebagian besar diberikan salep permetrin sebanyak 52 responden (86,7%), sementara yang paling sedikit digunakan adalah kombinasi permetrin dengan sulfur 4% sebanyak 8 responden (13,3%). Diharapkan bagi tenaga kesehatan Puskesmas Langsa Barat untuk meningkatkan promosi kesehatan tentang pentingnya menjaga kebersihan diri di lingkungan keluarga maupun sekolah/dayah. Kata Kunci: Hygene Personal; Penyakit Menular; Preventif; Terapi dasar
Peran Keluarga dan Dukun Bayi Terhadap Keputusan Ibu Post Partum Melakukan Pantangan Makan Dalam Budaya Madeung Di Wilayah Kerja Puskesmas Samadua Sri Rosita; Rahmayani Rahmayani; Diza Fathamira Hamzah
Prosiding Seminar Nasional USM Vol 3, No 1 (2022): SEMNAS MULTIDISIPLIN ILMU
Publisher : Universitas Serambi Mekkah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Madeung merupakan sebuah tradisi di Aceh untuk merawat ibu post partum, salah satu tindakan yang dilakukan dengan melakukan pantangan makan. Pantangan makan dalam budaya madeung dapat mengurangi nutrisi ibu hamil yang berdampak pada kesehatan ibu dan bayinya. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan peran keluarga dan dukun bayi terhadap tindakan ibu melakukan pantangan makan dalam budaya madeung di wilayah kerja Puskesmas Samadua. Metode penelitian dengan desain mixed methode dengan model concurent embeded. Data kuantitatif  dengan sampel penelitian ini sebanyak 45 orang ibu post partum dengan teknik purposive sampling. Data kualitatif dengan informan tambahan anggota keluarga (suami/orang  tua) dan dukun bayi. Hasil Penelitian dengan analisis kuantitatif dengan uji chi square menunjukkan bahwa ada hubungan peran keluarga p value (0,000) dan peran dukun bayi p value (0,004) terhadap keputusan ibu post partum melakukan pantangan makan pada tingkat interval kepercayaan 95%. Analisis kualitatif dengan pendekatan fenomenologi deskriptif bahwa pantangan makan yang selama ini dilakukan sangat erat kaitannya karena anjuran dari ibu/orang tua yang sudah menjadi tradisi turun temurun serta merupakan anjuran dan saran dari dukun bayi walaupun persalinan ditolong oleh tenaga kesehatan, tapi pada saat proses penyembuhan ibu post partum dan acara turun lahir dibawah dampingan dukun bayi. Kesimpulannya bahwa peran keluarga dan dukun bayi mempunyai pengaruh terhadap keputusan ibu post partum melakukan pantangan makan. Diharapkan kepada Puskesmas Samadua untuk melakukan penyuluhan terkait budaya pantangan makan secara proaktif serta melakukan pembinaan secara khusus kepada keluarga serta dukun bayi dan bermitra baik serta melkaukan kerjasama lintas sektor. Kata kunci: Pantang Makan; Keluarga; Dukun Bayi 
The Level of Patients Satisfaction In Pharmacy Installation of Langsa Regional Hospital Diza Fathamira Hamzah; Sri Rosita; Rahmayani Rahmayani
International Conference on Multidisciplinary Research Vol 5, No 1 (2022): ICMR
Publisher : Universitas Serambi Mekkah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32672/pic-mr.v5i1.5271

Abstract

One of the hospital services is pharmaceutical service which is a service that must be provided by the hospital. Pharmaceutical service is a service which is directly responsible to patients related to pharmaceutical preparations with the aim of achieving definite results to improve the quality of life of patients in general, including patients using health social security administrator. This study aims to determine the analysis of the level of patient satisfaction in the Pharmacy Installation at Langsa Regional Hospital. The study population was all patients in the Pharmacy Installation of Langsa Regional Hospital and 79 of them was drawn as sample research by using accidental sampling technique.The data were collected by using questionairre. The data analysis was carried out univariately by identify the percentage of each variable studies. The results showed that 60 patients were unsatisfied (75.9%). In terms of several sub-assessments, 58 patients satisfied with the positive attitude of officers (73.4%), 62 patients (78.5%)unsatisfied with the waiting time of the services which is according to the standard besides 57 patients (72.1%)unsatisfied with the drug information service provided. It is necessary to improve the quality of pharmaceutical services by organizing training for health workers and evaluating services on a regular basis. Keywords: Patient Satisfaction, Public Health Status, Rational Use of Drug, Hospital Services
Risk Factors for Type II Diabetes Mellitus in the Work Area of UPTD Public Health Center Lampaseh in 2020 Tiara Aprilia; Rahmayani Rahmayani; Sri Rosita; Diza Fathamira Hamzah; Ismail Ismail
International Conference on Multidisciplinary Research Vol 5, No 2 (2022): ICMR
Publisher : Universitas Serambi Mekkah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32672/pic-mr.v5i2.5428

Abstract

Risk factors for type 2 diabetes mellitus that cannot be modified consist of age, family history of diabetes mellitus. While the risk factors for type 2 diabetes mellitus that can be modified include obesity, lack of physical activity, hypertension, dyslipidemia, unhealthy diet, smoking behavior. In addition, the wrong diet can cause type 2 diabetes such as consuming fast food, sweet foods, soft drinks. The purpose of this study was to determine the Risk Factors for Type II Diabetes Mellitus in the UPTD Work Area of the Lampaseh Health Center 2020. This study was analytic with a case control design. Population and sample amounted to 27 people. The study was conducted on January 4-16, 2021 and analyzed using odds ratios. The results showed that there was an effect of age (p value = 0.043, OR = 0.245), family history (p value = 0.019, OR = 5.339) and obesity (p value = 0.011, OR = 0.182) on the risk factors for type II Diabetes Mellitus in Indonesia. Working Area UPTD Lampaseh Health Center. It is recommended that health workers can provide counseling about type II diabetes mellitus (DM) to all DM patients, so that DM patients know about further treatment and can socialize to DM patients the risk if they have a family history. Keywords: Diabetes Mellitus, Obesity, Age, Family Story.