Claim Missing Document
Check
Articles

Found 6 Documents
Search

AL-QUR’AN, HADITS, DAN IJTIHAD SEBAGAI PEDOMAN HIDUP UMAT ISLAM Syahriani Syahriani; Meliati Meliati; Zukhrufi Nahla; Muhammad Rifai Harahap
JURNAL MULTIDISIPLIN ILMU AKADEMIK Vol. 3 No. 2 (2026): JURNAL MULTIDISIPLIN ILMU AKADEMIK (JMIA)  April 2026
Publisher : CV. KAMPUS AKADEMIK PUBLISHING

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61722/jmia.v3i2.9399

Abstract

This study aims to analyze the sources of Islamic teachings as a guide for the life of Muslims. The primary sources used are the Qur’an and Hadith, with ijtihad serving as an additional source to understand issues not explicitly explained. The research employs a qualitative descriptive approach through literature review, collecting data from books, scientific journals, as well as studies of Qur’anic verses and their translations. The results indicate that understanding and practicing Islamic teachings must be based on authentic sources, so that Islamic values can be correctly applied in daily life. This study provides a comprehensive overview of the role of the Qur’an, Hadith, and ijtihad in shaping the laws and guiding principles of Muslim life.
ANALISIS PENGUATAN AKIDAH ISLAM PADA GENERASI MUDA DI ERA GLOBALISASI Cindy Olivia Natasya; Ninis Sekar Ayu; Nurul Afni; Muhammad Rifai Harahap
JURNAL MULTIDISIPLIN ILMU AKADEMIK Vol. 3 No. 2 (2026): JURNAL MULTIDISIPLIN ILMU AKADEMIK (JMIA)  April 2026
Publisher : CV. KAMPUS AKADEMIK PUBLISHING

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61722/jmia.v3i2.9418

Abstract

This study aims to analyze the importance of strengthening Islamic faith (aqidah) among the younger generation in the era of globalization, which is characterized by the rapid advancement of information and communication technology. This research employs a literature review method by examining various sources, including academic journals, books, and relevant previous studies. The findings indicate that globalization presents significant challenges through the influx of values and cultures that are not always aligned with Islamic teachings, thereby potentially weakening the faith of the younger generation. Islamic moral and faith-based education plays a crucial role as a foundation for shaping students’ character, morality, and personality. Strengthening Islamic faith can be achieved through enhancing Islamic digital literacy, integrating religious values into educational practices, promoting the role of teachers as role models, and fostering support from families and the broader community. Therefore, adaptive and contextual Islamic education is essential to enable the younger generation to the challenges of globalization without losing their Islamic identity and values.
Konsep Manusia dalam Islam: Studi Literatur tentang Penciptaan, Eksistensi, dan Peran sebagai Hamba serta Khalifah di Bumi Shalsabilah Indah Ramadhani; Ulil Hidayah; Winda Sari Siregar; Muhammad Rifai Harahap
Jurnal Intelek Dan Cendikiawan Nusantara Vol. 3 No. 02 (2026): APRIL - MEI 2026
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Manusia dalam perspektif Islam dipandang sebagai makhluk multidimensional yang memiliki aspek biologis, intelektual, sosial, dan spiritual. Namun, kajian modern seringkali memahami manusia secara parsial sehingga menghasilkan pemahaman yang terfragmentasi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis konsep manusia dalam Al-Qur’an melalui berbagai istilah serta mengkaji keterkaitannya dengan ilmu pengetahuan modern. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis studi kepustakaan, dengan sumber data berupa jurnal ilmiah dan literatur relevan. Analisis dilakukan menggunakan metode analisis isi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa konsep manusia dalam Al-Qur’an tercermin melalui istilah al-basyar, al-insan, al-nas, dan bani Adam yang merepresentasikan dimensi berbeda namun saling melengkapi. Selain itu, tahapan penciptaan manusia dalam Al-Qur’an memiliki keterkaitan dengan ilmu embriologi modern. Penelitian ini menegaskan pentingnya integrasi antara perspektif keislaman dan ilmu pengetahuan untuk menghasilkan pemahaman manusia yang komprehensif dan seimbang.
Peran Pendidikan Agama Islam dalam Pembentukan Akhlak, Moral, dan Etika dalam Kehidupan Modern: Studi Literatur Nurul Qadrina; Lerin Erzian; Elga Riani Pratiwi; Muhammad Rifai Harahap
Jurnal Intelek Dan Cendikiawan Nusantara Vol. 3 No. 02 (2026): APRIL - MEI 2026
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Akhlak, moral, dan etika merupakan tiga konsep fundamental yang berperan penting dalam membentuk perilaku manusia, khususnya dalam perspektif Islam. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan serta peran pendidikan agama Islam dalam membentuk akhlak, moral, dan etika individu melalui pendekatan studi literatur. Metode yang digunakan adalah penelitian kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui studi pustaka dari berbagai jurnal dan buku yang relevan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa akhlak memiliki kedudukan paling utama dalam Islam karena bersumber dari wahyu, sedangkan moral dan etika lebih dipengaruhi oleh budaya dan pemikiran manusia. Pendidikan agama Islam berperan strategis dalam menanamkan nilai-nilai seperti kejujuran, tanggung jawab, disiplin, dan toleransi melalui proses keteladanan, pembiasaan, dan internalisasi. Dengan demikian, penerapan nilai-nilai tersebut dalam kehidupan sehari-hari mampu membentuk individu yang berkarakter mulia serta menciptakan masyarakat yang harmonis.
Kajian Literatur: Prinsip-Prinsip Etika Politik dalam Islam Gladys Putri Ferica; Fadhiah As Shifah Parinduri; Santri Minarta; Muhammad Rifai Harahap
Jurnal Intelek Dan Cendikiawan Nusantara Vol. 3 No. 02 (2026): APRIL - MEI 2026
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Etika politik dalam Islam merupakan landasan moral yang mengatur perilaku individu maupun pemimpin dalam menjalankan kekuasaan. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji prinsip-prinsip etika politik dalam Islam serta relevansinya dalam konteks politik modern. Metode yang digunakan adalah studi literatur dengan menganalisis berbagai sumber ilmiah yang relevan. Hasil kajian menunjukkan bahwa etika politik Islam berlandaskan pada prinsip keadilan (‘adl), amanah, kejujuran (ṣidq), dan musyawarah (shūrā). Prinsip-prinsip tersebut memiliki peran penting dalam menciptakan tata kelola pemerintahan yang baik dan berintegritas. Selain itu, etika politik Islam juga relevan dalam menghadapi berbagai permasalahan politik kontemporer, seperti korupsi, penyalahgunaan kekuasaan, dan krisis kepercayaan publik. Oleh karena itu, penerapan nilai-nilai etika politik Islam menjadi sangat penting dalam mewujudkan sistem politik yang adil, transparan, dan berorientasi pada kemaslahatan masyarakat.
Studi Literatur: Integrasi Ilmu Pengetahuan dan Teknologi dalam Perspektif Islam di Era Modern Sazkia Amrina Haurissa; Andini Rizki Vany Sinaga; Siti Anggi Maisyaroh Hasibuan; Muhammad Rifai Harahap
Jurnal Intelek Dan Cendikiawan Nusantara Vol. 3 No. 02 (2026): APRIL - MEI 2026
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi di era modern membawa perubahan signifikan dalam berbagai aspek kehidupan, termasuk dalam bidang pendidikan Islam. Namun, perkembangan tersebut seringkali tidak diimbangi dengan penguatan nilai-nilai spiritual, sehingga memunculkan kesenjangan antara aspek keilmuan dan keimanan. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji integrasi ilmu pengetahuan dan teknologi dalam perspektif Islam serta mengidentifikasi peluang dan tantangan yang dihadapi. Metode yang digunakan adalah studi literatur dengan menganalisis berbagai sumber ilmiah yang relevan. Hasil kajian menunjukkan bahwa integrasi ilmu dan teknologi dalam Islam merupakan suatu keharusan untuk menciptakan keseimbangan antara kemajuan intelektual dan moral. Kesimpulannya, integrasi tersebut perlu diperkuat melalui pendidikan dan pemanfaatan teknologi yang berlandaskan nilai-nilai Islam agar mampu memberikan manfaat yang lebih luas bagi kehidupan manusia.