Fadhillah Insani
Universitas Islam Negeri Sumatera Utara

Published : 3 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Pariwisata Halal Perspektif Ekonomi Syariah Ika Darma Yuni; Fadhillah Insani; Maryam Batubara
Jurnal Masharif al-Syariah: Jurnal Ekonomi dan Perbankan Syariah Vol 8 No 4 (2023)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30651/jms.v8i4.21225

Abstract

Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk membahas mengenai konsep pariwisata halal dalam perspektif ekonomi syariah. Metode penelitian yang digunakan adalah metode kualitatif berdasarkan studi pustaka. Adapun hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa Pariwisata dalam Islam merupakan kebutuhan al-hajiyaat (sekunder), sehingga ia harus didasarkan pada nilai-nilai syariah. Hukumnya sendiri mubah (boleh) untuk dilaksanakan dengan tetap menjaga nilai-nilai syariah dalam pelaksanaannya. Dan Konsep pariwisata syariah dalam peraturan perundang-undangan di Indonesia debatable. Masih belum ada dukungan secara optimal dari pemerintah pusat, sehingga perkembangannya terkesan lambat. Beberapa wilayah yang dijadikan tujuan destinasi wisata syariah mengembangkan sendiri peraturan daerah mengenai wisata syariah ini. Kata Kunci: Pariwisata halal, Ekonomi syariah, Hukum wisata halal
Pasar Uang Dalam Perspektif Ekonomi Syariah Fadhillah Insani; Ika Darma Yuni; Marliyah
Jurnal Masharif al-Syariah: Jurnal Ekonomi dan Perbankan Syariah Vol 8 No 4 (2023)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30651/jms.v8i4.21253

Abstract

Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk membahas mengenai konsep pasar uang dalam perspektif ekonomi syariah. Metode penelitian yang digunakan adalah metode kualitatif berdasarkan studi pustaka. Adapun hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa pasar uang syariah merupakan mekanisme yang memungkinkan lembaga keuangan syariah untuk menggunakan instrumen pasar dengan mekanisme yang sesuai dengan prinsip-prinsip syariah baik untuk mengatasi persoalan kekurangan likuiditas maupun kelebihan likuiditas. Pasar uang syariah memungkinkan pelaku pasar untuk menjalankan fungsi sebagaimana pada pasar uang konvensional dengan pengecualian bahwa instrumen yang digunakan memenuhi ketentuan syariah Islam Kata Kunci: Pasar Uang Syariah, Mekanisme Pasar Uang Syariah, Prinsip Syariah
IMPLEMENTASI ZAKAT PERTANIAN PADI DI DESA HALABAN JATI KABUPATEN LANGKAT Fadhillah Insani; Yenni Samri Juliati Nasution
Jurnal Ekonomi Syariah Darussalam Vol. 5 No. 1 (2024): Februari 2024
Publisher : Universitas KH. Mukhtar Syafaat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30739/jesdar.v5i1.2814

Abstract

Zakat is one of the pillars of religion. Zakat is divided into zakat nafs (fitrah) and zakat maal (treasure). Agricultural products are goods for which zakat must be paid, which is usually called agricultural zakat. The majority of the people of Halaban Jati Village are Muslim farmers. As devout Muslims, farmers in Halaban Jati Village have the obligation to pay zakat on their agricultural products. This research aims to determine the implementation of rice farming zakat in Halaban Jati Village. The research method used is a qualitative method with descriptive analysis of data collection carried out by researchers, both document data and field data. The results of the research show that the collection and distribution of agricultural zakat in Halaban Jati Village is in accordance with Islamic law, but there are still farmers who have insufficient knowledge regarding agricultural zakat, they only pay agricultural zakat according to the customs carried out by farmers in Halaban Jati Village, not based on clarity on the quantity of agricultural products, so that the percentage of zakat maal can be known clearly. However, the awareness of farmers in Halaban Jati Village to pay agricultural zakat is an extraordinary awareness of their obligation to pay zakat.