Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

STUDI PENGARUH KARAKTERISTIK ALIRAN TERHADAP BANGUNAN GROUNDSILL JEMBATAN KEMBAR GOWA SUNGAI JENEBERANG Asri, Asri; Ardian Saputra
Kohesi: Jurnal Sains dan Teknologi Vol. 2 No. 8 (2024): Kohesi: Jurnal Sains dan Teknologi
Publisher : CV SWA Anugerah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.3785/kohesi.v2i8.2380

Abstract

Bangunan groundsill pada sungai jeneberang sebagai pengaman untuk pilar jembatan kembar dapat mempengaruhi karakteristik aliran pada sungai disekitar bangunan groundsill. Kondisi aliran dalam sungai cenderung tergantung pada kecepatan aliran, volume air sungai, kemiringan dasar saluran dan permukaan bebas. Penelitiaan ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana perubahan karakteristik aliran sebelum dan sesudah melewati bangunan groundsill jembatan kembar sungai jeneberang. Penelitian ini menggunakan metode survey lapangan dimana sebagian besar data diperoleh dari pengamatan langsung atau melakukan survey langsung dengan objek dengan cara dilakukan 500 m sebelum dan sesudah bangunan groundsill dengan jarak per 50 m. Dari Hasil Penelitian menunjukkan bahwa aliran air mengalami perubahan kecepatan aliran yang diakibatkan oleh adanya bangunan groundsill yang dapat mempengaruhi karakteristik aliran. Aliran air sebelum bangunan groundsill dominan mengalami sub kritis ( Fr < 1 ), namun untuk dengan jarak 50 meter dari bangunan mengalami peningkatan bilangan froude dengan aliran subkritis (Fr <1 ), ini disebabkan karena mengalami perubahan kecepatan aliran. serta kedalaman sungai yang relatif rendah. Adanya bangunan groundsill dapat mengakibatkan penurunan kecepatan aliran di sekitar bangunan Sehingga dapat menurunkan degradasi disekitar sebelum bangunan groundsill sehingga Karakteristik aliran yang tadinya mengalami percepatan berangsur melambat mendekati bangunan groundsill serta dapat menurunkan angka degradasi di sekitar sebelum bangunan groundsill tersebut.
Analisis Perbandingan Kualitas Proximate Batubara Pada PIT B1 dengan ROM Coal Stockpile KM4 di PT. Trisensa Mineral Utama Kecamatan Loa Janan Kabupaten Kutai Kartanegara Provinsi Kalimantan Timur Ardian Saputra; Windhu Nugroho; Henny Magdalena; Agus Winarno; Albertus Juvensius Pontus
Venus: Jurnal Publikasi Rumpun Ilmu TeknikĀ  Vol. 3 No. 6 (2025): Venus: Jurnal Publikasi Rumpun Ilmu Teknik
Publisher : Asosiasi Riset Ilmu Teknik Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61132/venus.v3i6.1212

Abstract

Coal quality must be controlled from the pit area to the ROM stockpile to ensure compliance with market specifications. However, hauling and stockpiling processes often lead to changes in coal characteristics. This study aims to analyze variations in proximate parameters between coal from Pit B1 and ROM Stockpile Km4 at PT Trisensa Mineral Utama and to identify factors contributing to these changes. The methodology includes field sampling at both locations, sample preparation based on ASTM standards, and laboratory testing of inherent moisture, residual moisture, ash content, volatile matter, and fixed carbon. The results indicate that coal undergoes quality changes after being stored in the stockpile, marked by a decrease in inherent moisture of 2.54% (from 17.64% to 15.10%), a decrease in residual moisture of 1.42% (from 17.17% to 15.75%), a slight reduction in ash content of 0.16%, a decline in volatile matter of 0.28%, and a reduction in fixed carbon of 0.18%. These changes are influenced by field conditions, material contamination during mining, rainfall, coal porosity, and handling activities at the stockpile. The findings highlight the need for improved sampling management, better surface water control, and stricter material handling procedures to minimize coal quality degradation.