Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Penyuluhan Hukum tentang Moderasi Beragama sebagai Upaya Pencegahan Ekstremisme dan Intoleransi Kaitannya dengan UU No 5 Tahun 2018 di Desa Rapambinopaka Idaman Idaman; Fuad Nur; Pipit Somefotorono Majid
Jurnal Pengabdian Masyarakat Bangsa Vol. 4 No. 3 (2026): Mei
Publisher : Amirul Bangun Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59837/jpmba.v4i3.4364

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini dilaksanakan dalam bentuk penyuluhan hukum tentang moderasi beragama sebagai upaya pencegahan ekstremisme dan intoleransi di Desa Rapambinopaka, Kabupaten Konawe. Kegiatan ini bertujuan meningkatkan pemahaman dan kesadaran hukum masyarakat terkait moderasi beragama serta kaitannya dengan Undang-Undang Nomor 5 Tahun 2018 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Terorisme. Pelaksanaan dilakukan melalui tiga tahap, yakni persiapan, penyuluhan hukum dengan metode ceramah interaktif dan tanya jawab, serta evaluasi melalui pre-test dan post-test. Materi penyuluhan mencakup konsep moderasi beragama dalam perspektif hukum dan agama, ancaman religious extremism, serta ketentuan pidana terorisme dalam UU No. 5 Tahun 2018. Hasil evaluasi menunjukkan adanya peningkatan pemahaman yang signifikan, dengan warga berpemahaman tinggi melonjak dari 10% menjadi 67%, dan warga berpemahaman rendah turun dari 70% menjadi 3%. Kegiatan ini menyimpulkan bahwa penyuluhan hukum berbasis moderasi beragama merupakan instrumen efektif dalam membangun kesadaran hukum, memperkuat nilai kebangsaan, dan meningkatkan daya tangkal masyarakat terhadap ancaman ekstremisme dan intoleransi di wilayah pedesaan.
Penegakan Hukum terhadap Kekerasan Seksual Anak: Antara Perlindungan Korban dan Efektivitas Pemidanaan Fuad Nur
ULIL ALBAB : Jurnal Ilmiah Multidisiplin Vol. 5 No. 8: Juli 2026
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/jim.v5i8.18121

Abstract

Kekerasan seksual terhadap anak merupakan kejahatan serius yang menuntut respons hukum yang tidak hanya tegas terhadap pelaku, tetapi juga berpihak pada pemulihan korban. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaturan dan pelaksanaan penegakan hukum terhadap kekerasan seksual anak dalam perspektif perlindungan korban, serta mengkaji efektivitas pemidanaan terhadap pelaku dalam mewujudkan keadilan, efek jera, dan pencegahan. Penelitian ini menggunakan metode yuridis normatif dengan pendekatan perundang-undangan, pendekatan konseptual, dan pendekatan kasus. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penegakan hukum yang efektif harus menempatkan anak korban sebagai subjek hukum yang berhak atas perlindungan menyeluruh di setiap tahapan proses pidana, mulai dari pelaporan hingga pemulihan pasca putusan. Efektivitas pemidanaan tidak semata-mata ditentukan oleh beratnya sanksi, melainkan oleh kualitas pembuktian, proporsionalitas putusan, pemenuhan restitusi, serta pemulihan korban secara berkelanjutan. Keseimbangan antara pemidanaan yang tegas dan perlindungan korban menjadi syarat mutlak terwujudnya keadilan substantif. Penelitian ini merekomendasikan model penegakan hukum terpadu yang melibatkan seluruh komponen sistem peradilan pidana dan pemangku kepentingan terkait guna memastikan anak korban memperoleh keadilan, pemulihan, dan perlindungan yang berkelanjutan.