Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

SOSIALISASI HAMA LALAT BUAH SERTA PELATIHAN PEMBUATAN PERANGKAP LALAT BUAH METIL EUGENOL PADA MASYARAKAT KAMPUNG WEMBENA Hardi Hamzah; Caecilia Bintang Girik Allo; Abraham; Yulindra Margaretha Numberi; Radian Januari Situmeang
EBAMUKAI PAPUA JURNAL PENGABDIAN ILMU PENGETAHUAN DAN TEKNOLOGI
Publisher : Universitas Cenderawasih

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31957/ejpipt.v1i1.105

Abstract

Pengendalian hama lalat buah dengan Perangkap Metyl Eugenol dilaksanakan di kampung Wambena, Distrik Depapre, Kabupaten Jayapura. Kegiatan tersebut dilatarbelakangi oleh masalah gagal panen dan pembusukan buah-buahan seperti pada bauh mangga, akibat serangan lalat buah milik petani. Kegiatan Pengabdian ini di mulai dengan sosialisi tentang lalat buah kepada Masyarakat, kemudian dilanjutkan dengan pembuatan dan pemasangan perangkap lalat buah dengan metyl eugenol. Peserta sangat antusias mengikuti kegiatan karena alat dan bahan yang diperlukan untuk pembuatan perangkap mudah didapat dan murah. Juga pembuatan perangkap sangat mudah dan cepat serta ramah lingkungan. Setelah sebulan dilakukan monitong pengecekan perangkap lalat buah dan menunjukan hasil yang cukup memuaskan karena banyaknya lalat buah jantan yang terperangkap dan berhasil menurunkan populasi lalat buah di Kampung Wambena.
Integration of Ethnomathematics in Science, Technology, Engineering, and Mathematics Learning to Improve Students' Science and Technology Literacy: Integrasi Etnomatematika dalam Pembelajaran STEM Untuk Meningkatkan Literasi Sains dan Teknologi Siswa Alvian M. Sroyer; Henderina Morin; Agustinus Languwuyo; Ishak Beno; Abraham; Radian Situmeang
JATI EMAS (Jurnal Aplikasi Teknik dan Pengabdian Masyarakat) Vol. 10 No. 1 (2026): Jati Emas (Jurnal Aplikasi Teknik dan Pengabdian Masyarakat)
Publisher : DPD Jatim Perkumpulan Dosen Indonesia Semesta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The implementation of Science, Technology, Engineering, and Mathematics (STEM) learning in many remote schools, including SMP Negeri Depapre, Jayapura Regency, is sub-optimal and lacks relevance to the students' local cultural context. This results in low motivation and difficulties for students in understanding abstract concepts. This community service program aimed to develop and implement an Ethnomathematics-based STEM learning model that links science and mathematical concepts with local Papuan cultural practices, such as geometric patterns in carvings, counting systems, or physics principles in fishing tools. The methods included module development, teacher training (workshop), and learning implementation using a Project-Based Learning (PjBL) approach involving 18 seventh-grade students and 7 assisting teachers. Activities involved measuring cultural objects (like Tumoko Batu) and creating cultural products (like the Papuan Flute and Sentani Drum). The results showed a significant change, with students becoming more enthusiastic and active in discussions. Quantitatively, there was an average increase in conceptual understanding of 42.25% following the program implementation. This increase is supported by qualitative data showing improved student activity (reaching 80% in the presentation session) and the strengthening of cultural identity. The program successfully established an innovative, relevant, and contextual learning model, and enhanced teacher competence in integrating local wisdom.