Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

PERILAKU HIDUP BERSIH DAN SEHAT (PHBS) TENTANG KEBERSIHAN LINGKUNGAN SEKOLAH DASAR DESA PANEMON, KECAMATAN SUGIHWARAS, KABUPATEN BOJONEGORO Irma Mangar; Selviana Nur A; ⁠Okta Bella Wahyu Satrya L; Allichia Errika Safitri; Rista Puput Meira Anggraeni; Dianafa Sasita A
Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 7, No 3 (2024): MARTABE : JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jpm.v7i3.1076-1080

Abstract

Perilaku Hidup Bersih dan Sehat adalah inisiatif untuk mendukung siswa dalam mengadopsi perilaku yang akan memungkinkan mereka untuk berlatih PHBS di kelas dan secara aktif berkontribusi pada realisasi pengaturan pendidikan yang positif untuk diri mereka sendiri, instruktur mereka, dan masyarakat. metode pendekatannya ialah dengan demonstrasi Perilaku hidup sehat, juga strategi pendidikan kesehatan berupa penyuluhan bagi gerakan PHBS di sekolah akan mampu menjalankan strategi pleno (all-encompassing), khususnya dalam membangun perilaku baru, khususnya PHBS di sekolah yang dilakukan di desa panemon kecamatan sugihwaras kabupaten bojonegoro. kegiatan ini dilaksanakan secara Bersama-sama dengan total seluruh anggota yang mengikuti kegiatan sebanyak 18 mahasiswa. Hasilnya dengan adanya kegiatan ini sehingga membawa perubahan karakter terhadap lingkungan yang bersih dan sehat seperti pada lingkungan sekolah dasar desa panemon, kecamatan sugihwaras, kabupaten bojonegoro Siswa betul-betul memahami bahwa Pendidikan tidak hanya penting untuk Pendidikan akademi tetapi juga untuk kehidupan sehari-hari, kemudian adanya kegiatan sosialisasi PHBS ini Siswa memahami bagaimana lingkungan agar tetap bersih dan sehat.   
Optimalisasi Konservasi Air melalui Penanaman Pohon dan Pembuatan Lubang Resapan Biopori di Desa Dukohkidul: Optimizing Water Conservation through Tree Planting and Construction of Biopore Infiltration Holes Project in Dukohkidul Village Rista Puput Meira Anggraeni; Nadhif Talita Fayi; Hanin Alya' Labibah
DARMADIKSANI Vol 6 No 3 (2026): Edisi September
Publisher : Jurusan Pendidikan Bahasa dan Seni, FKIP, Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/darmadiksani.v6i3.11336

Abstract

Kekeringan merupakan salah satu permasalahan lingkungan yang dapat memengaruhi ketersediaan air serta keberlangsungan aktivitas masyarakat, terutama pada wilayah yang bergantung sektor pertanian. Desa Dukohkidul, kecamatan Ngasem, kabupaten Bojonegoro merupakan salah satu desa yang memerlukan  upaya konservasi lingkungan untuk meningkatkan kemampuan tanah dalam menyimpan air dan menjaga keberlanjutan sumber daya air. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan mendukung upaya pencegahan kekeringan melalui penanaman pohon, pembuatan lubang resapan biopori, yang didukung oleh kegiatan edukasi lingkungan. Metode yang digunakan adalah pendekatan partisipatif dengan melibatkan pemerintah desa, tokoh masyarakat, guru, dan siswa dalam pelaksanaan kegiatan. Program dilaksanakan pada Juli-Agustus 2026 melalui tahapan observasi, koordinasi, edukasi lingkungan, penanaman pohon, pembuatan lubang resapan biopori, serta monitoring dan evaluasi. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa sebanyak 135 pohon yang terdiri atas beringin, asam jawa, dan tabebuya berhasil ditanam pada wilayah RT 02 hingga RT 10, serta 32 lubang resapan biopori berhasil dibuat sebagai uapaya meningkatkan resapan air tanah. Selain itu, edukasi lingkungan juga berhasil dilaksanakan di MI Wasilatul Huda dan SDN Dukohkidul untuk meningkatkan kesadaran lingkungan sejak usia dini. Program ini memperoleh dukungan yang baik dari pemerintah desa, tokoh masyarakat, dan pihak sekolah. Kegiatan yang dilaksanakan memberikan kontribusi positif terhadap konservasi lingkungan, peningkatan area penghijauan, dan penguatan kesadaran masyarakat mengenai pentingnya pengelolaan sumber daya air secara berkelanjutan.