Claim Missing Document
Check
Articles

Found 6 Documents
Search

Internalisasi Pendidikan Agama Islam pada Masyarakat Adat Kampung Naga Labib, Mugni; Latifah, Yunia Dwi
MODELING: Jurnal Program Studi PGMI Vol 11 No 1 (2024): Maret
Publisher : Program Studi PGMI Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah Nahdlatul Ulama Al Hikmah Mojokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69896/modeling.v11i1.2555

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk membahas tentang internalisasi pendidikan agama Islam pada masyarakat adat yang ada di kampong Naga, Tasikmalaya. Indonesia akhir-akhir ini bisa dibilang cukup memperihatinkan. Karakter moral bangsa yang sudah dibangun oleh pendahulu bangsa seakan-akan mulai rapuh dan terkikis, karakter bangsa yang penuh dengan kearifan serta bermoral telah lama jarang terlihat. Kenyataannya sekarang bangsa Indonesia telah kehilangan jati diri bangsa dengan adanya beberapa kasus kekerasan, aksi anarkis, korupsi, penggelapan pajak, pembunuhan, kejahatan seksual, penjarahan, teror bom, tawuran dan lain-lain. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif, dengan metode deskriptif analitik. Lokus penelitian ini adalah Kampung adat Naga Tasikmalaya. Adapun teknik pengumpulan data dengan teknik wawancara, observasi, dan dokumentasi.Hasil penelitian menunjukkan, bahwa: pertama, Ada beberapa budaya masyarakat Kampung Naga, yang masih dijalankan oleh generasinya. kemudian Nilai-nilai Pendidikan Islam yang terkandung dalam adat istiadat yaitu nilai-nilai keimanan, nilai-nilai ibadah dan nilai akhlak, internalisasi nilai dilakukan melalui pertama adanya proses pembelajaran nilai melalui penyampaian informasi oleh pengurus adat kepada generasi penerusnya Kedua penyampain secara mendalam terhadap tradisi di rumah masing masing oleh orang tua kepada anak-anaknya, Ketiga adanya pelestarian pelaksanaan upacara Adat secara berkesinambungan dari generasi ke genarasi.
Peran Guru Agama Islam Dalam Menumbuhkan Karakter Religius Peserta Didik di SMAN 5 Taruna BrawijayaKota Kediri Latifah, Yunia Dwi
Indonesian Journal of Innovation Science and Knowledge Vol. 1 No. 1 (2024): IJISK 2024
Publisher : Fakultas Pendidikan Ilmu Keguruan, Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/ijisk.v1i1.68

Abstract

Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa peran guru PAI dalam menumbuhkan karakter agama siswa di SMAN 5 Taruna Brawijaya Kota Kediri, yaitu: guru, pendidik, panutan, penguat iman, sumber belajar, fasilitator, manajer kelas, mentor, motivator. Faktor Pendukung: a. Kurikulum kami sudah menggunakan kurikulum revisi 2017 b. faktor keluarga c. Lingkungan sekolah dan aturan sekolah. d. lingkungan tempat tinggal siswa. e. Pendekatan guru terhadap siswa. Faktor penghambat: a. Latar belakangnya berasal dari keluarga rumah yang hancur kemudian asosiasi yang buruk di antara teman -teman. B. pengaruh yang sangat kuat dari alumni c. sikap dan perilaku siswa. d. Niat siswa yang tidak pandai di awal sekolah. Dari penjelasan ini, dapat dilihat bahwa fokus penelitian adalah sebagai berikut (1) Bagaimana karakter agama siswa di Sman 5 Taruna Brawijaya Kota Kediri (2) Apa peran guru Pai dalam menumbuhkan karakter agama dari Siswa di Sman 5 Taruna Brawijaya Kota Kediri (3) Apa faktor pendukung dan hambatan dalam menumbuhkan karakter agama di Sman 5 Taruna Brawijaya Kota Kediri. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif, jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian lapangan. Metode pengumpulan data yang digunakan adalah metode pengamatan, wawancara, dan dokumentasi. Sementara itu, untuk menganalisis data yang diperoleh, penulis melakukannya melalui pengurangan data, presentasi data, verifikasi dan kesimpulan data.
Internalisasi Pendidikan Agama Islam pada Masyarakat Adat Kampung Naga Labib, Mugni; Latifah, Yunia Dwi
MODELING: Jurnal Program Studi PGMI Vol. 11 No. 1 (2024): Maret
Publisher : Program Studi PGMI Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah Nahdlatul Ulama Al Hikmah Mojokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69896/modeling.v11i1.2555

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk membahas tentang internalisasi pendidikan agama Islam pada masyarakat adat yang ada di kampong Naga, Tasikmalaya. Indonesia akhir-akhir ini bisa dibilang cukup memperihatinkan. Karakter moral bangsa yang sudah dibangun oleh pendahulu bangsa seakan-akan mulai rapuh dan terkikis, karakter bangsa yang penuh dengan kearifan serta bermoral telah lama jarang terlihat. Kenyataannya sekarang bangsa Indonesia telah kehilangan jati diri bangsa dengan adanya beberapa kasus kekerasan, aksi anarkis, korupsi, penggelapan pajak, pembunuhan, kejahatan seksual, penjarahan, teror bom, tawuran dan lain-lain. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif, dengan metode deskriptif analitik. Lokus penelitian ini adalah Kampung adat Naga Tasikmalaya. Adapun teknik pengumpulan data dengan teknik wawancara, observasi, dan dokumentasi.Hasil penelitian menunjukkan, bahwa: pertama, Ada beberapa budaya masyarakat Kampung Naga, yang masih dijalankan oleh generasinya. kemudian Nilai-nilai Pendidikan Islam yang terkandung dalam adat istiadat yaitu nilai-nilai keimanan, nilai-nilai ibadah dan nilai akhlak, internalisasi nilai dilakukan melalui pertama adanya proses pembelajaran nilai melalui penyampaian informasi oleh pengurus adat kepada generasi penerusnya Kedua penyampain secara mendalam terhadap tradisi di rumah masing masing oleh orang tua kepada anak-anaknya, Ketiga adanya pelestarian pelaksanaan upacara Adat secara berkesinambungan dari generasi ke genarasi.
STRATEGY OF THE HEAD OF THE COMMUNITY LEARNING ACTIVITY CENTER (PKBM) IN IMPROVING LEARNING AT PKBM AL-MADINAH Mugni Labib; Yunia Dwi Latifah Yunia
TADBIRUNA: Jurnal Manajemen Pendidikan Islam Vol 4 No 2 (2025): TADBIRUNA
Publisher : Program Studi Manajemen Pendidikan Islam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51192/jurnalmanajemenpendidikanislam.v4i2.1891

Abstract

This study uses a qualitative approach with a phenomenological method to explore and deeply understand the experiences and perceptions that arise from the PKBM head's strategy in improving the quality of learning at PKBM Al-Madinah. . This qualitative approach also draws on Sugiyono's framework, which emphasizes naturalistic data collection and thematic analysis to understand.,This approach was chosen because of its ability to naturally describe the state of the object of study, namely the dynamics of the learning process and the role of the PKBM head, with a focus on the meaning created from the experiences of the actors in the field. This method is grounded in the phenomenological theory developed by Edmund Husserl, which emphasizes the importance of uncovering the essence of subjective experience through direct description without prejudice, combined with Martin Heidegger's interpretive approach to understand the existential context of the strategies implemented. Data was collected through in-depth interviews, participatory observation, and document analysis, then processed using phenomenological reduction techniques to identify key themes reflecting the quality of learning at PKBM Al-Madinah. This qualitative approach also draws on Sugiyono's framework, which emphasizes naturalistic data collection and thematic analysis to understand.
Challenges and Strategies in Strengthening the Implementation of the Independent Curriculum in Islamic Religious Education Learning Yunia Dwi Latifah
AL GHAZALI: Jurnal Pendidikan dan Pemikiran Islam Vol. 5 No. 2 (2025)
Publisher : Sekolah Tinggi Agama Islam Al-Jami Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69900/ag.v5i2.477

Abstract

 This article is a literature review that aims to identify the challenges and strategies for strengthening the implementation of The Independent curriculum in Islamic Religious Education (PAI) learning in high school. By integrating a wide range of literature, the study explores issues such as teacher readiness, technology access, and curriculum adaptation, as well as offering strategies such as continuous training and contextual learning approaches. The findings suggest that key challenges include teachers ' lack of digital competence, infrastructure inequality, and resistance to changes in teaching methods. The proposed strategies include strengthening technology literacy, developing adaptive PAI modules, and collaboration among stakeholders to support effective implementation.
Challenges and Strategies in Strengthening the Implementation of the Independent Curriculum in Islamic Religious Education Learning Yunia Dwi Latifah
AL GHAZALI: Jurnal Pendidikan dan Pemikiran Islam Vol. 5 No. 2 (2025)
Publisher : Sekolah Tinggi Agama Islam Al-Jami Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69900/ag.v5i2.477

Abstract

 This article is a literature review that aims to identify the challenges and strategies for strengthening the implementation of The Independent curriculum in Islamic Religious Education (PAI) learning in high school. By integrating a wide range of literature, the study explores issues such as teacher readiness, technology access, and curriculum adaptation, as well as offering strategies such as continuous training and contextual learning approaches. The findings suggest that key challenges include teachers ' lack of digital competence, infrastructure inequality, and resistance to changes in teaching methods. The proposed strategies include strengthening technology literacy, developing adaptive PAI modules, and collaboration among stakeholders to support effective implementation.