Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search

Utilization of Google Meet in English Courses in the Informatics Engineering Department Eka Resty Novieta Sari; Sekreningsih Nita; Hestia Nurliana Putri
International Journal of Multidisciplinary Sciences and Arts Vol. 2 No. 4 (2023): International Journal of Multidisciplinary Sciences and Arts, Article October 2
Publisher : Information Technology and Science (ITScience)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47709/ijmdsa.v2i2.3218

Abstract

Online learning is an alternative solution for reducing the chain of transmission of Covid-19. Google Meet is a video conferencing application created and developed by Google that is used for online meeting processes. The descriptive research method was used in this study. The questionnaires were distributed online using Google Forms as the research instrument. This study's population consisted of 32 students in the odd semester class 2B for the 2022/2023 academic year. The study's findings are as follows: (1) the indicator of ease of accessing Google Meet concluded that 93.74 percent of students said it was simple to access Google Meet in online learning; (2) According to the indicator of the ease of understanding online learning material with Google Meet, 87.49 percent of students said they understood online learning material with Google Meet; (3) Indicators of the efficacy of using the Google Meet application in online learning, particularly English, as many as 64.99 percent of students agree on the efficacy of using Google Meet in online learning.
The Utilization of Mobile-Based GeoGebra Applications for Elementary School Educators Sekreningsih Nita; Erny Untari; Indra Puji Astuti; Eka Resty Novieta Sari; Kelik Sussolaikah
Brilliance: Research of Artificial Intelligence Vol. 5 No. 2 (2025): Brilliance: Research of Artificial Intelligence, Article Research November 2025
Publisher : Yayasan Cita Cendekiawan Al Khwarizmi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47709/brilliance.v5i2.7542

Abstract

In the current Generation-Z Era, the use of digital technology in learning, especially mathematics in elementary schools, is increasingly important to increase student effectiveness and engagement. GeoGebra Mobile, as a dynamic mathematics application, offers interactive visualizations that can help students understand abstract concepts more concretely. This study discusses the use of mobile-based GeoGebra in mathematics learning at the Bancong Elementary School level, Madiun Regency, which includes materials on plane figures, fractions, number lines, and simple Cartesian coordinates. Meanwhile, the method used in this study is a literature review by examining various sources such as journals, books, and relevant research reports related to the use of the GeoGebra Mobile application in elementary mathematics learning. Furthermore, the researcher conducted analysis and scoring by grouping several findings based on benefits, implementation, as well as challenges and solutions. The final results of the study show that the GeoGebra Mobile application can help in visualizing abstract concepts, making it easier to understand concepts and being skilled in solving basic mathematical problems with a score of 90.00 (very good), GeoGebra as an interactive and innovative mathematics learning score of 85.15 (very good), with GeoGebra can motivate students to learn score of 88.50. In addition, GeoGebra also supports students in independent learning score of 80.50 (good) and can facilitate authentic assessment with a score of 80.10 (good). Although there are several technical challenges, practical solutions can be implemented so that the use of the GeoGebra Mobile application remains optimal. The conclusion is that the use of the GeoGebra Mobile application is in line with the characteristics of today's students (gen-z) who are familiar with digital devices.
Peningkatan Kesadaran Lingkungan Siswa melalui Media Edukasi Interaktif dan Sosialisasi Berbasis 3R di SDN Sidomulyo 2, Sawahan, Kabupaten Madiun Wiwin Juliyanti; Eka Resty Novieta Sari; Indra Puji Astuti; Fatriya Adamura; Rizqi Husaini
Jurnal Pengabdian Masyarakat Mentari Vol. 2 No. 10 (2026): Mei
Publisher : Amirul Bangun Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59837/jpmm.v2i10.288

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran lingkungan siswa melalui media edukasi interaktif dan sosialisasi berbasis 3R (Reduce, Reuse, Recycle) di SDN Sidomulyo 2, Kecamatan Sawahan, Kabupaten Madiun. Permasalahan yang dihadapi adalah rendahnya pemahaman siswa terkait pentingnya menjaga lingkungan dan pengelolaan sampah yang tepat. Kegiatan dilaksanakan pada 19 Januari 2026 dengan melibatkan 33 siswa sekolah dasar menggunakan metode sosialisasi edukatif dan interaktif. Media yang digunakan meliputi poster, video animasi, simulasi pemilahan sampah, serta kegiatan kreatif seperti pembuatan majalah dinding. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman dan kepedulian siswa terhadap lingkungan yang ditunjukkan melalui partisipasi aktif dalam kegiatan dan kemampuan memilah sampah dengan benar. Kegiatan ini juga mengintegrasikan nilai-nilai Pancasila dalam membentuk karakter cinta lingkungan sejak dini. Dengan demikian, penggunaan media edukasi interaktif dan pendekatan 3R efektif dalam menumbuhkan kesadaran lingkungan siswa secara berkelanjutan.
Pelatihan dan Pendampingan Pembuatan Media Pembelajaran Interaktif Lectora Inspire bagi Guru RA Al-Hadiid Kota Madiun Sekreningsih Nita; Eka Resty Novieta Sari; M Alfan Ibnu Septiyan
Jurnal Pengabdian Masyarakat Bangsa Vol. 4 No. 5 (2026): Juli
Publisher : Amirul Bangun Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59837/jpmba.v4i5.4765

Abstract

Perkembangan teknologi informasi di era digital yang semakin pesat ini memberikan tantangan tersendiri bagi guru-guru di RA Al-Hadiid kota Madiun untuk lebih kreatif dalam menggunakan media pembelajaran yang interaktif. Kenyatannya tidak semua guru menggunakan media pembelajaran yang interaktif saat pembelajaran di kelas sehingga motivasi siswa masih rendah. Sebagai solusi dari permasalahan tersebut tim pengabdian memberikan pelatihan dan pendampingan dalam pembuatan media pembelajaran berbasis teknologi yang inovatif yaitu  Lectora Inspire. Metode pengabdian dengan ceramah dan diskusi, serta pelatihan langsung pembuatan media interaktif Lectora Inspire. Tujuan pengabdian ini untuk meningkatkan kompetensi guru dalam menciptakan, mengembangkan dan mengimplementasikan media pembelajaran berbasis teknologi. Kegiatan pengabdian terbagi 5 tahap yaitu : 1) Survey Lapangan; 2) Koordinasi dengan Kepala Sekolah dan Guru; 3) Sosialisasi Kegiatan; 4) Pelaksanaan Kegiatan dan Pendampingan; 5) Evaluasi Kegiatan. Hasil akhir menunjukkan prosentasi sebesar 92,22% berpendapat bahwa materi pelatihan sangat relevan dengan kebutuhan guru di RA Al-Hadiid dan membantu guru dalam berinovasi serta berkreasi dalam pembuatan media pembelajaran interaktif berbasis teknologi dengan bantuan software Lectora Inspire. Sehingga didapatkan proses pembelajaran lebih menarik dan tidak membosankan serta meningkatkan motivasi belajar dari anak didik khususnya di RA Al-Hadiid kota Madiun.
Pelatihan Pembukuan Dasar bagi Usaha Skala Mikro Kelurahan Kelun Kota Madiun dalam Mendukung Pengembangan Produk Lokal dan Peningkatan Akses Modal Usaha Wiwin Juliyanti; Apriyanti Apriyanti; Dedy Richi Rizaldy; Eka Resty Novieta Sari; Indra Puji Astuti
Jurnal Pengabdian Masyarakat Bangsa Vol. 3 No. 10 (2025): Desember
Publisher : Amirul Bangun Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59837/jpmba.v3i10.3620

Abstract

Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas pelaku usaha skala mikro di Kelurahan Kelun, Kota Madiun melalui pelatihan pembukuan dasar sebagai fondasi penting dalam pengembangan produk lokal dan peningkatan akses terhadap modal usaha. UMKM mikro umumnya menghadapi kendala serius terkait pencatatan transaksi yang tidak teratur, kurangnya kemampuan menyusun laporan sederhana, dan minimnya bukti administrasi yang menjadi syarat pengajuan pembiayaan. Kegiatan dilaksanakan pada 28 Oktober 2025 di Aula Kelurahan Kelun dan diikuti oleh 30 pelaku usaha mikro. Metode pelatihan mencakup sosialisasi, praktik pembukuan dasar, dan demonstrasi metode digital sederhana “Foto–Catat–Unggah” untuk membantu UMKM mengumpulkan bukti transaksi secara cepat dan mudah. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa peserta mengalami peningkatan pemahaman mengenai alur pencatatan keuangan usaha, mampu memisahkan transaksi pribadi dan bisnis, serta memahami pentingnya laporan arus kas sederhana dalam proses pengajuan modal. Penerapan metode pembukuan sederhana terbukti relevan dengan karakteristik usaha mikro yang memiliki keterbatasan waktu, sumber daya, dan literasi digital, sehingga pelatihan ini memberikan dasar yang kuat bagi UMKM untuk lebih siap mengembangkan produk lokal dan memenuhi persyaratan administrasi lembaga pembiayaan.