Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Analisis Kritis Kemunculan Regulatori State Pasca Krisis di Asia Timur dalam Ekonomi Politik Liberalism Otoriter Pemerintahan Hanny Pramuditha Pratiwi; Eli Apud Saepudin; Fara Padila; Ana Suktiana; Satrio Tri Buwono
MISTER: Journal of Multidisciplinary Inquiry in Science, Technology and Educational Research Vol. 1 No. 2 (2024): APRIL
Publisher : UNIVERSITAS SERAMBI MEKKAH

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32672/mister.v1i2.1434

Abstract

Krisis keuangan Asia Timur pada tahun 1997-1998 memicu transformasi signifikan dalam lanskap ekonomi politik regional. Salah satu perubahan yang paling menonjol adalah munculnya "negara pengatur" di negara-negara Asia Timur, di mana peran negara dalam mengatur pasar dan keuangan diperluas. Krisis ekonomi Asia Timur tahun 1997 menandakan titik balik dalam model ekonomi dan politik di kawasan tersebut. Di tengah liberalisasi ekonomi yang gencar, krisis ini mengekspos kerentanan dan ketimpangan yang mendasar. Sebagai respon, muncullah regulasi negara yang lebih kuat dalam berbagai sektor ekonomi. Kajian ini menganalisis kemunculan regulasi negara pasca krisis di Asia Timur dalam kerangka ekonomi politik liberalisme otoriter. Perspektif ini melihat bagaimana negara, meskipun menganut liberalisme ekonomi, tetap memainkan peran sentral dalam mengatur pasar dan mengarahkan pembangunan.
Implementasi E-Government dalam Pelayanan Administrasi Kependudukan di Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kota Serang Hanny Pramuditha Pratiwi; Aulia Fitriani; Iis Panisah; Ratna Suminar
Jejak digital: Jurnal Ilmiah Multidisiplin Vol. 2 No. 4 (2026): JUNI-JULI
Publisher : INDO PUBLISHING

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63822/dcv8jc07

Abstract

Studi ini mengevaluasi implementasi e-government pada pelayanan administrasi kependudukan di Disdukcapil Kota Serang melalui pendekatan kualitatif. Data dikumpulkan melalui teknik wawancara, observasi, dan studi dokumentasi. Hasil penelitian mengindikasikan bahwa sistem e-government berhasil memicu peningkatan efisiensi, efektivitas, serta transparansi pelayanan. Meski demikian, proses pelaksanaannya masih menghadapi sejumlah kendala, antara lain rendahnya literasi digital warga, minimnya kegiatan sosialisasi, dan gangguan teknis pada sistem. Guna mengoptimalkan pelayanan digital tersebut, pembenahan infrastruktur teknologi dan peningkatan kualitas sumber daya manusia mutlak diperlukan.