Suliyono Suliyono
Sekolah Tinggi Agama Islam Binamadani

Published : 3 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

PRAKTIK JUAL BELI ONLINE DI TOKO NAEL OLSHOP DALAM PERSPEKTIF HUKUM EKONOMI SYARIAH Rizal Renaldi; Siti Nurwulan; Suliyono Suliyono
Syarie: Jurnal Pemikiran Ekonomi Islam Vol 7 No 1 (2024): Syar'ie
Publisher : Institut Binamadani Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51476/syarie.v7i1.618

Abstract

Penelitian ini bertujuan mengulas hukum praktik jual beli online yang dilakukan oleh toko Nael Olshop, Ciledug, Kota Tangerang. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah kualitatif. Sumber data penelitian diperoleh melalui observasi, wawancara, observasi, dan studi dokumen. Hasil penelitian menemukan bahwa praktik jual beli online di toko Nael Olshop Ciledug, Kota Tangerang, berlangsung melalui sistem penawaran secara online, cara pemesanan online, dan sistem pengiriman barang kepada konsumen. Dalam hal ini, apa yang dilakukan memiliki keserupaan dengan akad jual beli salam. Hasil penelitian menyimpulkan bahwa praktik jual beli online di toko Nael Olshop telah sesuai dengan hukum ekonomi Islam. Hal yang mendasarinya adalah praktik jual belinya telah memenuhi rukun dan syarat dalam jual beli, etika dalam menawarkan barang yang diunggah pun diinformasikan spesifikasinya, berlaku jujur, ada hak khiyar (mengurungkan atau melanjutkan pembelian) dan saling ridho (rela) antara penjual dan pembeli.
PENERAPAN AKAD IJARAH MENURUT FATWA DSN MUI NO. 112/DSN-MUI/IX/2017 DALAM TRANSAKSI SEWA MENYEWA AIR CONDITIONER DI PT. CAHAYA MANUNGGAL Suliyono Suliyono; Ahmad Fakhri Nurfaizi; Achmad Saeful
Madani Syari'ah: Jurnal Pemikiran Perbankan Syariah Vol 7 No 1 (2024): Madani Syari'ah: Jurnal Pemikiran Perbankan Syari'ah
Publisher : Institut Binamadani Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51476/madanisyariah.v7i1.613

Abstract

Penelitian ini bertujuan mengetahui permasalahan hukum pada penerapan akad ijarah dalam transaksi sewa menyewa Air Conditioner (AC) di PT. Cahaya Manunggal Kota Tangerang. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif, yaitu penelitian lapangan yang data-datanya dinyatakan dalam bentuk kata atau kalimat yang bersifat deskriptif dan analisis. Sumber data primer yang dipakai penulis adalah wawancara dan observasi langsung ke lokasi penelitian dan fatwa DSN MUI No.112/DSN-MUI/IX/2017 tentang akad Ijarah. Sumber data sekunder yang digunakan berupa buku, jurnal, dan penelitian- penelitian lain. Kesimpulan penelitian ini bahwa penerapan sewa menyewa Air Conditioner (AC) di PT. Cahaya Manunggal rekanan (ajir) mengabaikan beberapa syarat sahnya ijarah (jasa pekerjaan) dimana pihak rekanan (ajir) tidak memenuhi perjanjian yang telah disepakati. Berkenaan dengan syarat-syarat yang harus dipenuhi penyewa jasa atau pekerjaan ditemukan kecurangan dalam menggunakan bahan material tidak sesuai dengan spesifikasinya. Dan dalam sewa menyewa Air Conditioner (AC) yang terjadi di PT. Cahaya Manunggal masih ada pihak yang tidak memenuhi kewajiban yang telah ditetapkan pada akad yang telah disepakati. Melangar hak dan kewajiban yang harus dilakukan oleh pihak atau oknum yang menyewakan jasa akibat kecurangan yang dilakukan oleh pihak rekanan, bisa disebut sebagai ingkar janji atau wanprestasi yang sebagaimana dijelaskan pada pasal 36 KHES.
SISTEM REWARDS PADA PENJUALAN BISNIS HERBALIFE DI CLUB YOLA CERIA JAKARTA BARAT PERSPEKTIF EKONOMI ISLAM Niswati Fauziah; Suliyono Suliyono; Abdul Rahman
Madani Syari'ah: Jurnal Pemikiran Perbankan Syariah Vol 7 No 2 (2024): Madani Syari'ah: Jurnal Pemikiran Perbankan Syari'ah
Publisher : Institut Binamadani Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51476/madanisyariah.v7i2.700

Abstract

Fokus penelitian ini menjelaskan tentang pemberian rewards pada produk penjualan Herbalife yang ada di Club Yola Ceria Jakarta Barat. Sistem penjualan Herbalife seperti ini merupakan bisnis Multi Level Marketing (MLM) yang juga bagian dari aspek kegiatan muamalah dalam kehidupan sehari-hari. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif, yaitu penelitian lapangan yang data-datanya dinyatakan dalam bentuk kata atau kalimat. Metode penelitian ini bersifat deskriptif analisis karena data yang dianalisis tidak untuk menerima atau menolak hipotesis melainkan hasil analisis itu berupa deskripsi dari gejala diamati yakni sistem rewards pada penjualan bisnis Herbalife. Penelitian menemukan sistem rewards penjualan bisnis Herbalife setiap produk Herbalife memiliki nilai volume point yang besarnya sama di seluruh negara. Volume point tersebut yang akan menentukan royalty dan bonus yang akan di dapatkan oleh pembisnis sehingga tidak ada pihak rugikan karena masing-masing akan mendapatkan sesuai dengan kontribusinya. Hal ini sesuai dalam hukum Islam mempunyai prinsip dalam berbisnis harus terbebas dari unsur dharar (bahaya), jahalah (ketidakjelasan) dan zhulm (merugikan atau tidak adil) terhadap salah satu pihak. Oleh karena itu, sistem pemberian bonus harus adil, dan tidak hanya menguntungkan orang yang di atas. maka dapat disimpulkan Bisnis herbalife terbebas dari unsur MAGHRIB yaitu Maysir (judi), Gharar (penipuan), Riba (bunga), dan Bathil.