Mahyuddin Latuconsina
Fakultas Syariah dan Hukum Prodi Ilmu Falak UIN Alauddin Makassar

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

PERISTIWA GERHANA MATAHARI DAN BULAN PERSPEKTIF BUDAYA DAN ILMU FALAK Nurul Mufidah; Mahyuddin Latuconsina; Sohrah
HISABUNA: Jurnal Ilmu Falak Vol 3 No 1 (2022): Maret 2022
Publisher : Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24252/hisabuna.v3i1.23056

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana pandangan budaya terhadap gerhana, bagaimana peranan masyarakat dalam menyikapi gerhana, dan bagaimana pandangan astronomi serta ilmu falak terhadap gerhana. pokok masalah dalam hasil penelitian ini, yakni bagaimana gerhana dalam perspektif budaya dalam peranan ilmu falak, kemudian dibagi menjadi beberapa sub masalah, yaitut: 1) Bagaimana pandangan budaya terhadap gerhana? 2) Bagaimana pandangan ilmu falak dan sains terhadap gerhana? 3) Bagaimana peranan masyarakat menyikapi gerhana perespektif budaya?Hasil dari penelitian ini meunjukkan bahwa berbagai daerah di Indonesia percaya bahwa gerhana terjadi karena bulan dan matahari dimakan oleh raksasa maupun naga, hingga orang-orang diharuskan bersembunyi atau menciptakan bunyi-bunyian. Dari segi ilmu falak (fikih), gerhana sendiri dianggap sebagai momentum pelaksanaan ibadah. Masyarakat yang mulai meninggalkan budaya dan tradiasi-tradisi terkait makhluk mitologi, perlahan menerapkan hukum Islam dalam rangka menyambut gerhana. Adapun sains menjadikan gerhana sebagai objek observasi dan penelitian untuk kepentingan masyarakat.Kata kunci: gerhana, budaya, fikih
Akurasi Arah Kiblat Masjid dan Makam di Kecamatan Bontoharu Kabupaten Kepulauan Selayar Ismiraj Ayu Nanda; M. Tahir Maloko; Mahyuddin Latuconsina
HISABUNA: Jurnal Ilmu Falak Vol 4 No 3 (2023): November 2023
Publisher : Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24252/hisabuna.v4i3.40700

Abstract

Akurasi arah kiblat masjid dan makam di Kecamatan Bontoharu Kabupaten Kepulauan Selayar. Dalam artikel ini menyajikan dua pokok permasalahan yakni metode dan akurasi arah kiblat masjid dan makam di Kecamatan Bontoharu Kabupaten Kepulauan Selayar dan problematika arah kiblat masjid dan makam di Kecamatan Bontoharu Kabupaten Kepulauan Selayar. Penelitian yang digunakan artikel ini merupakan penelitian lapangan (Field research) dengan menggunakan pendekatan kualitatif, dimana peneliti melakukan observasi langsung terhadap lokasi penelitian. Untuk mengatasi permasalahan tersebut, penulis menggunakan pendekatan syar'i, pendekatan astronomis, dan pendekatan sosiologis dalam analisis data dan penulisan ilmiah yang diyakini relevan dengan pokok bahasan kajian ini. Dalam proses pencarian data yang akurat, penulis menggunakan metode pengumpulan data tertentu yaitu teknik wawancara dan observasi. Metode penentuan dan akurasi arah kiblat yang digunakan di Kecamatan Bontoharu Kabupaten Kepulauan Selayar, hanya berdasarkan ketika matahari terbenam di arah barat dan bukan menghadap ke Baitullah/Makkah. Kemudian mengenai penentuan dan akurasi dari arah masjid di lima masjid dan dua makam di Kecamatan memiliki selisih kemelencengan dari arah kiblat mencapai 3-23 derajat. Berdasarkan penjelasan tersebut, umat Islam diharapkan mampu menentukan arah kiblat Masjid atau Makam sesuai dengan ajaran Islam, dan kepada para pihak yang berwenang dalam hal ini Kementerian Agama hendaknya lebih peduli dalam memberikan pemahaman metode dalam menentukan arah kiblat, terutama pada masjid-masjid tua dan pemakaman.