Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

HUBUNGAN INTENSITAS BIMBINGAN SKRIPSI DENGAN TINGKAT KECEMASAN PADA MAHASISWA UNIVERSITAS BHAMADA SLAWI Nurhakim Yudhi Wibowo; Susi Muryani; Ramadhan Putra Satria
Bhamada: Jurnal Ilmu dan Teknologi Kesehatan (E-Journal) Vol 14 No 1 (2023)
Publisher : UNIVERSITAS BHAMADA SLAWI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36308/jik.v14i1.486

Abstract

Mahasiswa yang sedang menyusun skripsi cenderung memiliki masalah kesehatan mental seperti kecemasan dan depresi. Mahasiswa merasakan takut dan khawatir sebelum bertemu dosen pembimbing, proses bimbingan skripsi juga membuat mahasiswa menjadi lebih sensitif dan gelisah. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan intensitas bimbingan skripsi dengan tingkat kecemasan pada mahasiswa S1 Ilmu Keperawatan Universitas Bhamada Slawi. Penelitian ini menggunakan desain korelasional dengan pendekatan cross sectional. Sampel pada penelitian ini sebanyak 96 responden dengan menggunakan teknik total samping. Berdasarkan hasil uji Kendall’s Tau didapatkan p value 0,477>0,05, sehingga dapat disimpulkan tidak ada hubungan antara intensitas bimbingan skripsi dengan tingkat kecemasan pada mahasiswa S1 Ilmu Keperawatan Universitas Bhamada Slawi. Hasil peneliian menunjukkan bahwa sebagian besar responden melakukan bimbingan skripsi dengan intensitas sedang dan dengan tingkat kecemasan ringan. Hasil penelitian ini diharapkan apabila terjadi kecemasan pada mahasiswa saat menyusun skripsi, maka tidak hanya dipengaruhi oleh intensitas bimbingan yang rendah, namun perlu mengetahui faktor-faktor lain yang dapat mempengaruhi kecemasan pada mahasiswa saat menyusun skripsi.
First ways to find out breast cancer by Breast Self-Examination (BSE) Susi Muryani; Nurhakim Yudhi Wibowo; Prayogi Ning Tyastuti
Media Keperawatan Indonesia Vol 7, No 4 (2024)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26714/mki.7.4.2024.320-326

Abstract

Breast self-examination (BSE) or SADARI is one of the first ways to find out breast cancer by seeing and feeling if there are abnormalities. The Indonesian Ministry of Health in 2022 said that the incidence of breast cancer in Indonesia was 26 per 100 thousand population, and 70% were detected at an advanced stage and could result in death. Delays in early detection of breast cancer due to lack of knowledge and information. Health education about BSE is important as an effort to prevent breast cancer. The purpose of this study was to determine the effect of BSE health education on knowledge about early detection of breast cancer in SMA Negeri 01 Jatibarang. This type of research uses a quasi-experimental design with a one-group pre-post test design without control. The sample in this study was female students in grades 10 and 11, who were taken using the simple random sampling technique with as many as 78 respondents. The Wilcoxcon signed rank test statistical test showed a p-value of 0.000 <0.05, which means that there is an effect of health education on knowledge using the demonstration method. Based on this research, it is expected that young women can apply knowledge and implement BSE prevention as an effort to detect early breast cancer.