Claim Missing Document
Check
Articles

Found 6 Documents
Search

Clustering K-Means Berdasarkan Ciri Gray Level Co-occurrence Matrix Pada Foto Wajah Faundra Zahwa Ramadhani; Hari Purwadi; Ansar Rizal
Jurnal Komputer, Informasi dan Teknologi Vol. 5 No. 1 (2025): Juni
Publisher : Penerbit Jurnal Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53697/jkomitek.v5i1.2498

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Ciri Citra Wajah Berdasarkan Gray Level Coocurence Matrik (Glcm). Dan melakukan pengelompokan klaster menggunakan metode Simpel K- Means untuk mengetahui clustered instances. Tahapan dimulai dari pengambilan gambar wajah menggunakan kamera smartphone dengan jarak 100cm dan pencahayaan yang dikendalikan. Gambar kemudian diubah dari format RGB ke grayscale sebagai langkah awal pengolahan. Matriks GLCM dibentuk berdasarkan empat orientasi sudut (0°, 45°, 90°, dan 135°), dan dari matriks tersebut diekstraksi empat ciri tekstur utama, yaitu contrast, correlation, energy, dan homogeneity. Ekstraksi fitur ini berfungsi sebagai representasi ciri setiap gambar wajah. Data yang digunakan terdiri atas 60 gambar, diperoleh dari 15 pengambilan gambar untuk masing-masing dari 3 subjek yang berbeda, yang di Analisa mengunakan Glcm mendapatkan prototype data ciri sebanyak 60. Seluruh data ciri selanjutnya dianalisis menggunakan algoritma Simpel K-Means, dengan pengujian sebanyak 1-10 cluster yang berbeda di dapatkan Clustered Instances rata – rata sebanyak 56 %.
RANCANG BANGUN DAN ANALISIS KINERJA SISTEM PENGENDALI LAMPU BERBASIS SENSOR SUARA Samuel Pedrosa Situmorang; Ansar Rizal; Rihartanto
E-Link: Jurnal Teknik Elektro dan Informatika Vol. 21 No. 1 (2026): Mei 2026
Publisher : Universitas Muhammadiyah Gresik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30587/e-link.v21i1.11615

Abstract

Penelitian ini memaparkan proses perancangan, implementasi, dan pengujian sistem kendali lampu otomatis yang bekerja berdasarkan deteksi sinyal suara, khususnya tepukan tangan, menggunakan mikrokontroler Arduino Uno. Permasalahan yang diangkat adalah keterbatasan sistem pengendali lampu berbasis suara yang ada, yakni belum adanya analisis sistematis mengenai pengaruh variasi jarak deteksi terhadap akurasi dan waktu respons sistem pada kondisi lingkungan yang terkendali. Penelitian ini mengisi kesenjangan tersebut dengan melakukan pengujian pada lima titik jarak (10 cm hingga 100 cm) secara kuantitatif. Metode yang digunakan adalah engineering research berbasis eksperimen dengan pendekatan prototyping. Pengujian dilakukan sebanyak sepuluh kali pada setiap titik jarak. Parameter yang diukur meliputi tingkat akurasi deteksi suara dan waktu respons sistem. Hasil pengujian menunjukkan bahwa akurasi deteksi mencapai 100% pada jarak 10 cm dan menurun menjadi 80% pada jarak 100 cm, sementara waktu respons sistem sangat stabil, berkisar antara 9,8 hingga 10,2 ms dengan rata-rata 10 ms di seluruh variasi jarak. Temuan ini mengindikasikan bahwa sistem bekerja secara optimal pada jarak di bawah 30 cm, dan pengembangan lebih lanjut diperlukan untuk memperluas jangkauan deteksi.
Perancangan Sistem Pendingin Laptop Otomatis Berbasis Arduino Menggunakan Sensor Suhu DHT11 muhammad syafirul Mukminin; Ansar Rizal; Dwi Titi Maesaroh
Insand Comtech : Information Science and Computer Technology Journal Vol. 11 No. 1 (2026): Insand Comtech
Publisher : Universitas Madura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53712/jic.v11i1.3002

Abstract

Penurunan performa laptop akibat kenaikan suhu ekstrem saat pengoperasian durasi lama sering menghambat produktivitas pengguna. Penelitian ini menghadirkan solusi teknis melalui perancangan dan pengujian sistem pendingin otomatis berbasis mikrokontroler Arduino Uno untuk mengatasi kendala suhu berlebih tersebut. Perangkat menggunakan sensor DHT11 sebagai instrumen utama pendeteksi fluktuasi suhu secara real-time. Mekanisme kerja sistem bermula ketika sensor mengirimkan data kenaikan suhu menuju unit Arduino untuk pengolahan perintah selanjutnya. Integrasi komponen relay berfungsi sebagai sakelar otomatis penggerak kipas DC 5V, sedangkan modul LCD I2C 16x2 menampilkan data suhu serta indikator operasional kipas bagi pengguna. Metodologi pengujian mencakup perakitan perangkat keras, pengembangan kode program, hingga verifikasi fungsionalitas pada perangkat keras laptop secara langsung. Hasil observasi laboratorium menunjukkan bahwa sensor DHT11 memiliki tingkat sensitivitas yang akurat dalam merespons perubahan suhu. Prototipe ini beroperasi secara presisi karena relay segera mengaktifkan unit kipas saat suhu mencapai ambang batas yang telah ditentukan. Sistem memutus aliran listrik ke kipas secara otomatis guna efisiensi energi sesaat setelah suhu kembali stabil pada level normal. Layar LCD menyajikan informasi numerik suhu dan status operasional perangkat secara kontinu tanpa kendala latensi data. Secara komprehensif, inovasi pendingin eksternal ini menunjukkan reliabilitas tinggi sebagai alternatif terjangkau dalam memelihara stabilitas kinerja laptop dari risiko panas berlebih.
Pemanfaatan Google Sheet Untuk Pemantau Suhu Dan Kelembapan Kamar Berbasis ESP 8266 Muhammad Jumri; Ansar Rizal; Supriadi
Insand Comtech : Information Science and Computer Technology Journal Vol. 11 No. 1 (2026): Insand Comtech
Publisher : Universitas Madura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53712/jic.v11i1.3003

Abstract

Perkembangan teknologi Internet of Things (IoT) memungkinkan proses pemantauan suhu dan kelembapan ruangan dilakukan secara realtime melalui jaringan internet. Penelitian ini bertujuan untuk merancang dan mengembangkan sistem monitoring suhu dan kelembapan berbasis IoT menggunakan sensor DHT11 dan NodeMCU ESP8266 dengan Google Sheets sebagai media penyimpanan data. Sistem diterapkan pada kamar pribadi dengan proses pengamatan selama tujuh hari. Metode penelitian meliputi tahap perancangan sistem, implementasi perangkat keras dan perangkat lunak, pengujian sistem, serta analisis data hasil monitoring. Data suhu dan kelembapan dikirim melalui jaringan internet dan disimpan secara otomatis pada Google Sheets secara realtime. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sistem mampu melakukan pembacaan, pengiriman, dan penyimpanan data suhu serta kelembapan dengan baik selama proses monitoring berlangsung. Suhu ruangan hasil pengamatan berada pada kisaran 27,00°C hingga 39,80°C, sedangkan kelembapan ruangan berada pada kisaran 72,88% hingga 85,71%. Hasil monitoring juga menunjukkan bahwa peningkatan suhu ruangan cenderung menyebabkan kelembapan menurun, sedangkan ketika suhu menurun maka kelembapan meningkat. Selain itu, sistem tetap mampu bekerja dengan baik meskipun sempat terjadi gangguan koneksi jaringan WiFi pada waktu tertentu. Oleh karena itu, sistem yang dikembangkan dapat digunakan sebagai alternatif monitoring suhu dan kelembapan ruangan berbasis IoT yang sederhana, realtime, dan mudah diterapkan.
Rancang Bangun Sistem Inventaris Aset Berbasis RFID Pada Cafe Dilla Rahmadhani Tri Octavia; Rihartanto; Ansar Rizal
Jurnal Sains Informatika Terapan Vol. 5 No. 2 (2026): Jurnal Sains Informatika Terapan (Juni, 2026)
Publisher : Riset Sinergi Indonesia (RISINDO)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62357/jsit.v5i2.1132

Abstract

Pengelolaan inventaris aset pada café memiliki peranan penting dalam menunjang kelancaran operasional, karena berbagai aset seperti peralatan dapur, furnitur, perangkat elektronik, dan perlengkapan pelayanan digunakan setiap hari. Namun, proses pencatatan inventaris yang masih dilakukan secara manual berpotensi menimbulkan kesalahan input, kehilangan data, serta menyulitkan pemantauan kondisi dan keberadaan aset. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan sistem inventaris aset berbasis Radio Frequency Identification (RFID) pada café agar proses pendataan menjadi efektif dan terstruktur. Metode penelitian yang digunakan meliputi tahap identifikasi kebutuhan, perancangan sistem perangkat keras dan perangkat lunak, implementasi, serta pengujian sistem. Perangkat utama yang digunakan terdiri dari RFID reader RC522, RFID tag, NodeMCU ESP8266, server lokal, database MySQL, dan antarmuka berbasis web menggunakan PHP. Sistem bekerja dengan membaca UID dari RFID tag, kemudian data diproses oleh NodeMCU ESP8266 dan dikirim ke server melalui jaringan WiFi untuk disimpan ke dalam database. Hasil penelitian ini membuktikan bahwa sistem bisa membaca RFID tag, mengirim data ke server, serta menampilkan informasi inventaris pada halaman web secara baik. Data yang ditampilkan meliputi UID, nama barang, lokasi, kondisi, dan status aset. Dengan demikian, sistem yang dikembangkan dapat membantu pengelolaan inventaris aset pada café menjadi lebih efisien, akurat, dan mudah dipantau dibandingkan metode manual. Sehingga sistem yang dikembangkan mampu meningkatkan kualitas pengelolaan inventaris aset berbasis RFID pada café.
Analisis Perbandingan Kinerja Routing Static dan OSPF pada Jaringan Kampus Menggunakan Statistik Deskriptif. Rainalsa Sampe; Ansar Rizal; Didi Susilo Budi Utomo
Jurnal Sains Informatika Terapan Vol. 5 No. 2 (2026): Jurnal Sains Informatika Terapan (Juni, 2026)
Publisher : Riset Sinergi Indonesia (RISINDO)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62357/jsit.v5i2.1140

Abstract

Efisiensi komunikasi data dalam jaringan komputer kampus sangat bergantung pada pemilihan protokol routing yang tepat. Seiring dengan menigkatnya jumlah pengguna dan kompleksitas infrastruktur, administrator jaringan dihadapkan pada pilihan antara pengguna routing statis yang sederhana atau protokol dinamis seperti Open Shortest path first (OSPF) yang lebih adaptif. Penelitian ini dilakukan melalui simulasi menggunakan perangkat lunak Cisco Packet Tracer. Desain topologi jaringan dirancang merepsentasikan infrastruktur kampus yang menghubungkan berbagai gedung melalui router, server, dan switch. Kinerja kedua protokol diukur berdasarkan parameter Quality of Service (QoS), yang meliputi throughput, delay (latensi), packet loss dan jitter. Data yang diperoleh dari hasil simulasi kemudian diolah menggunakan teknik statistik deskriptif untuk memberikan gambaran yang jelas mengenai perbedaan performa rata rata dari kedua protokol tersebut dalam berbagai skenario beban trafik. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi protokol mana yang memberikan efisiensi transmisi data terbaik dalam lingkungan kampus. Hasil analisis ini diharapkan dapat menjadi rujukan bagi teknisi dalam melakukan optimasi infrastruktur jaringan agar distribusi informasi antar gedung dapat berjalan lebih optimal dan stabil.