p-Index From 2021 - 2026
0.444
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Gema Wiralodra
Mochammad Taufan
Universitas Wiralodra, Indonesia

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Investigasi, strategi, implementasi, dan evaluasi integrasi teknologi informasi dan komunikasi dalam pembelajaran matematika sebagai upaya pengembangan profesionalisme guru matematika SMP Mochammad Taufan; Luthfiyati Nurafifah; Sudirman Sudirman; Mellawaty Mellawaty; Denni Ismunandar; Muhammad Galang Isnawan
Gema Wiralodra Vol. 14 No. 1 (2023): Gema Wiralodra
Publisher : Universitas Wiralodra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31943/gw.v14i1.460

Abstract

Pendidikan abad 21 menuntut guru untuk mengintegrasikan teknologi informasi dan komunikasi dalam proses pembalajarannya khususnya pembalajaran matematika. Namun, masih minimnya pelatihan, sosialisasi dan seminar terkait dengan cara mengintegrasikan teknologi informasi dan komunikasi yang valid, praktis dan efektif masih sangat kurang. Oleh karena hal itu, penelitian ini bertujuan menginvestigasi, menyusun strategi, mengimplemtasikan, dan mengevaluasi pelaksanaan pembelajaran daring guru matematika di masa pandemi COVID-19. Subjek penelitian yang terlibat pada penelitian ini adalah calon guru dan guru matematika tingkat sekolah menengah pertama di Kabupaten Indramayu. Alat pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini yakni (a) lembar observasi; (b) pedoman wawancara; (c) angket; (d) tes evaluasi adopsi teknologi. Sedangkan analisis data yang dilakukan yakni mengumpulkan data, melakukan pengkodean, menganalisis kode, menyajikan data, menyimpulkan dan memverifikasi kesimpulan. Pengolahan data secara kualitatif tersebut dibantu dengan menggunakan software AtlasTi. Hasil penelitian menyimpulkan bahwa (1) Pada tahap investigasi sebagian besar guru menggunakan beberapa aplikasi diantaranya yaitu, Zoom Meeting, YouTube, WhatsApp, PowerPoint, Google Meet, Google Form, Google Drive, Google Classroom, Geogebra dan Blog sekolah. (2) pada tahap strategi, peneliti mengadakan diskusi dan workshop dengan beberapa guru matematika dengan dasar hasil penelitian pada tahap investigasi tentang penggunaan ICT pada pembelajaran matematika serta kesulitan yang dirasakan oleh guru selama pandemi COVID-19. (3) pada tahap implementasi, guru menggunakan aplikasi yang telah dibuat atau yang sudah jadi sebelumnya. Pada tahap ini, langkah awalnya adalah mempersiapkan siswa mengguanakan aplikasi tersebut dengan cara mengarahkan dan membimbing siswa untuk mengubduh (download) aplikasi tersebut serta menjelaskan cara menggunakan media pembelajaran matematika yang berupa aplikasi yang bisa diakses melalui smartphone tersebut. (4) Pada tahap evaluasi, diperoleh kesimpulan bahwa integrasi media pembelajaran matematika berbasis ICT cukup efektif dalam meningkatkan hasil belajar matematika siswa. Kata Kunci: Integrasi Teknologi Informasi dan Komunikasi; Pembelajaran Matematika; Guru Matematika.
Difference Ability Understanding Draft Mathematical Students' Response to the Problem Based Learning (PBL) Model Assisted by Geogebra and Kahoot on Quadratic Function Material Navissa Briliani Sabilla; Mochammad Taufan
Gema Wiralodra Vol. 17 No. 1 (2026): Gema Wiralodra
Publisher : Universitas Wiralodra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31943/gw.v17i1.921

Abstract

Students' ability to understand mathematical concepts in the quadratic function material is still low because students have difficulty in connecting algebraic forms with graphical representations. as well as apply draft in solution problem. Besides That, learning Which still centered on Teacher And lack of utilization technology cause student not enough active in building conceptual understanding. This study aims to determine the differences in mathematical concept understanding abilities of students who learn using the Problem Based Learning model assisted by GeoGebra and Kahoot , as well as to describe the feasibility of the media and test instruments used. The results of the learning media validation obtained an average percentage of 82.00% with category very valid , whereas validation instrument test get an average of 98.33% with a very valid category . The trial results show that the GeoGebra-assisted PBL class get mark average pre-test 54.20, post-test 84.60, And N-Gain 0.66, while the class Problem Based Learning assisted Kahoot get mark average pre-test 53.80, post-test 79.20, and N-Gain 0.55. Thus, the media and instruments used are suitable for application in learning, and there are differences in the ability to understand mathematical concepts. student between second model learning, where is the problem Based Learning GeoGebra assistance is more effective in improving students' mathematical concept understanding abilities in quadratic function material.