Claim Missing Document
Check
Articles

Found 20 Documents
Search

Effect Of Papaya Leaf Extract (Carica Papaya L) As A Bioinsecticide To Remove Cage Flies (Stomoxys calcitrans) Bagus Kristanto, Dery; Parida Hutapea, Henny; Ambarwati, Septiana
Proceeding of the International Conference Health, Science And Technology (ICOHETECH) 2024: Proceeding of the 5th International Conference Health, Science And Technology (ICOHETECH)
Publisher : LPPM Universitas Duta Bangsa Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47701/icohetech.v5i1.4236

Abstract

This research investigates the effectiveness of papaya leaf extract (Carica papaya L.) as a bioinsecticide against stable flies (Stomoxys calcitrans) and aims to identify the most effective concentration and solvent for killing these pests. Conducted using a Completely Randomized Design (CRD), the study utilized papaya leaf extracts obtained through maceration at concentrations of 10%, 15%, and 20%, with 96% ethanol and aquades as solvents. Phytochemical analysis confirmed the presence of beneficial compounds such as alkaloids, flavonoids, and saponins. The one-way ANOVA results revealed a significant impact of the ethanol-based extract on fly mortality, with a p-value of 0.00, while aquades showed no significant effect (p = 0.065). Notably, a 20% concentration of the ethanol extract achieved 100% mortality of stable flies within 50 minutes, indicating that papaya leaf extract is a cost-effective and environmentally friendly bioinsecticide, particularly when using ethanol as a solvent.
Pemanfaatan Limbah Kayu Menjadi Produk Kerajinan Bernilai bagi Kelompok PKK Desa Wonorejo, Karanganyar Febrina Agusti; Septiana Ambarwati; Khelsyana Rosa Rosemery; Erlinata Anggraini
I-Com: Indonesian Community Journal Vol 5 No 2 (2025): I-Com: Indonesian Community Journal (Juni 2025)
Publisher : Fakultas Sains Dan Teknologi, Universitas Raden Rahmat Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70609/i-com.v5i2.7444

Abstract

Desa Wonorejo di Kecamatan Gondangrejo, Karanganyar, memiliki potensi limbah kayu dari industri mebel dan palet yang belum dimanfaatkan secara optimal. Kegiatan pengabdian masyarakat ini dilaksanakan pada hari Minggu, 11 Mei 2025, dengan tujuan untuk memberdayakan masyarakat melalui pelatihan pemanfaatan limbah kayu menjadi produk kerajinan inovatif dan bernilai jual. Sasaran kegiatan adalah kelompok PKK Rambutan Durian RT 04/20 Desa Wonorejo, yang melibatkan 21 peserta aktif. Metode yang digunakan meliputi sosialisasi, demonstrasi pembuatan produk, dan evaluasi efektivitas menggunakan metode N-Gain. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan signifikan pada pemahaman dan keterampilan peserta, dengan rata-rata skor pre-test sebesar 51,2 meningkat menjadi 85,3 untuk nilai post-test. Nilai N-Gain sebesar 0,74 menunjukkan efektivitas pelatihan dalam kategori tinggi. Produk yang dihasilkan mencakup lampu kayu, mainan anak, dan kerajinan lainnya menggunakan teknik grafir laser. Program ini sejalan dengan pendekatan zero waste dan ekonomi sirkular. Kegiatan ini tidak hanya meningkatkan keterampilan teknis, tetapi juga menumbuhkan semangat kewirausahaan masyarakat.
Desa Bebas Plastik: Inovasi Pengolahan Limbah Plastik dalam Membangun Kesadaran dan Kemandirian Masyarakat PKK Desa Ngringo untuk Lingkungan Berkelanjutan Ambarwati, Septiana; Parida Hutapea, Henny; Wahyu Banuwati, Ameilia; Fuadah, Fani
Transformasi Masyarakat : Jurnal Inovasi Sosial dan Pengabdian Vol. 3 No. 1 (2026): Januari: Transformasi Masyarakat : Jurnal Inovasi Sosial dan Pengabdian
Publisher : Lembaga Pengembangan Kinerja Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62383/transformasi.v3i1.2951

Abstract

The increasing consumption of plastic, particularly single-use packaging, has led to a significant rise in household plastic waste, which poses a potential threat to environmental sustainability. One type of waste that remains underutilized is metallic plastic packaging. This Community Service activity aimed to enhance community knowledge and skills in processing metallic plastic packaging waste into handicraft products with functional value and economic potential. The activity was conducted in collaboration with the Family Welfare and Empowerment Group (PKK) of Ngringo Village, Karanganyar, involving 15 participants. The methods employed included a preliminary survey, educational outreach, hands-on practical training, and continuous mentoring. The effectiveness of the program was evaluated using pre-test and post-test assessments analyzed through the normalized gain (N-gain) method. The results demonstrated an improvement in participants’ knowledge and skills following the training, with an average N-gain value of 0.68, which falls within the moderate-to-high category. These findings indicate that the metallic plastic packaging waste processing training was effective in enhancing community capacity. Furthermore, the activity not only contributed to reducing plastic waste generation but also promoted the implementation of circular economy principles.
Pengaruh variasi konsentrasi Carbon Nanotube (CNT) terhadap karakteristik film nanokomposit Polyvinyl Alcohol (PVA) tercrosslink Glutaraldehyde (GA) Henny Parida Hutapea; Septiana Ambarwati; Michell Aulia; Rafika Aulia Putri
Cakrawala Vol 5, No 1 (2026): Juni
Publisher : Institut Teknologi Dirgantara Adisutjipto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.28989/cakrawala.v5i1.4065

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh variasi konsentrasi Carbon Nanotube (CNT) terhadap karakteristik film nanokomposit Polyvinyl Alcohol (PVA) yang dicrosslink menggunakan Glutaraldehyde (GA). Film dibuat dengan metode solution casting menggunakan variasi konsentrasi CNT sebesar 0, 1, 3, 5, dan 7 wt% terhadap massa PVA. Karakterisasi meliputi ketebalan film, daya serap air, dan morfologi permukaan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa seluruh film memiliki ketebalan yang relatif seragam sebesar 0,05 mm. Uji One-Way ANOVA menunjukkan bahwa variasi konsentrasi CNT tidak berpengaruh signifikan terhadap ketebalan film (p > 0,05), tetapi berpengaruh sangat signifikan terhadap daya serap air (F = 2530,95; p < 0,001). Daya serap air menurun dari 48,2% menjadi 21,4% pada konsentrasi CNT 3 wt%, kemudian meningkat kembali pada konsentrasi yang lebih tinggi akibat aglomerasi CNT. Konsentrasi CNT 3 wt% menghasilkan kondisi optimum dengan daya serap air terendah dan morfologi permukaan yang lebih homogen.
Performance Evaluation of Carbon Block Electrodes in a Dual-Chamber Microbial Fuel Cell Using Rice Paddy Sludge for Bioelectricity Generation Septiana Ambarwati; Henny Parida Hutapea; Ameilia Wahyu Banuwati; Sri Jangkung Laksono Sukardi
G-Tech: Jurnal Teknologi Terapan Vol 10 No 3 (2026): G-Tech, Vol. 10 No. 3 July 2026
Publisher : Universitas Islam Raden Rahmat, Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70609/g-tech.v10i3.10319

Abstract

Microbial Fuel Cell (MFC) are a promising technology for converting organic biomass into renewable electricity through the activity of electroactive microorganisms. Rice paddy sludge is an abundant biomass resource containing organic matter and naturally occurring electroactive microorganisms, making it a potential substrate for sustainable bioelectricity generation. This study developed a dual-chamber MFC using carbon block electrodes and rice paddy sludge as both the substrate and microbial inoculum. After three days of operation, the system produced a maximum voltage of 0.22 V. Under an external resistance of 1000 Ω and a total anodic surface area of 0.02 m², the calculated power output and power density were 0.0484 mW and 2.42 mW/m², respectively. These findings demonstrate that rice paddy sludge can generate bioelectricity in MFC systems. Although the power density was lower than that reported for modified electrodes, carbon block electrodes provide advantages such as low cost, availability, and durability, highlighting their potential for sustainable MFC applications.
Mencetak Generasi Berkarakter: Edukasi Lilin Aromaterapi untuk Gaya Hidup Berkelanjutan Di SDN Sumber 1 Surakarta Henny Parida Hutapea; Septiana Ambarwati; M.Xavier Bintang Aurelio; Rafika Putri
INTEGRITAS : Jurnal Pengabdian Vol 10 No 1 (2026): JANUARI - JULI
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat - Universitas Abdurachman Saleh Situbondo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36841/integritas.v10i1.7757

Abstract

Permasalahan pemanfaatan limbah domestik di lingkungan pendidikan menjadi penting sebagai upaya pembentukan karakter dan gaya hidup berkelanjutan sejak usia dini. Kegiatan pengabdian ini memilih topik edukasi dan pelatihan pembuatan lilin aromaterapi di SDN Sumber 1 Surakarta untuk meningkatkan pengetahuan, keterampilan, dan kepedulian siswa terhadap lingkungan melalui aksi nyata daur ulang limbah minyak. Metode pelaksanaan meliputi penyuluhan, praktik langsung, dan evaluasi berbasis pre-test serta post-test, didukung observasi keterampilan dan refleksi sikap peserta. Hasil menunjukkan peningkatan pengetahuan, antusiasme praktik, dan perubahan perilaku, dengan 94% peserta berhasil memproduksi lilin aromaterapi berkualitas. Program ini terbukti efektif mengintegrasikan inovasi lingkungan ke dalam pembelajaran serta mendorong tumbuhnya budaya peduli lingkungan dan semangat wirausaha di sekolah.
Pengembangan Produk EcoCleanzyme Berbasis Eco Enzyme untuk Pemberdayaan PKK Desa Padeyan Henny Parida Hutapea; Septiana Ambarwati; Michell Aulia; Rafika Aulia Putri
Jurnal Masyarakat Madani Indonesia Vol. 5 No. 1 (2026): Februari
Publisher : Alesha Media Digital

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59025/2qvmv754

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini dilaksanakan di Desa Padeyan, Kecamatan Ngemplak, Kabupaten Boyolali, dengan mitra PKK setempat yang memiliki potensi mengembangkan produk ramah lingkungan berbasis sumber daya lokal. Permasalahan utama mitra meliputi keterbatasan keterampilan teknis produksi dan pemasaran produk berbahan alami, khususnya asam karbol serai wangi berbasis eco enzyme. Program ini bertujuan meningkatkan kapasitas produksi, memperkuat strategi pemasaran, serta membangun identitas merek produk desa. Metode pelaksanaan meliputi sosialisasi, pelatihan pembuatan eco enzyme dari sampah organik, ekstraksi minyak serai wangi, formulasi produk EcoCleanzyme, serta pelatihan pemasaran digital dan desain kemasan. Evaluasi dilakukan melalui pretest–posttest, observasi, dan survei kepuasan. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan nyata pada pengetahuan dan keterampilan anggota PKK Desa Padeyan dalam memproduksi dan memasarkan EcoCleanzyme. Mitra mampu mengelola sampah organik rumah tangga menjadi produk pembersih ramah lingkungan secara mandiri dan berkelanjutan. Kegiatan ini juga mendorong terbentuknya produk dengan kualitas lebih konsisten, kemasan yang lebih menarik, serta strategi pemasaran yang lebih terarah melalui media sosial dan jejaring lokal. Dampak program dirasakan langsung oleh mitra melalui meningkatnya kepercayaan diri, kemandirian usaha, serta peluang penambahan pendapatan keluarga. Selain manfaat ekonomi, program ini turut menumbuhkan kesadaran lingkungan dan peran aktif perempuan desa dalam pengelolaan sumber daya lokal
Effects of Fermentation Time and Brix on the Physicochemical Characteristics of Red Ginger Enriched Pineapple Honey Fermentate Imanuel Bagus; Henny Parida Hutapea; Septiana Ambarwati
Science Journal Get Press Vol 2 No 4 (2025): October, 2025
Publisher : CV. Get Press Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69855/science.v2i4.273

Abstract

Pineapple is a local Indonesian fruit with limited processing applications. Developing a fermented herbal from pineapple with red ginger represent a potential product innovation to increase its value. This study aimed to determine the best formulation of pineapple-honey herbal fermentation with the addition of red ginger at different °Brix levels (20 and 30) and fermentation durations (2 and 4 weeks). Physicochemical and organoleptic characteristics were evaluated, including turbidity, °Brix, pH, ethanol content, vitamin C, and total soluble solids. Data were analyzed using one-way ANOVA and the Kruskal–Wallis test. The results showed that the addition of red ginger significantly affected turbidity, °Brix, vitamin C, and total soluble solids, but did not significantly affect pH and ethanol content. The best formulation based on organoleptic evaluation was obtained in samples fermented for 4 weeks at 30 °Brix. Overall, this study indicates that red ginger enrichment and fermentation parameters play an important role in improving the quality and sensory acceptability of pineapple-honey herbal fermentate.
Pemberdayaan PKK Desa Sidorejo Wonogiri melalui Eco Enzyme untuk Produk Pembersih Henny Parida Hutapea; Septiana Ambarwati; Febrina Agusti; Michell Aulia; Rafika Aulia Putri; Sri Jangkung Laksono Sukardi
Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Vol. 5 No. 1 (2026): Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Volume 5 Nomor 1 (Juli 2026 -
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jerkin.v5i1.7768

Abstract

Pengelolaan sampah organik rumah tangga di Desa Sidorejo, Wonogiri, perlu dikembangkan menjadi kegiatan yang bermanfaat bagi lingkungan dan masyarakat. Kegiatan pengabdian ini bertujuan meningkatkan kapasitas kelompok PKK dalam mengolah sampah organik menjadi eco enzyme dan mengembangkannya sebagai bahan pembersih ramah lingkungan. Metode yang digunakan berupa pendekatan partisipatif melalui identifikasi kebutuhan, edukasi, praktik pemilahan dan pembuatan eco enzyme, pengembangan produk pembersih, pelatihan SOP dan K3, pengemasan, perhitungan HPP, serta pendampingan pemasaran. Evaluasi dilakukan melalui pre-test dan post-test, observasi keterampilan, dan dokumentasi. Hasil menunjukkan peningkatan rata-rata pengetahuan peserta dari 45 menjadi 87. Kegiatan juga memanfaatkan 9 kg sampah organik dan menghasilkan 30 liter eco enzyme untuk pengembangan produk pembersih. Peserta juga memperoleh keterampilan pengemasan, perhitungan HPP, penentuan harga jual, dan pemasaran. Pemanfaatan sampah organik berbasis eco enzyme terbukti menjadi pendekatan pemberdayaan yang aplikatif untuk meningkatkan kapasitas masyarakat sekaligus mendukung ekonomi sirkular di tingkat desa.
Waste To Electricity: Pengembangan Keterampilan Siswa dalam Mengolah Sampah Organik Menjadi Energi Listrik Septiana Ambarwati; Henny Parida Hutapea; Ameilia Wahyu Banuwati; Sri Jangkung Laksono Sukardi
Jurnal Kabar Masyarakat Vol. 4 No. 3 (2026): Agustus: JURNAL KABAR MASYARAKAT
Publisher : Institut Teknologi dan Bisnis Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54066/jkb.v4i3.4766

Abstract

Organic waste management in Sukoharjo Regency remains a challenge that requires educational efforts and innovative approaches from an early age. SMP Islam Al Azhar Cairo Sukoharjo has the potential to become a partner in fostering students’ awareness of waste management and renewable energy utilization. This community service program aimed to improve students’ knowledge and skills in converting organic waste into electricity through Microbial Fuel Cell (MFC) technology. The activity was conducted on July 31, 2026, involving students and teachers through lectures, discussions, demonstrations, MFC assembly practices, and evaluation using pre-test and post-test assessments. The results showed an improvement in participants’ understanding of organic waste management, renewable energy concepts, and the working principles of MFC technology. The analysis using the Normalized Gain (N-gain) method obtained a value of 0.76, categorized as effective. This activity provided practice-based learning experiences and has the potential to serve as a living laboratory model to support scientific literacy and environmental awareness in schools.